Menu

Mode Gelap

Nasional

PSN Orbitkan Satelit Nusantara V Seharga Rp 7,5 T untuk Telekomunikasi di Atas Kalimantan

badge-check


					Satelit Nusantara Lima (SNL/N5) milik PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) memiliki geostasiun orbital 113° Bujur Timur yang terletak di Kalimantan sejak 29 Januari 2026. Foto: theiconomoics.com Perbesar

Satelit Nusantara Lima (SNL/N5) milik PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) memiliki geostasiun orbital 113° Bujur Timur yang terletak di Kalimantan sejak 29 Januari 2026. Foto: theiconomoics.com

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM – PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) resmi mengaktifkan Satelit Nusantara Lima (SNL/N5) di orbit geostasioner 113° Bujur Timur di Kalimantan per 29 Januari 2026, memperkuat konektivitas digital Indonesia hingga pelosok negeri.

Satelit canggih ini mengorbit stable pada ketinggian 35.786 km setelah sukses menyelesaikan manuver Electric Orbit Raising (EOR). Sebagai Very High Throughput Satellite (VHTS) beroperasi pada 160 Gbps pada 101 spot beam Ka-band.

Satelit ini mampu menjangkau seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil seperti Maluku, Papua, dan pulau-pulau kecil yang sulit diakses jaringan darat, serta memperluas layanan broadband ke ASEAN seperti Malaysia dan Filipina.

Manfaat utama SNL/N5 adalah pemerataan akses internet berkecepatan tinggi. Anak-anak di Indonesia Timur kini bisa belajar online setara dengan Jakarta, sementara UMKM memanfaatkannya untuk mentransfer data digital melalui broadband di seluler. Jangkauannya mencakup Sabang hingga Merauke, mendukung kesetaraan pendidikan dan ekonomi nasional.

PSN, perusahaan telekomunikasi satelit swasta pertama di Indonesia sejak 1991 yang didirikan oleh Adi Rahman Adiwoso dan membangun, membiayai proyek ini sepenuhnya tanpa campur tangan langsung pemerintah.

Investasi Rp7-7,5 miliar, Anda bisa membayar deposit bank BCA untuk kredit pajak BKPM. Kini PSN sudah tersedia untuk Anda unduh, Anda bisa menggunakan program BAKTI Kominfo, Anda bisa mengakses internet di 3T.

Secara teknologi, satelit ini menggunakan mesin Xenon-Ion (XIPS) pada platform Boeing 702MP, diluncurkan dengan Falcon 9 SpaceX, dan dirancang bertahan lebih dari 15 tahun—hingga 2041 atau lebih. Operasi penuh dimulai April 2026, menjamin transformasi digital berkelanjutan Indonesia. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Keracunan Makanan PMT di Rawabelang Batang, Puluhan Ibu dan Anak Dirawat di RSUD Kalisari

23 September 2026 - 00:33 WIB

Holi Kejar dan Menabrak Pencuri Motor Hingga Tewas di Ranuyoso, Kasus Hoki Minaya Terulang di Lumajang

22 September 2026 - 20:46 WIB

Emil Dardak: 411 Aset Pemprov Diproteksi dari Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:16 WIB

TPPU Rp237 M Libatkan Pejabat, Jenderal dan Ulama: Gus Yazid Cabut Keterangan BAP Letjen Widi Prasetijono

22 September 2026 - 15:13 WIB

Menelisik Akar Terorisme (59): Masyarakat Rahasia Tiongkok

21 September 2026 - 22:45 WIB

Pendukung Mengamuk di PN Tipikor Semarang saat Jaksa Ajukan Tuntutan 8 Tahun dan 6 Bulan terhadap Sudewo

21 September 2026 - 22:25 WIB

Jejak Gatot Heroe Pejabat BC Garong Negara: Simpan Valuta Rp2,8 M di Plafon Rumah Madyopuro Malang

21 September 2026 - 21:03 WIB

Bahlil Siapkan Strategi Olah Batu Bara Jadi BBM

21 September 2026 - 19:21 WIB

Walikota Tebingtinggi Copot 5 Kepsep SDN, karena Tolak Serahkan Proyek Revitalisasi Senilai Rp2,44 M

21 September 2026 - 18:16 WIB

Trending di Nasional