Menu

Mode Gelap

Headline

Botok dan Teguh Kerahkan 3000 Orang Demo ke Polres Pati, Rabu 13 Mei 2026

badge-check


					Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto saat ini telah menjalani sidang pengadilan negeri Pati, 24 Desember 2025. Dengan tuduhan melakukan pemblikiran jalan Pati-Juwana, 28 Oktober saat aksi demo untuk menjatuhkan bupati Pati, Sudewo. Foto: queensha.id Perbesar

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto saat ini telah menjalani sidang pengadilan negeri Pati, 24 Desember 2025. Dengan tuduhan melakukan pemblikiran jalan Pati-Juwana, 28 Oktober saat aksi demo untuk menjatuhkan bupati Pati, Sudewo. Foto: queensha.id

Penulis: Sri Muryanto  |   Editor: Priyo Suwarno

PATI, SWARAJOMBANG.COM– Besok, Rabu 13 Mei 2026, massal besar,  koordinator Aliansi Masyararakat Pati Bersatu (AMPB) akan membawa 3.000 pengunjuk rasa menggeruduk Polres Pati.

Koordinator lapangan Supriyono alias Botok (47 thn), aktivis pimpinan AMPB, bersama tangan kanannya Teguh Istiyanto (49 thn), mengumumkan aksi unjuk rasa besar-besaran yang akan mengerahkan ribuan warga mengepung Kantor Polres Pati.

Aksi ini bukan gerakan sembarangan: disusun rapi, damai, dan dilengkapi naskah tuntutan resmi 5 butir yang akan diserahkan langsung ke pimpinan kepolisian.

Dibacakan tegas oleh Supriyono alias Botok & Teguh Istiyanto di hadapan awak media:

  • Hentikan praktik kriminalisasi terhadap aktivis, tokoh masyarakat, dan warga yang hanya menyampaikan aspirasi, termasuk cabut perkara & vonis yang dinilai bermuatan politik atas diri kami dan rekan-rekan.
  • Segera selesaikan kasus-kasus menggantung: tuntaskan kasus pembunuhan, sengketa tanah, dugaan korupsi dana desa, dan kasus “Tongtek Maut” Desa Talun, tangkap semua pelaku utama yang selama ini lolos.
  • Bersihkan oknum polisi pilih kasih: copot dan periksa penyidik yang diduga menerima “pesanan”, lambat kerja, serta menghalangi keadilan rakyat kecil.
  • Buka akses transparansi: wajibkan Polres Pati rilis perkembangan kasus secara terbuka, tidak menutupi dokumen penyidikan, dan layani pengaduan tanpa berbelit.
  • Jamin keamanan massa: tidak ada tindakan represif, larangan provokasi, dan pastikan jalur dialog berjalan jujur, bukan sekadar gengsi institusi.

“Ini bukan amarah kosong. Ini tuntutan hukum dan nurani. Kalau Polres jawab 5 poin ini dengan nyata, kami bubarkan damai. Kalau diam saja, kami tunggu sampai ada kepastian. Saya Supriyono alias Botok, bersama Teguh, bertanggung jawab atas jalannya aksi besok,” tegasnya.

“Sudah bertahun kami sabar, tapi hukum terasa hanya buat rakyat biasa. Besok buktikan apakah Polri benar-benar pengayom atau sekadar alat kekuasaan,” tambah Teguh Istiyanto.

Data Aksi

-Hari/Tanggal: Rabu, 13 Mei 2026
– Kumpul: Pukul 06.00 WIB

– Bergerak: Pukul 08.00 WIB
– Titik kumpul: Alun-alun Pati, Lapangan Gabus, Lapangan Wedarijaksa
– Sasaran: Kantor Polres Pati
– Perkiraan massa: 3.200 orang, terus bertambah
– Surat pemberitahuan & daftar tuntutan sudah diserahkan resmi ke Polres kemarin

Bagaimana sikap aparat kepolisian tentang aksi unjuk rasa ini. Kapolres AKBP Heru Santoso, S.I.K. memberi respion tenang dan menyejukkan.

“Kami terima laporan lengkap, termasuk 5 butir tuntutan resmi dari Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto. Hak konstitusional mereka kami hormati sepenuhnya.”

“Pintu dialog terbuka lebar. Kami kerahkan 650 personel gabungan untuk jaga ketertiban, tidak ada larangan damai. Tuntutan akan kami catat, kaji, dan jawab secara tertulis di hadapan massa besok siang.” Tutur Kapolres menjawab wartawan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

MPR Minta Maaf kepada Yosepha Alexandra dan Beri Beasiswa ke Tiongkok, dari Kasus Minus 5

12 Mei 2026 - 20:45 WIB

MPR melakukan respon luar biasa, ketika juri memberi nilai ninus 5 kepada siswi SMA1 Pontianak. Selain minta maaf secara kelembagaan, MPR juga menawari beasiswa penuh belajar ke Tiongkok. Cerdas cermat 4 Pilar MPR, ternyata ada begitu meresap endingbya. Foto: ist

Guru dan 7 Siswa Lukaluka, Tertimpa Atap Ruang Kelas MIM Ambruk di Sragen

12 Mei 2026 - 17:52 WIB

Lomba Bertutur 2026, Pemkab Jombang Ciptakan Generasi Cinta Budaya

12 Mei 2026 - 15:48 WIB

Ferry Warjiyo: Saya tak Mampu Menahan Sendiri, 1 Dolar Rp 17.520 Terburuk Dalam Sejarah RI

12 Mei 2026 - 13:26 WIB

Muncul Ormas Yakusa Meneges di Kediri, Didirikan Gus Thuba Cucu Kiai Kharismatik Gus Mi

12 Mei 2026 - 12:30 WIB

Babinsa Grati Ringkus Lansia Pencuri Motor Bawa Bonded, di Depan SDN1 Kalipang Pasuruan

11 Mei 2026 - 22:56 WIB

Kapolda Lampung Kerahkan 800 Personel Memburu Penembak Brigpol Arya Supena

11 Mei 2026 - 21:28 WIB

Kuota 50.000 Rumah Subsidi Jatim, Tantangan Lahan Jadi Sorotan

11 Mei 2026 - 19:38 WIB

Keracunan Menu MBG Timpa 197 Siswa SD-SMP Tembok Dukuh Surabaya, Baru Pertama Dapat Sajian Daging

11 Mei 2026 - 19:14 WIB

Trending di Headline