Menu

Mode Gelap

Headline

Kecamatan Plandaan Selenggarakan Lokakarya Mini Bahas Stunting dan Kesmas

badge-check


					Lokakarya Mini penanganan stunting dan kesehatan masyarakat dilaksanakan di pendopo kecamatan Plandaan, Jombang, Selasa, 7 Oktober 2025. Foto: jombangkab.go.id Perbesar

Lokakarya Mini penanganan stunting dan kesehatan masyarakat dilaksanakan di pendopo kecamatan Plandaan, Jombang, Selasa, 7 Oktober 2025. Foto: jombangkab.go.id

Penulis: Arief Hendro Soesatyo    |     Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM– Pendopo Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, menjadi venue penyelenggaraan Lokakarya Mini Lintas Sektoral, Selasa (7/10/2024). Acara yang dihadiri oleh Plt. Camat Plandaan, Khoirul Huda, S.Sos., beserta jajaran Forkopimcam, para kepala desa se-Kecamatan Plandaan, Koordinator PLKB, Kepala Puskesmas, dan Kepala KUA Plandaan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi penanganan stunting.

Lokakarya mini ini digelar sebagai upaya serius pemerintah kecamatan dalam mengatasi stunting, masalah gizi kronis yang menjadi fokus perhatian pemerintah pusat maupun daerah. Melalui forum ini, peserta membahas strategi pencegahan dan penanggulangan stunting di tingkat desa, serta metode monitoring dan evaluasi program yang lebih efektif.

Dalam sambutannya, Plt. Camat Plandaan menekankan pentingnya sinergi antar pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, serta lembaga keagamaan. “Penanganan stunting harus berjalan komprehensif agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menggarisbawahi perlunya penguatan program edukasi gizi bagi keluarga, khususnya untuk ibu hamil dan anak balita, serta pemantauan pertumbuhan anak secara berkala di setiap desa.

Sementara itu, Koordinator PLKB Kecamatan Plandaan, Mulyono, S.Sos., menambahkan bahwa program keluarga berencana dan edukasi kesehatan reproduksi memegang peran strategis dalam pencegahan stunting. “Keluarga yang sehat dan terencana dapat memberikan perhatian lebih optimal terhadap gizi ibu dan anak,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Puskesmas Plandaan, dr. Asnan Budi Sasmito memaparkan data terbaru prevalensi stunting di kecamatan tersebut. Berdasarkan data yang didukung oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, KB, dan PPA Kabupaten Jombang (DPPKBPPPA), tercatat sebanyak 32 balita di Kecamatan Plandaan mengalami stunting pada tahun 2024, dengan konsentrasi tertinggi di Desa Tondowulan yang merupakan salah satu lokus stunting.

“Strategi intervensi gizi yang telah kami lakukan meliputi penyuluhan, pemberian suplemen, dan program pemberdayaan kader kesehatan desa,” terang dr. Asnan.

Para kepala desa menyambut positif kegiatan ini dan menyatakan komitmen untuk mendukung program pencegahan stunting di wilayah masing-masing. Mereka berencana melibatkan posyandu dan masyarakat dalam monitoring gizi anak secara berkelanjutan.

Senada dengan hal tersebut, Kepala KUA Plandaan menegaskan pentingnya peran keluarga dan lembaga keagamaan dalam memberikan edukasi serta dukungan moral untuk membangun pola hidup sehat.

Lokakarya mini ini diharapkan menjadi titik awal penguatan kerja sama lintas sektoral dalam penanganan stunting. Dengan koordinasi yang lebih baik, setiap desa di Kecamatan Plandaan dapat memiliki strategi yang terintegrasi, terukur, dan berkelanjutan.

“Melalui sinergi ini, kami optimis angka stunting di kecamatan ini dapat menurun secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan,” tutup Khoirul Huda. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (38): Kasus Pemimpin Teroris Mati Saat Mandi

21 Juli 2026 - 21:07 WIB

PUPR Jombang Kebut Perbaikan Jalan dan Prasarana Sambut Muktamar ke-35 NU di Tambakberas

21 Juli 2026 - 20:35 WIB

Terbongkar Sindikat Pencurian Modul BTS, Bareskrim Tangkap 12 Tersangka Kerugian Rp60 Miliar

21 Juli 2026 - 19:49 WIB

Masih Uji Coba di China, CNG Merah Putih 3 Kg Bakal Digarap Bersama Pindad

21 Juli 2026 - 18:57 WIB

Polres Bangkalan Amankan Tiga Tersangka Kekerasan Seksual Anak

21 Juli 2026 - 18:47 WIB

Satu Orang Tewas Dua Lainnnya Tetimbun 6 Rumah Rusak, Pasca Ledakan Besar di Polonia Medan

21 Juli 2026 - 09:31 WIB

Presiden Prabowo Umumkan RI Punya Bank Emas Simpan 153 Ton Senilai Rp231 Triliun

21 Juli 2026 - 07:58 WIB

Hotman Paris Dikepung Lima Masalah Besar Pasca Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

21 Juli 2026 - 07:38 WIB

Polisi Sampang Ringkus 17 dari 27 Tersangka Pelaku Perundungam Seksual, Korban Diancam Dibunuh

20 Juli 2026 - 23:16 WIB

Trending di Nasional