Menu

Mode Gelap

Nasional

Menjaga Marwah Dewan: Baru 2 Tahun, Tunjangan Dewan Diappraisal Lagi (Bagian-5)

badge-check


					Ilustrasi (House Car Vectors & Illustrations) Perbesar

Ilustrasi (House Car Vectors & Illustrations)

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Ditengah sengkarut isu appraisal untuk tunjangan perumahan DPRD Jombang yang masih misterius, tiba-tiba pada 2024 lalu Sekwan melangsungkan 2 paket appraisal sekaligus.

Yakni, belanja jasa penilai/appraisal – kajian tunjangan perumahan senilai pagu Rp 105 juta, serta belanja jasa penilai/appraisal – kajian tunjangan transportasi dengan pagu yang sama.

Merujuk data pelaksanaan paket tahun 2024, diketahui, paket appraisal tunjangan perumahan terjadi kontrak diangka Rp 99.095.250, sedang paket appraisal tunjangan transportasi terjadi kontrak sebesar Rp 99.010.335

Yang mengejutkan, ternyata kedua paket dimenangkan KJJP yang sama, yaitu KJJP Salam Dan Rekan, dengan alamat Perum Villa Durian Kav 29 RT 013 RW 01 Jalan Durian Raya, Srondol Wetan, Banyumanik, Semarang.

“Gak kurang adoh ta nang Semarang. Koyok nang Jombang gak onok appraisal ae. Yo paling gak Suroboyo lah. Emang Sekwan iso jamin ta nek KJJP Salam Dan Rekan lebih kredibel? Onok opo iki?” sorot seorang Sumber.

Ia berpandangan, selama tidak ada hal khusus terkait value produk, pengadaan barang dan jasa pemerintah seharusnya mengutamakan yang lokal dulu.

“Memang apa istimewanya KJJP Salam Dan Rekan?” sergahnya.

Ia juga menyoal kontrak kedua paket yang dinilai terlalu besar. Meski pekerjaan jasa tidak ada tarif baku, tuturnya, namun soal kewajaran harga bisa divalidasi lewat tarif KJJP yang lain.

Hingga berita ini diunggah, Selasa (25/2/2025), konfirmasi dari Sekwan soal hasil appraisal KJJP Salam Dan Rekan terkait angka tunjangan perumahan dan transportasi DPRD Jombang tahun 2025, belum dikantongi.

KJJP Salam dan Rekan Ketika diminta konfirmasi melalui saluran WhatsApp, Selasa (25/2/2025) tidak menjawab.

Sementara Sekretaris DPRD Jombang, Bambang Sriyadi Ketika dihubungi melalui sambungan selular, tidak diangkat. Saluran WhatsApp, Selasa (25/2/2025) juga tidak direspon.

Termasuk, apakah hasil appraisal akan berujung pada kenaikan tunjangan perumahan dan transportasi DPRD Jombang yang disinyalir sudah fantastis itu, sejauh ini konfirmasi dari Bagian Hukum Pemkab belum didapatkan.

Menilik alasan dilakukan appraisal sebagaimana termaktup dalam uraian paket, nampaknya, angka tunjangan perumahan dan transportasi Dewan terbitan tahun 2022 itu dinilai sudah tidak update lagi.

Memang, uraian paket menyebut kegiatam appraisal tetap berteguh pada ketentuan PP 18/2017 dan PP perubahan 1/2023. Namun dari alasan yang dikemukakan, nampaknya appraisal dilakukan lebih untuk merespon harga-harga yang mulai beranjak naik.

Benarkah besaran tunjangan perumahan dan transportasi DPRD Jombang terbitan tahun 2022 sudah tidak layak lagi sehingga perlu kenaikan? Atau, appraisal 2024 hanya untuk menghamburkan anggaran? (*)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Satu Orang Tewas Dua Lainnnya Tetimbun 6 Rumah Rusak, Pasca Ledakan Besar di Polonia Medan

21 Juli 2026 - 09:31 WIB

Presiden Prabowo Umumkan RI Punya Bank Emas Simpan 153 Ton Senilai Rp231 Triliun

21 Juli 2026 - 07:58 WIB

Hotman Paris Dikepung Lima Masalah Besar Pasca Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

21 Juli 2026 - 07:38 WIB

Polisi Sampang Ringkus 17 dari 27 Tersangka Pelaku Perundungam Seksual, Korban Diancam Dibunuh

20 Juli 2026 - 23:16 WIB

Menelisik Akar Terorisme (37): Seni dan Sastra Awal Teror

20 Juli 2026 - 20:41 WIB

Habiburrokhman: UU Perampasan Aset Bisa Jadi Penyalahgunaan Kekuasaan

20 Juli 2026 - 20:20 WIB

Diduga dari Susu Kemasan, 19 Siwa SDN Sendangrejo Blora Keracunan Dirawat di Puskesmas Ngawen

20 Juli 2026 - 19:56 WIB

BPBD Jatim Salurkan 1 Juta Liter Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan

20 Juli 2026 - 19:21 WIB

BPS Bantah Sensus Ekonomi Dipakai untuk Mengejar Wajib Pajak

20 Juli 2026 - 18:59 WIB

Trending di Nasional