Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Detik-detik Sebelum Fotografer Humas DPRD Kota Makassar Meninggal Dikepung Kobaraan Api

badge-check


					Gedung DPRD Makassar lautan api Perbesar

Gedung DPRD Makassar lautan api

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

MAKASSAR, SWARAJOMBANG.COM-Aksi demonstrasi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (29/8/2025) memakan 4 korban jiwa.

Salah satu korbannya adalah Akbar Basri alias Abay, seorang fotografer Humas DPRD Kota Makassar.

Saat kejadian Abay tengah berada di ruangan lantai 3 DPRD Kota Makassar yang terbakar.

Ia berupaya sembunyi saat massa merangsek masuk ke dalam ruangan gedung tersebut.

Amuk massa di Makassar ini dampak dari kematian pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan (21), yang meninggal dunia usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brigade Mobil (Brimob) di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).

Kejadian tersebut membuat massa di berbagai kota turun ke jalan dan beberapa wilayah berakhir ricuh hingga kebakaran di gedung DPR.

Saat gedung DPRD Kota Makassar terbakar, Abay sibuk membantu rekannya mengevakuasi diri.

Namun, ia justru lupa dengan keselamatan dirinya sendiri.

Saat terjebak di gedung yang terbakar, Abay sempat mengirimkan beberapa video ke grup media DPRD.

Video tersebut berwarna hitam gelap, terdengar suaranya berat dan sesak.

“Sesak napas, ya Allah,” kata Abay pelan dengan napas terengah, dilansir Tribun-Timur.com.

Ada tiga video yang dikirim Abay di grup media DPRD Kota Makassar. Video pertama dikirim pukul 21.47 Wita.

Kemudian, video kedua pukul 21.55 Wita, dan video terakhir dikirim pada pukul 22.03 Wita.

Namun, video tersebut diatur hanya sekali lihat, sehingga tidak bisa diteruskan.

Abay menyampaikan, ia tak bisa keluar dari ruangan tersebut.

“Nda bisa kak (keluar), kalau keluar selesaika,” tulis Abay menjawab pesan media pada pukul 22.05 Wita.

Kemudian pada pukul 22.30 Wita, WhatsApp Abay sudah tidak aktif. Beberapa rekan sempat menghubunginya, namun tak mendapat respons.

Di grup WhatsApp lain bersama staf DPRD, Abay juga mengirimkan video yang sama.

Ia mengabarkan kondisinya dan membutuhkan bantuan.

Karena kondisi sudah mencekam, Abay sempat mengirimkan pesan permintaan maaf.

Abay pasrah lantaran kondisi yang tidak memungkinkan untuk dia bisa keluar hidup-hidup dari ruangan tersebut.

“Bismillah Mohon maaf kalau ada salahku semua. Sehat sehatki nah Dikepung Nda bisa apa-apa Nda bisaa Mohon doata Kasihan (Bismillah mohon maaf kalau ada salahku semua. Sehat-sehat semua. Sudah dikepung gak bisa apa-apa. Mohon doanya),” tulisnya.

Selanjutnya, sekira pukul 01.16 Wita, kabar kematian Abay pun tersiar. Abay dievakuasi oleh petugas dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Tak sendiri, Abay ditemukan tewas bersama serang staf perempuan DPRD Makassar, Sarinawati (26).

Aksi demonstrasi di Kota Makassar berakhir ricuh hingga terjadi pembakaran dua gedung yakni gedung DPRD Sulawesi Selatan dan DPRD Makassar, Jumat malam.

Dua gedung itu berada di pusat kota Makassar dan jaraknya sekitar 2,5 kilometer.

Kejadian bermula saat massa membobol masuk ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar, Jumat.

Saat demonstrasi terjadi, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan DPRD sedang melangsungkan Rapat Paripurna di Lantai 3 Gedung DPRD.

Menurut saksi mata, Suryadi Maswatu, saat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin membacakan laporannya, suara keributan muncul dari lantai dasar.

Saat itu, para legislator dan seluruh peserta forum mulai grasak-grusuk, namun Munafri tetap menyelesaikan laporannya.

“Pas selesai dan mau penandatanganan berita acara anggota dewan sudah berteriak akhiri paripurna. Akhrinya semua bubar karena suara massa semakin dekat,” ungkap Suryadi kepada Tribun-Timur.com.

Insiden tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia, menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar.

BPBD mencatat, delapan pegawai jadi korban dalam insiden terbakarnya Gedung DPRD Makassar, Jumat malam.

Empat di antaranya meninggal dunia, satu masih kritis, dan tiga lainnya mengalami luka.

Identitas korban meninggal:

Sarinawati (26) meninggal di TKP dan dibawa ke RS Bhayangkara Makassar
Syaiful, (43), meninggal dirumah sakit Grestelina. Korban lompat dari lantai 4
Muhammad Akbar Basri alias Abay, meninggal di TKP, dibawa ke RS Bhayangkara
Budi Haryadi S (30) meninggal dunia di RS Primaya, lompat dari lantai 4
Korban yang masih dirawat:

Heriyanto (28) luka Berat setelah melompat dari lantai tiga
Sahabuddin (45) luka sedang dibagian pinggul akibat melompat dari lantai dua
Arif Rahman Hakim (28) luka sedang dan terkena lemparan batu
Agung Setiawan (32) luka sedang, korban merasakan sakit dibagian punggung.***

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Aribawa Tjahjadi: Dishub Kerahkan 30 Personel dan Tambah 3 Stang Lampu Acara Jombang Bersholawat Bersama Gus Iqdam

12 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Menelisik Akar Terorisme (66): KKK dari Idealisme Jadi Rasisme

11 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Gempa Mag 5.7 Lokasi 209 dari Km Sukabumi, BMKG Tegaskan Tidak Berpotensi Tsunami

11 Oktober 2026 - 13:56 WIB

1.248 Warga Kota Padang Mengungsi, Terjadi 7 Titik Banjir dan 14 Lokasi Longsor

11 Oktober 2026 - 12:11 WIB

12 Tewas dan Melukai 309 Orang, Rudal Houthi Hantam Lagi Bandara Riyadh

11 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Buntut Kejanggalan Sidang, Kyai Ponpes Mahdiy Sidoarjo Laporkan Saksi Kasus Dugaan Pengaduan Palsu

10 Oktober 2026 - 21:52 WIB

13 Tim Sound Horek Bikin Gempar Karnaval Bersih Desa Sidowarek Ngoro

10 Oktober 2026 - 21:47 WIB

2. Dibuang Militer, Dipecat, dan Dicerai: Ren Zhengfei Bangkit Membangun Huawei dari Uang Pinjaman

10 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Kalah Sepak Bola, Malaysia Boikot Produk Indonesia?

9 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Trending di Nasional