Menu

Mode Gelap

Nasional

Pasar Murah di Mojoanyar Dilarisi Warga Setempat

badge-check


					Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, kunjungi Pasar murah di Mojoanyar. Dok.Diskominfo Perbesar

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, kunjungi Pasar murah di Mojoanyar. Dok.Diskominfo

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

MOJOKERTO, SWARAJOMBANG.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Mojokerto lakukan langkah pengendalian inflasi dan stabilisasi harga kebutuhan pokok.

Pada Rabu (26/11/2025) pagi, Kantor Kecamatan Mojoanyar menjadi lokasi pelaksanaan Pasar Murah.

Kegiatan ini sajikan berbagai komoditas pangan dengan harga terjangkau, sekaligus membuka ruang bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) lokal untuk memasarkan produk mereka.

Masyarakat dapat membeli sejumlah bahan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran, di antaranya:

– Beras premium Rp14.000/kg

– Beras medium Rp11.000/kg

– Minyak Kita Rp15.000/liter

– Telur ayam ras Rp24.000/pack

– Tepung terigu Rp10.000/kg

– Gula pasir Rp16.000/kg

– Bawang putih Sinco Rp7.000/250 gram

– Bawang merah Rp8.000/250 gram

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya pasar murah sebagai langkah strategis menjaga daya beli masyarakat.

“Pasar murah ini adalah kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemkab Mojokerto. Tujuannya agar harga bahan pokok tidak melambung tinggi sehingga inflasi tetap terkendali,” ujar Bupati Albarra.

Lebih lanjut, Bupati Albarra mengingatkan bahwa tantangan pengendalian inflasi akan semakin besar menjelang momentum hari-hari besar keagamaan dan perayaan nasional.

“Alhamdulillah, beberapa hari lalu Kabupaten Mojokerto mendapat penghargaan dari Ibu Gubernur Jawa Timur atas keberhasilan dalam pengendalian inflasi daerah.

Inflasi kita masih terjaga, dan ini patut kita syukuri. Namun, kita tidak boleh lengah. Sebentar lagi kita akan menghadapi Natal dan Tahun Baru, kemudian disusul dengan Ramadhan dan Hari Raya,” jelasnya.

“Semua momentum ini biasanya memicu kenaikan permintaan bahan pokok sehingga harga bisa naik. Inilah tantangan bagi pemerintah, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional,” imbuhnya.

Bupati menekankan bahwa pasar murah harus digencarkan secara berkelanjutan agar masyarakat tetap merasa terlindungi.**

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ada Saksi Rahasia Serahkan Dana Rp8,3 Miliar ke KPK, Kasus OTT KKP Banjarmasin Mulyono Purwo

8 Agustus 2026 - 18:42 WIB

Semburan Lumpur Pekat 20 Meter Disertai Bunyi Gemuruh di Oro-oro Kesongo Blora

7 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Senjata yang Ditemukan di Sekolah 995 Senapan Angin

7 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Ulah Manusia Sebabkan 120 Hektare Hutan Bromo Hangus

7 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Menelisik Akar Terorisme (46): Desalines Dirangsek Hingga Mati, Christhope Bunuh Diri

7 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Pulbaket Tim Gabungan: Muncul AngkaTransaksi Rp248 Miliar KPRI Sejahtera Jombang

7 Agustus 2026 - 18:02 WIB

Konsumsi Makanan MBG, 103 Siswa di Rejotangan Tulungagung Keracunan

1 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Wamen Dahnil Ansar Prihatin Ada Ustad dan Pemuka Agama Masuk Kartel dan Mafia Haji

1 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Sopir dan 30 Penumpang Selamat Saat Kebakaran Bus Gunung Harta di Tol Nganjuk

1 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Trending di Nasional