Menu

Mode Gelap

Headline

Hilang Tiga Hari di Gunung Kaba, Tim SAR Temukan Abiem Kedinginan Tanpa Baju

badge-check


					Pelajar bernama Abiem Briliant, 16, berhasil ditemukan setelah hilang dua hari saat mendaki gunung Kaba, Rejang Lebong, Bengkulu, Senin 19 Januari 2026, dalam kondisi tidak berpakaian, badan menggigil dan lemas. Ia berabgkat naik gunung bersama rekannya, Sabtu, 17 Januari 2026. Foto: Instagram@adi_irawan_dje Perbesar

Pelajar bernama Abiem Briliant, 16, berhasil ditemukan setelah hilang dua hari saat mendaki gunung Kaba, Rejang Lebong, Bengkulu, Senin 19 Januari 2026, dalam kondisi tidak berpakaian, badan menggigil dan lemas. Ia berabgkat naik gunung bersama rekannya, Sabtu, 17 Januari 2026. Foto: Instagram@adi_irawan_dje

Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno

BENGKULU, SWARAJOMBANG.COM – Seorang remaja 16 tahun bernama Abiem Briliant (atau Abim Briliant) berhasil diselamatkan tim SAR Gabungan setelah tersesat tiga hari di Bukit Kaba (Gunung Kaba), Rejang Lebong, Bengkulu.

Ditemukan dalam kondisi lemas, kedinginan, dan dehidrasi berat, pelajar SMK Negeri 2 Lebong asal Desa Tangua Uram Jaya ini dievakuasi dan kini bersatu kembali dengan keluarga.

Pada Senin (19/1/2026) pukul 11.00 WIB, Abiem ditemukan hidup meringkuk kedinginan sekitar 50 meter dari jalur pendakian utama (atau 400 meter dari jalur evakuasi kendaraan).

Ia segera dievakuasi ke Puskesmas Sumber Urip untuk perawatan medis darurat, lalu diserahkan ke keluarga sore harinya untuk dipulangkan.

Kondisi memprihatinkan Abiem disebabkan pengalaman mendaki minim di jalur asing, yang mengakibatkan dehidrasi parah setelah tersesat.

Abiem memulai pendakian pertamanya di jalur tersebut pada Sabtu (17/1/2026) pukul 16.30 WIB dari Pos Jaga Pokdarwis Bukit Kaba, Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang.

Ia bertemu rombongan via Instagram, terdiri dari enam orang (dua laki-laki termasuk dirinya, empat perempuan), salah satunya Junio.

Kronologi Kejadian

  • Sabtu malam-Minggu pagi, 17-18 Januari 2026: Rombongan bermalam di Pos 1. Pagi hari di persimpangan Gajah, Abiem berpisah dengan alasan turun duluan ke pos jaga atau membeli es di tenda, lalu hilang arah. Terakhir terlihat mengenakan baju hitam, celana batik, topi hitam, dan tas carrier merah.

  • Minggu, 18 Januari 2026, pukul 22.45 WIB: Teman melaporkan ke Pos Jaga Pokdarwis; keluarga diberitahu.

  • Senin, 19 Januari 2026, pukul 00.30 WIB: Laporan resmi ke Polsek Selupu Rejang.

  • Senin, 19 Januari 2026, pukul 08.30-09.00 WIB: Operasi SAR gabungan digelar dengan 50 personel dari Basarnas, Polres Rejang Lebong, TNI, relawan SAR, dan Pokdarwis. Jalur pendakian ditutup sementara; jejak seperti tas, pakaian, serta uang Rp10.000 ditemukan.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Keracunan Makanan PMT di Rawabelang Batang, Puluhan Ibu dan Anak Dirawat di RSUD Kalisari

23 September 2026 - 00:33 WIB

Holi Kejar dan Menabrak Pencuri Motor Hingga Tewas di Ranuyoso, Kasus Hoki Minaya Terulang di Lumajang

22 September 2026 - 20:46 WIB

Emil Dardak: 411 Aset Pemprov Diproteksi dari Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:16 WIB

TPPU Rp237 M Libatkan Pejabat, Jenderal dan Ulama: Gus Yazid Cabut Keterangan BAP Letjen Widi Prasetijono

22 September 2026 - 15:13 WIB

Menelisik Akar Terorisme (59): Masyarakat Rahasia Tiongkok

21 September 2026 - 22:45 WIB

Pendukung Mengamuk di PN Tipikor Semarang saat Jaksa Ajukan Tuntutan 8 Tahun dan 6 Bulan terhadap Sudewo

21 September 2026 - 22:25 WIB

Jejak Gatot Heroe Pejabat BC Garong Negara: Simpan Valuta Rp2,8 M di Plafon Rumah Madyopuro Malang

21 September 2026 - 21:03 WIB

Bahlil Siapkan Strategi Olah Batu Bara Jadi BBM

21 September 2026 - 19:21 WIB

Walikota Tebingtinggi Copot 5 Kepsep SDN, karena Tolak Serahkan Proyek Revitalisasi Senilai Rp2,44 M

21 September 2026 - 18:16 WIB

Trending di Nasional