Menu

Mode Gelap

Nasional

Jalur Lumajang–Malang Lumpuh di Piket Nol Akibat Longsor

badge-check


					Petugas mengatur lalu lintas di jalur tertimpa longsor piket nol Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang (Beritasatu.com/Ahmad Rifqi Danwanus Khalwani) Perbesar

Petugas mengatur lalu lintas di jalur tertimpa longsor piket nol Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang (Beritasatu.com/Ahmad Rifqi Danwanus Khalwani)

Penulis: Sapteng Mukti | Editor: Yobie Hadiwijaya

MALANG, SWARAJOMBANG.COM-Jalur akses penghubung antara Kabupaten Lumajang dan Malang melalui jalur Piket Nol kembali terganggu. Sebuah tebing setinggi lebih dari 20 meter dilaporkan longsor dan menimbun sebagian badan jalan di kilometer 54 Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Selasa (29/7/2025) siang.

Material longsor berupa tanah dan batu besar menutup jalur yang biasa dilalui kendaraan pribadi hingga truk logistik.

“Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas dari Lumajang menuju Malang maupun sebaliknya dialihkan sementara melalui jalur Probolinggo,” kata Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Mohammad Syaikhu.

Petugas gabungan dari BPBD Lumajang dan pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pembersihan. Sejumlah alat berat dikerahkan guna mengevakuasi timbunan longsoran. Meski tak menimbulkan korban jiwa, namun aktivitas warga dan distribusi logistik terganggu.

Syaikhu mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri melintasi jalur Piket Nol saat cuaca ekstrem. Ia menyarankan pengendara menggunakan jalur alternatif via Probolinggo demi keselamatan.

“Karena medan di sana cukup rawan, apalagi saat hujan deras. Saat ini kami berlakukan buka tutup jalur secara terbatas sambil menunggu proses pembersihan selesai,” terangnya.

Berdasarkan data laporan BPBD, wilayah tersebut memang termasuk zona rawan bencana alam karena kontur tanah labil. Longsor yang terjadi kali ini menjadi peringatan bagi pemerintah daerah dan pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama selama musim hujan dan angin kencang masih terjadi.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (39): Frankenstein dari Gunung Liar Swiss

23 Juli 2026 - 05:48 WIB

Pendapatan Turun Drastis, Sopir Angkot Minta Halte Medaeng Ditutup

22 Juli 2026 - 18:23 WIB

Uji Coba PNS Kerja Dekat Rumah

22 Juli 2026 - 18:09 WIB

Fokus Berobat Jantung ke Luar Negeri, Nanik S. Deyang Mundur dari Jabatan Kepala BGN

22 Juli 2026 - 09:37 WIB

Menelisik Akar Terorisme (38): Kasus Pemimpin Teroris Mati Saat Mandi

21 Juli 2026 - 21:07 WIB

PUPR Jombang Kebut Perbaikan Jalan dan Prasarana Sambut Muktamar ke-35 NU di Tambakberas

21 Juli 2026 - 20:35 WIB

Terbongkar Sindikat Pencurian Modul BTS, Bareskrim Tangkap 12 Tersangka Kerugian Rp60 Miliar

21 Juli 2026 - 19:49 WIB

Masih Uji Coba di China, CNG Merah Putih 3 Kg Bakal Digarap Bersama Pindad

21 Juli 2026 - 18:57 WIB

Polres Bangkalan Amankan Tiga Tersangka Kekerasan Seksual Anak

21 Juli 2026 - 18:47 WIB

Trending di Nasional