Menu

Mode Gelap

Nasional

OPM Serang Pesawat di Korowai Batu Boven Digoel, Pilot dan Copilot Dieksekusi 13 Penumpang Selamat

badge-check


					Ilustrasi jserangan terhadap Smart SAir Aviation PK-SNO, yang baru saja mendarat di di lapangan terbang Korowai Batu dari Tanah Merah ketika diserang OPM,  mengakibatkan pilot dan co-pilot tewas setelah dikejar dan dieksekusi. Foto: Instagram@ctd_insider Perbesar

Ilustrasi jserangan terhadap Smart SAir Aviation PK-SNO, yang baru saja mendarat di di lapangan terbang Korowai Batu dari Tanah Merah ketika diserang OPM, mengakibatkan pilot dan co-pilot tewas setelah dikejar dan dieksekusi. Foto: Instagram@ctd_insider

Pnulis: Mulawarman  |  Editor: Priyo Suwarno

PAPUA, SWARAJOMBANG.COM- Terjadi aksi penembakan penembakan pesawat Smart Air Aviation oleh orang tak dikenal (OTK) terjadi di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIT.

Pesawat dengan registrasi PK-SNO  baru mendarat di Lapangan Terbang Korowai Batu dari Tanah Merah ketika diserang, mengakibatkan pilot dan co-pilot tewas setelah dikejar dan dieksekusi.

Pesawat membawa 13 penumpang, termasuk seorang bayi, yang sempat melarikan diri ke hutan bersama kru. Pilot (Capt. Egon E) dan co-pilot (Capt. Baskoro) ditemukan penyerang, dibawa kembali ke lapangan terbang, dan dibunuh di sana. Penumpang selamat karena merupakan warga setempat.

Kepala Polres Boven Digoel AKBP Wisnu Perdana mengonfirmasi kejadian dan korban jiwa. Kemenko Polkam, Polri, serta Polda Papua sedang menelusuri dan berkoordinasi untuk respons, meski terkendala geografis. Ops Damai Cartenz 2026 dilibatkan untuk tindak lanjut.

Kapolres mengatakan pesawat yang terbang dari Tanah Merah tujuan Lapangan Terbang Korowai Batu Kampung Donowage tersebut membawa 13 penumpang.

Setibanya di Lapangan Terbang Korowai Batu, pesawat dit3mbaki oleh orang tak dikenal sehingga pilot bersama co-pilot dan para penumpang berlari menyelamatkan diri ke hutan.

“Pilot dan co pilot dikejar oleh para pelaku kemudian dibawa dari dalam hutan ke lapangan terbang dan dibantai disitu. Informasi yang kami terima keduanya meninggal sementara para penumpang kondisi aman karena mereka warga setempat,” kata Wisnu

Insiden ini mirip kasus sebelumnya di Papua seperti penembakan pesawat Smart Air PK-SNO di Intan Jaya (2023), menunjukkan pola kekerasan kelompok bersenjata terhadap penerbangan sipil di wilayah tersebut.

Daftar 13 Penumpang Selamat

Berikut identitas 13 penumpang yang selamat dalam insiden penembakan pesawat Smart Air PK-SNR di Lapangan Terbang Korowai Batu, Boven Digoel, Papua Selatan pada 11 Februari 2026.

  • Yance Bemanop

  • Limu Gurik

  • Yanduk Kogoya

  • Turis Magai

  • Emira Wonda

  • Anak Kimis

  • Dualima Kogoya

  • Imantinus Kahipka

  • Irvan Kahipka

  • Samuel Jitmau

  • Pania Mialka

  • Topius Kogoya

  • Tialongga Kogoya

Penumpang ini terdiri dari warga setempat, termasuk seorang bayi (“Anak Kimis”), yang berhasil melarikan diri ke hutan saat penyerang mengejar pilot dan co-pilot.

Mereka dinyatakan aman oleh Kapolres Boven Digoel AKBP Wisnu Perdana Putra, karena penyerang diduga hanya menargetkan awak pesawat. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Emil Dardak: 411 Aset Pemprov Diproteksi dari Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:16 WIB

TPPU Rp237 M Libatkan Pejabat, Jenderal dan Ulama: Gus Yazid Cabut Keterangan BAP Letjen Widi Prasetijono

22 September 2026 - 15:13 WIB

Menelisik Akar Terorisme (59): Masyarakat Rahasia Tiongkok

21 September 2026 - 22:45 WIB

Pendukung Mengamuk di PN Tipikor Semarang saat Jaksa Ajukan Tuntutan 8 Tahun dan 6 Bulan terhadap Sudewo

21 September 2026 - 22:25 WIB

Jejak Gatot Heroe Pejabat BC Garong Negara: Simpan Valuta Rp2,8 M di Plafon Rumah Madyopuro Malang

21 September 2026 - 21:03 WIB

Bahlil Siapkan Strategi Olah Batu Bara Jadi BBM

21 September 2026 - 19:21 WIB

Walikota Tebingtinggi Copot 5 Kepsep SDN, karena Tolak Serahkan Proyek Revitalisasi Senilai Rp2,44 M

21 September 2026 - 18:16 WIB

Diduga Gunakan Sistem Ponzi Rekrut 4.000 Jamaah Umrah, PT Annisa Ahmada Wajib Kembalikan Dana Rp120 M

21 September 2026 - 10:36 WIB

100 Tahun Pondok Gontor, KH Abdullah Sahal: Bapak Presiden, Kami Tetap Memilih Pendidikan!

20 September 2026 - 23:48 WIB

Trending di Nasional