Penulis: Elok Apriyanto | Editor: Priyo Suwarno
JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM– Awal 2026 ditandai lonjakan kekosongan jabatan eselon II B di Pemkab Jombang, Jawa Timur, yang kini mencapai empat posisi krusial.
Kekosongan ini dipicu purnatugas bertahap pejabat struktural, memaksa Bupati Warsubi menunjuk pelaksana tugas (Plt) sementara untuk jaga kelancaran pemerintahan.
Kepala BKPSDM Jombang, Anwar, mengonfirmasi dua kasus terbaru. Pertama, Kepala Disporapar Bambang Nurwijanto resmi pensiun per 1 Januari 2026. Bupati langsung menunjuk Hartono, Kepala Bapperida, sebagai Plt Disporapar.
Kedua, Kepala Disdagrin Suwignyo dijadwalkan purnatugas per 1 Februari 2026. “Pak Bambang per 1 Januari, Pak Suwignyo per 1 Februari,” ujar Anwar saat ditemui Senin (5/1/2026).
Jabatan Kosong
Disporapar: Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata. Ini adalah dinas di Pemkab Jombang yang mengelola program kepemudaan, fasilitas olahraga, serta promosi destinasi wisata lokal.
DPMD: Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Dinas ini fokus pada pengembangan desa, pemberdayaan masyarakat, serta program-program kesejahteraan di tingkat kecamatan dan desa di Jombang.
Dinas Perkim: Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Bertanggung jawab atas pengelolaan perumahan rakyat, permukiman kumuh, serta pengembangan kawasan hunian yang layak huni di wilayah kabupaten.
DPMPTSP: Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Dinas yang mengurus perizinan usaha, investasi daerah, serta pelayanan publik terintegrasi melalui sistem satu pintu untuk kemudahan berusaha.
Anwar menegaskan penunjukan Plt bertujuan menjaga roda pemerintahan tetap optimal. “Ini untuk memastikan tugas pokok dan fungsi perangkat daerah berjalan lancar sambil tunggu pengisian definitif,” tegasnya.
Hingga kini, pengisian jabatan permanen masih menanti arahan Bupati Warsubi. “Kami tunggu instruksi pimpinan,” pungkas Anwar. **











