Menu ✖

Mode Gelap

Headline

Kapal Angkut 29 Siswa Pusdik Polair Tengelam Dihantam Ombak Teluk Jakarta, TIM SAR Berhasil Selamatkan

badge-check


					Sebanyak 29 siswa pendididkan Polair, tercebur ke laut akibat kapal yang mereka tumpangi tenggelam dihantam ombak di Teluk Jakarta, Kamis, 13 Nove,ber 2025. Namun mereka berhasill diselamatkan semuanya oleh Tim Gabungan SAR. Foto: Instagram@hellopedia.id Perbesar

Sebanyak 29 siswa pendididkan Polair, tercebur ke laut akibat kapal yang mereka tumpangi tenggelam dihantam ombak di Teluk Jakarta, Kamis, 13 Nove,ber 2025. Namun mereka berhasill diselamatkan semuanya oleh Tim Gabungan SAR. Foto: Instagram@hellopedia.id

Penulis: Yusran Hakim   |   Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM– Sebuah kapal latihan milik Pusat Pendidikan Kepolisian Air (Pusdik Polair) yang mengangkut 29 siswa dan 3 instruktur mengalami musibah tenggelam di Perairan Teluk Jakarta, sekitar 3 mil laut dari dermaga Pusdik Polair pada koordinat 6°4’47”S / 106°52’46”E.

Kapal berangkat amis, 13 November 2025,  pukul 12.30 WIB dalam kondisi cuaca berawan dan gelombang sedang, sedang menjalani latihan teknis navigasi dan keselamatan. Gangguan mesin kanan yang muncul sekitar pukul 13.45 WIB menyebabkan kecepatan kapal berkurang.

Cuaca memburuk saat gelombang tinggi dan angin kencang menyapu lambung belakang kapal sehingga membuat kapal oleng dan akhirnya tenggelam sekitar pukul 14.00 WIB.

Semua siswa dan instruktur yang ada di kapal sigap mengenakan pelampung dan menjalankan prosedur evakuasi darurat.

Respons cepat dari Tim Kapal Tugas Polda Metro Jaya dan tim SAR gabungan memastikan seluruh penumpang berhasil diselamatkan sekitar pukul 14.30 WIB tanpa ada korban jiwa.

Proses evakuasi dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan dan pendataan di dermaga, sementara lokasi kapal yang tenggelam sudah diberi tanda koordinat untuk memudahkan operasi penyelaman dan evakuasi bangkai kapal.

Kepala Pusdik Polair, Kombes Polisi Ahmad Yusuf, menegaskan apresiasi atas kerja keras tim penyelamat serta menekankan pentingnya evaluasi penyebab insiden yang merupakan kombinasi gangguan mesin dan kondisi cuaca buruk dengan gelombang setinggi 1,5–2 meter.

Pusdik Polair bersama tim teknis saat ini tengah melakukan penyelidikan dan evaluasi guna meningkatkan standar keselamatan dan prosedur latihan di masa depan.

Kejadian ini menunjukkan bahwa meskipun tantangan mesin dan cuaca tak terduga dapat terjadi, kesiapsiagaan personel dan sinergi antarinstansi dalam operasi penyelamatan mampu mencegah jatuhnya korban jiwa.

Protokol keselamatan yang dijalankan dengan disiplin juga menjadi faktor penentu keberhasilan evakuasi tersebut.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (71): Klan Wajah Baru Serang Israel

24 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Bupati Warsubi Hadir Tengah Malang, Gebyar Wayang Kulit Ki Dalang Bayu Aji Dimeriahkan 5 Gending Laras Kinanti

23 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Fraksi PKB Kartiyono: 218 Ponpes Potensi Besar Pengembangan Sektor Pariwisata di Jombang

23 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Presiden Targetkan Kredit Rp400 Triliun untuk 28 Juta Keluarga pada 2027

23 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Polres Jombang Tanam Pohon Mangga, Alpukat dan Jambu di Taman Kebonrojo

23 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Kapolres Jombang Buka Kejurprov Bola Voli U-19 Antar Klub se-Jawa Timur

23 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Mengikis Pengangguran, Kadisnaker Isawan: Serap 6.718 Naker 2026 Lewat Talenta dan Jemput Kerja

23 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Kebakaran Hebat Timpa Pengolahan dan Gudang Ban Bekas di Trowulan, Damkar Butuh 10 Jam untuk Padamkan

23 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Aksi Unjuk Rasa Turunkan Menteri Kehutanan, Doni Angun Tanda Tangani Surat Aspirasi Mahasiswa

22 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Trending di Nasional