Menu

Mode Gelap

Nasional

Gempa 4.5 Magnetudo Berpusat di Pantai Panati Selatan Banyuwangi

badge-check


					Titik pusat gempa berkekuatan 4.5 magnetudo di pantai Panati Selatan Banyuwangi, terjadi pukul 14.30 WIB, Sabtu 29 Maret 2025. Instagram@bwi.info Perbesar

Titik pusat gempa berkekuatan 4.5 magnetudo di pantai Panati Selatan Banyuwangi, terjadi pukul 14.30 WIB, Sabtu 29 Maret 2025. Instagram@bwi.info

BANYUWANGI, SWARAJOMBANG.COM– Pada hari Sabtu, tanggal 29 Maret 2025, wilayah Panati Selatan di Banyuwangi mengalami gempa bumi dengan magetudo 4.5. Gempa ini terasa di beberapa daerah, termasuk Banyuwangi dan sekitarnya.

Informasi Gempa:

  • Kekuatan: 4.5 magnetudo
  • Tanggal: 29 Maret 2025
  • Jam: 14.30 WIB
  • Lokasi: Wilayah Panati Selatan, Banyuwangi atau Pusat gempa terletak sekitar 117 kilometer barat daya Jembrana, Bali,  pada kedalaman sekitar 23 kilometer

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, meskipun saat ini tidak ada laporan kerusakan yang signifikan akibat gempa ini.

Wilayah Banyuwangi dikenal rawan gempa karena letaknya yang dekat dengan jalur subduksi di Samudera Hindia, sehingga penting bagi warga untuk selalu siap menghadapi potensi bencana alam seperti gempa dan tsunami.

Gempa magnitudo 4.5 yang terjadi di Panati Selatan, Banyuwangi, tanggal 29 Maret 2025, telah menimbulkan dampak yang dirasakan oleh masyarakat di sekitar wilayah tersebut.

Dampak:

  • Guncangan: Masyarakat melaporkan guncangan yang terasa nyata di dalam rumah, dengan intensitas yang cukup untuk menyebabkan ketidaknyamanan.
  • Kerusakan: Hingga saat ini, tidak ada laporan resmi mengenai kerusakan infrastruktur atau korban jiwa akibat gempa ini. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
  • Kesiapsiagaan: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan terhadap potensi bencana lain seperti tsunami, meskipun untuk gempa ini tidak ada indikasi tsunami.

Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta mengikuti informasi dari sumber resmi. ** 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Masih Uji Coba di China, CNG Merah Putih 3 Kg Bakal Digarap Bersama Pindad

21 Juli 2026 - 18:57 WIB

Polres Bangkalan Amankan Tiga Tersangka Kekerasan Seksual Anak

21 Juli 2026 - 18:47 WIB

Satu Orang Tewas Dua Lainnnya Tetimbun 6 Rumah Rusak, Pasca Ledakan Besar di Polonia Medan

21 Juli 2026 - 09:31 WIB

Presiden Prabowo Umumkan RI Punya Bank Emas Simpan 153 Ton Senilai Rp231 Triliun

21 Juli 2026 - 07:58 WIB

Hotman Paris Dikepung Lima Masalah Besar Pasca Jadi Pengacara Febrie Adriansyah

21 Juli 2026 - 07:38 WIB

Polisi Sampang Ringkus 17 dari 27 Tersangka Pelaku Perundungam Seksual, Korban Diancam Dibunuh

20 Juli 2026 - 23:16 WIB

Menelisik Akar Terorisme (37): Seni dan Sastra Awal Teror

20 Juli 2026 - 20:41 WIB

Habiburrokhman: UU Perampasan Aset Bisa Jadi Penyalahgunaan Kekuasaan

20 Juli 2026 - 20:20 WIB

Diduga dari Susu Kemasan, 19 Siwa SDN Sendangrejo Blora Keracunan Dirawat di Puskesmas Ngawen

20 Juli 2026 - 19:56 WIB

Trending di Nasional