Menu

Mode Gelap

Tren

Menko PMK Muhadjir Effendy: Rehabilitasi Korban Gempa Cianjur Dimulai Secara Pararel

badge-check


					Menko PMK, Muhadjir Effendy saat meninjau lokasi gempa di Cianjur, Senin (5/12/2022). Rehabilitasi akibat gempa di Cianjur mulai dikerjakan. (Foto: SWARAJOMBANG.com/ Anwar Hudijono) Perbesar

Menko PMK, Muhadjir Effendy saat meninjau lokasi gempa di Cianjur, Senin (5/12/2022). Rehabilitasi akibat gempa di Cianjur mulai dikerjakan. (Foto: SWARAJOMBANG.com/ Anwar Hudijono)

Menko PMK Muhadjir Effendy: Rehabilitasi Korban Gempa Cianjur Dimulai Secara Pararel

Penulis: Anwar Hudijono | Editor: Anwar Hudijono

CIANJUR, SWARAJOMBANG.com Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Senin (5/12/2022) menyambangi lokasi bencana gempa bumi dan tanah longsor di Cianjur,  Jawa Barat. Ini merupakan kunjungan yang ketiga sejak bencana itu terjadi pada 21 November 2022.

Menko Muhadjir menyatakan bahwa kunjungan Presiden ke berbagai lokasi terdampak bencana menandakan bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi telah dimulai.

Proses rehabilitasi dan rekonstruksi telah dilakukan secara paralel dengan masa tanggap darurat bencana. Presiden berjanji akan segera melakukan proses rehabilitasi dan rekonstruksi rumah warga yang terdampak parah di episenter gempa, dan fasilitas sosial seperti fasilitas sekolah, fasilitas umum seperti masjid yang akan segera dimulai oleh Kementerian PUPR.

Muhadjir mengatakan, sesuai dengan arahan Presiden bahwa antara tanggap darurat bencana dan proses rehabilitasi dan rekonstruksi itu dilaksanakan secara simultan dan paralel.

Kemudian, untuk peninjauan pembangunan tahap satu hunian tetap Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Muhadjir menerangkan bahwa Presiden menargetkan agar pembangunan bisa selesai di akhir Desember.

Target lain, pembangunan hunian tetap tahap berikutnya adalah sekitar 1600 unit rumah. Untuk relokasi tersebut akan disiapkan lahan lainnya dan bisa dibangun pada akhir Desember hinngga sebelum Lebaran.

“Kalau Desember, 200 rumah ini pasti bisa dibangun. Bahkan target kita sisanya di lahan 30 hektar akhir Desember bisa dilakukan,” ucap mantan Rektor Universitas Muhammadiyah  Malang (UMM) dan guru besar Universitas Negeri Malang (UM) ini.

Selebihnya, untuk rumah warga yang tidak direlokasi akan diberikan bantuan yang besarannya menyesuaikan tingkat kerusakan. Masing-masing Rp50 juta untuk rumah yang rusak berat dan tidak direlokasi, Rp25 juta untuk rumah yang rusak sedang, dan Rp10 juta untuk rumah yang rusak ringan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:48 WIB

Agus Purnomo: Insentif RT/RW Pemkab Jombang Ditarget Cair Paling Lambat 10 Maret 2026

7 Maret 2026 - 14:34 WIB

Siswa Makin Bersemangat di SR 8 Jombang, Pembelajaran Pakai Smartboard dan Laptop

9 Januari 2026 - 19:58 WIB

Stok Hanya 700.000, Nvidia Kebingungan Siapkan 2 Juta Chip H200 Pesanan China Senilai Rp 318 Triliun

6 Januari 2026 - 18:31 WIB

Antisipasi Antrean Panjang, Tol Jomo Siapkan 12 Unit Mobil Reader dan SPU Modular

30 Desember 2025 - 11:20 WIB

China Mengejar Belanda, Sukses Bangun ASML Mesin Pembuah Chip Kompter

25 Desember 2025 - 16:59 WIB

Perlindungan Wartawan Dinilai Lemah, Forum Wartawan Kebangsaan Desak Revisi UU Pokok Pers

6 November 2025 - 08:28 WIB

Gercep Kumpul Donasi dan Rehabilitasi Rumah tak Layak Huni Guru TK Yuliana di Johowinongan Mojoagung

15 Oktober 2025 - 12:28 WIB

Cara Pemkot Malang Memperluas PAD, Warung Buka Malam Kena Pajak

3 September 2025 - 21:38 WIB

Trending di Tren