Menu

Mode Gelap

News

Eri Cahyadi Tegas Berantas Premanisme, Respons Kasus Nenek Elina, Bentuk Satgas

badge-check


					Eri Cahyadi Tegas Berantas Premanisme, Respons Kasus Nenek Elina, Bentuk Satgas Perbesar

Penulis: Ganjar | Editor: Aditya Prayoga

SURABAYA, SWARAJOMBANG.COM– Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan komitmen penuh untuk memberantas praktik premanisme di wilayahnya. Ia menyatakan siap merekomendasikan pembubaran organisasi kemasyarakatan (ormas) yang terbukti melakukan aksi kekerasan maupun pemaksaan.

“Ketika tindakan itu dilakukan atas nama organisasi masyarakat, maka proses hukum harus berjalan,” tegas Eri di Balai Kota Surabaya, Senin (29/12/2025).

Respons atas Kasus Nenek Elina
Pernyataan ini muncul sebagai respons atas dugaan pengusiran dan pembongkaran paksa rumah yang ditempati Nenek Elina Widjajanti (80). Eri menegaskan, Pemkot tidak akan mentolerir tindakan semena-mena yang meresahkan warga.

Ia menjelaskan, kasus tersebut berawal dari sengketa tanah yang belum memiliki putusan pengadilan. “Penyelesaian sengketa harus melalui pengadilan, bukan tindakan sepihak,” ujarnya. Saat ini, perkara tersebut sudah ditangani Polda Jatim dan ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Langkah Konkret dan Pencegahan
Sebagai langkah pencegahan, Pemkot akan mengumpulkan seluruh ormas dan perwakilan suku pada 31 Desember 2025 untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Premanisme. Konsolidasi ini diharapkan memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat.

Eri juga mengajak warga untuk aktif melaporkan. “Laporkan setiap tindakan kekerasan atau pemaksaan. Supaya bisa kita tindak lanjuti dan hilangkan premanisme hingga ke akar,” imbaunya.

Pendirian atas Nilai Pancasila
Eri menegaskan bahwa Surabaya dibangun di atas nilai agama dan Pancasila. “Maka tindakan kekerasan dan premanisme hukumnya haram di Kota Surabaya,” tegasnya.

Pemkot berkomitmen mendampingi serta mendorong proses hukum agar berjalan tegas dan transparan, sehingga menimbulkan efek jera sekaligus rasa aman bagi masyarakat.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Tinjau KDMP Nglawak: Jual LPG Rp16.000, Migor Rp15.700/ L, Beras SPHP Rp10.000/ Kg

17 Mei 2026 - 15:43 WIB

Presiden Praboso langsung meninjau KDMP Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Sabtu 16 Mei 2026. Disitubharga LPG cuma Rp.16.000, migor Rp15.700/ l. Foto: ist

Pinter Ngaji Layanan NIB Gratis di Jombang, Mei: Pegang Izin untuk Kembangkan Usaha

17 Mei 2026 - 15:06 WIB

Dedi Mulyadi Bayar Denda Rp240 Juta dan Pulangkan 4 TKW yang Disekap di Libya

15 Mei 2026 - 14:06 WIB

Satu Pasien Meninggal, Evakuasi saat Kebakaran di Lantai V Pusat Layanan Jantung RSUD Dr. Soetomo

15 Mei 2026 - 10:22 WIB

HM Basuki Pejabat ‘Rahasia’ KDMP: Rekrutmen Ini adalah Titipan Pejabat Jombang

14 Mei 2026 - 18:19 WIB

Gus Ipul Mencopot Dua Pejabat Kemensos, Soal Lelang Sepatu Rp700.000/ Pasang

14 Mei 2026 - 09:24 WIB

Jombang Heboh File Rahasia Rekrutmen KDMP Bocor, Tertera Nama Pejabat yang Beri Rekomendasi

13 Mei 2026 - 14:31 WIB

Botok dan Teguh Kerahkan 3000 Orang Demo ke Polres Pati, Rabu 13 Mei 2026

12 Mei 2026 - 22:24 WIB

Guru dan 7 Siswa Lukaluka, Tertimpa Atap Ruang Kelas MIM Ambruk di Sragen

12 Mei 2026 - 17:52 WIB

Trending di Headline