Menu

Mode Gelap

Hukum

Dugaan Suap Ratusan Juta di Sidoarjo, Bupati Subandi Didesak Copot Yunan Khoiron

badge-check


					Dugaan Suap Ratusan Juta di Sidoarjo, Bupati Subandi Didesak Copot Yunan Khoiron Perbesar

Penulis: Jayadi |. Editor: Aditya Prayoga

SIDOARJO, SWARAJOMBANG.COM- Banyaknya laporan negatif terhadap Plt Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemkab Sidoarjo, Yunan Khoiron, mendorong elemen masyarakat mendesak Bupati Subandi agar mencopotnya dari jabatan.

Ketua LSM Java Corruption Watch (JCW), Sigit Imam Basuki, mengungkapkan bahwa pihaknya kerap menerima aduan soal ketidakprofesionalan Yunan dalam menjalankan tugasnya. Terlebih, media sempat memberitakan dugaan keterlibatan Yunan dalam permainan lelang proyek dan penerimaan suap.

“Kalau benar, itu sangat tidak pantas bagi seorang pejabat publik,” ujar Sigit pada Sabtu, 12 April 2024.

Menurutnya, sebagai pegiat antikorupsi, JCW tidak akan tinggal diam terhadap dugaan penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan pribadi. Pihaknya berencana menelusuri lebih lanjut harta kekayaan dan LHKPN Yunan. Jika ditemukan kejanggalan, mereka siap melaporkannya ke aparat penegak hukum.

Baca juga: Jembatan Kedungpeluk Sidoarjo Disorot JCW: Dugaan Ketidaksesuaian dan Minim Transparansi

Baca juga: Ijazah Ditahan Perusahaan, Cak Sholeh Sebut Ada Celah Hukum dan Solusi

Diketahui, sebelum menjabat sebagai Plt Kabag PBJ, Yunan merupakan Sekretaris Disperindag Sidoarjo. Ia menggantikan Soeparno sebagai Plt Kabag PBJ, meski alasannya tidak pernah dijelaskan secara terbuka.

Perombakan ini disebut-sebut bagian dari tren rotasi jabatan Plt yang kerap terjadi selama kepemimpinan Subandi, dan publik mulai mencurigai adanya kepentingan tertentu di baliknya.

Kecurigaan itu semakin menguat setelah nama Yunan dikaitkan dengan proyek senilai Rp 29 miliar yang dibiayai APBD 2025 melalui DLHK Sidoarjo, dan dikerjakan oleh PT Samudra Anugrah Indah Permai.

Sumber terpercaya menyebut adanya dugaan penerimaan suap oleh Yunan senilai Rp750 juta, meski rekanan yang diduga menyuap justru tidak mendapat proyek. “Bukti transfernya ada, meskipun bukan atas nama Yunan secara langsung,” kata sumber tersebut.

Menanggapi tuduhan itu, Yunan Khoiron membantah keras dan menyatakan bahwa tudingan tersebut tidak benar.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sekongkol dengan Pacar, Andriana Sekap dan Kuras Rp2 M dan 1 Kg Emas Milik Kakek Kusnadi

18 Mei 2026 - 16:56 WIB

Presiden Cabut Sejumlah Kewenangan Polri Dialihkan ke TNI, Andrianus Meliala: Kembali ke Dwi Fungsi ABRI

16 Mei 2026 - 21:54 WIB

HM Basuki Pejabat ‘Rahasia’ KDMP: Rekrutmen Ini adalah Titipan Pejabat Jombang

14 Mei 2026 - 18:19 WIB

Viral Achmat Syahri Main Games dan Merokok Saat Rapat, Besok akan Diperiksa Partai Gerindra

14 Mei 2026 - 13:53 WIB

Gus Ipul Mencopot Dua Pejabat Kemensos, Soal Lelang Sepatu Rp700.000/ Pasang

14 Mei 2026 - 09:24 WIB

Urus NIB Gratis Program Pinter Ngaji Saat CFD depan Pemkab Jombang 17 Mei 2026

13 Mei 2026 - 23:01 WIB

Nadiem: Melampaui Akal Sehat, Saat Dituntut Hukumam 18,5 Tahun Uang Pengganti Rp5,6 Triliun

13 Mei 2026 - 21:43 WIB

Massa AMPB Desak Kapolres Pati Dicopot, Jumat Datang Lagi Bawa Alat Dapur

13 Mei 2026 - 17:02 WIB

Jombang Heboh File Rahasia Rekrutmen KDMP Bocor, Tertera Nama Pejabat yang Beri Rekomendasi

13 Mei 2026 - 14:31 WIB

Trending di Hukum