Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno
JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM – Polisi mengarahkan penyelidikan pada Z, siswa 17 tahun SMAN 72 Jakarta Utara, sebagai terduga pelaku ledakan di masjid sekolah. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengonfirmasi identitas tersebut dan menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berjalan intensif.
Pengumuman Kapolri disampaikan Jumat, 7 November 2025, di Istana Merdeka, usai rapat Komisi Percepatan Reformasi Polri yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.
Jenderal Listyo menegaskan bahwa pelaku, yang juga tengah menjalani perawatan akibat luka-luka, merupakan siswa kelas XII IPS yang dikenal pendiam.
Tim penyidik fokus mendalami motif dan latar belakang pelaku, termasuk riwayat perundungan yang dialaminya serta minatnya terhadap video gore. Sebelum insiden, pelaku sempat menanyakan jadwal acara puncak Bulan Bahasa yang akan berlangsung 10 November 2025.
Ledakan terjadi saat salat Jumat sekitar pukul 12.15 WIB di masjid sekolah, memicu tiga dentuman suara keras. Saksi menyatakan ledakan terbesar berasal dari bagian tengah masjid, yang menyebabkan 55 orang mengalami luka-luka dan dirawat di RS Islam Jakarta dan RS Yarsi. Polisi mencurigai penggunaan bahan peledak rakitan.
Kondisi korban dan intensitas ledakan menunjukkan perlunya perhatian serius terhadap keamanan di lingkungan sekolah. Penyelidikan potensi jaringan dan peran pelaku lain juga masih dilakukan guna mencegah kejadian serupa.
Pemerintah dan aparat kepolisian berkomitmen menjaga kenyamanan dan keselamatan lingkungan pendidikan.**











