Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Deni Chandra Irawan Warga Mojowangi Jombang, Jasadnya Ditemukan di Pantai Popoh Tulungagung

badge-check


					Petugas dari SAR, Polisi, Polairud dan kesehatan membawa janazah Deni Chandra Irawan,23, ke rumah sakit. Korban adalah warga Mojowangi, kecamatan Mojowarno, Jombang. Foto: ist Perbesar

Petugas dari SAR, Polisi, Polairud dan kesehatan membawa janazah Deni Chandra Irawan,23, ke rumah sakit. Korban adalah warga Mojowangi, kecamatan Mojowarno, Jombang. Foto: ist

Penulis: Sri Muryanto   |  Editor: Priyo Suwarno

TULUNGAGUNG, SWARAJOMBANG.COM — Bukan dari laporan panggilan darurat, bukan dari pencarian besar-besara Kepergian Deni Chandra Irawan (23) justru diketahui pertama kali oleh nelayan yang melihat sesosok tubuh mengapung di perairan Teluk Popoh, Sabtu sore pekan lalu, 3 Oktober 2026.

Di saat yang sama, barang-barang miliknya — tas berisi ijazah, KTP, hingga ponsel — ditemukan tersebar di titik-titik berbeda, memisahkan jejak langkahnya sebelum hilang.

Deni bukan orang Tulungagung. Ia pemuda asal Desa Mojowangi, Kecamatan Mojowarno, Jombang. Jarak yang ia tempuh ke Pantai Popoh bukan jarak yang dekat, 100 km.

Pamit Perpisahan 

Dan yang membuat peristiwa ini menyentuh hati: sebelum menghilang, ia sempat berkomunikasi, menyampaikan kata perpisahan — namun tak seorang pun menyadari itu adalah tanda terakhir.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdianto, mengonfirmasi peristiwa tersebut:

“Benar, kami menerima laporan penemuan jenazah di perairan Teluk Popoh pada Sabtu, 4 Oktober 2026 sekitar pukul 17.00 WIB. Setelah dilakukan identifikasi, diketahui yang bersangkutan adalah Deni Chandra Irawan, warga Mojowarno, Jombang.”
— Iptu Nanang Murdianto, Kasi Humas Polres Tulungagung.

Pemeriksaan lebih lanjut diuraikan oleh Aipda Sugapri, selaku Pelaksana Tugas Kepala Unit Identifikasi Tempat Kejadian Perkara (Ps Kanit Inafis) Sat Reskrim Polres Tulungagung.

“Berdasarkan pemeriksaan di tempat kejadian dan pemeriksaan fisik jenazah, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun perkelahian. Tidak ada luka yang mencurigakan. Barang-barang milik korban ditemukan tersebar di beberapa lokasi, namun tidak ada indikasi tindak pidana.”
— Aipda Sugapri, Ps Kanit Inafis Sat Reskrim Polres Tulungagung

Pihak kepolisian secara resmi telah mengonfirmasi identitas korban melalui pemeriksaan ciri fisik, susunan gigi, serta pengenalan langsung oleh keluarga.

Tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuhnya. Tidak ada tanda perkelahian, tidak ada tanda penganiayaan. Sesuatu yang justru membuat kisah ini terasa lebih sepi: kepergiannya murni beban hati yang tak tertanggungkan lagi.

Berdasarkan keterangan yang terhimpun, Deni diketahui mengalami tekanan batin yang mendalam terkait hubungan asmara.

Kata perpisahan yang ia sampaikan kepada kerabatnya pada Minggu, 27 September — enam hari sebelum jasadnya ditemukan — kini menjadi jejak terakhir yang tersisa.

Barang-barang pribadinya ditemukan di lokasi yang berbeda: tas berisi ijazah di Pantai Banyu Muluk, KTP dan ponsel di wilayah Campurdarat.

Seolah-olah ia meletakkan satu per satu hal-hal yang melekat pada dirinya, sebelum pergi sepenuhnya.

Jenazah telah diserahkan kepada keluarga dan dibawa pulang ke Jombang untuk dimakamkan. Tidak ada keributan, tidak ada tuduhan — hanya duka yang tenang, namun dalam.

Kronologi

  • Minggu, 27 September 2026 Deni terakhir kali berkomunikasi dengan teman, menyampaikan pamit — diduga mengalami kekecewaan mendalam dalam hubungan.
  • Senin–Jumat, 28 Sep–2 Okt 2026 Hilang kontak. Barang-barang miliknya ditemukan tersebar: tas & ijazah di Pantai Banyu Muluk; KTP & ponsel di Campurdarat
  • Sabtu, 3 Oktober 2026 ± 17.00 WIB Jasad ditemukan nelayan mengapung ±3 mil dari Pelabuhan Popoh. Tidak ada identitas di tubuh
  • Sabtu–Minggu, 3–4 Oktober 2026 Evakuasi oleh Polairud, TNI AL, Polsek Besuki → dibawa ke RSUD dr. Iskak untuk identifikasi
  • Senin, 5 Oktober 2026 Identitas dipastikan: Deni Chandra Irawan (23), warga Mojowangi, Mojowarno, Jombang. Keluarga mengenali ciri khusus & susunan gigi. Polres Tulungagung: tidak ada tanda kekerasan
  • Selasa, 6 Oktober 2026 Jenazah diserahkan ke keluarga, dibawa pulang ke Jombang untuk dimakamkan.**
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kebakaran Ruang Produksi dan Gudang Air Kemasan di MTs Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang

5 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Bahlil: Tarif Listrik Selama Oktober Tak Berubah

5 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Menelisik Akar Terorisme (65): Suku Indian Diasingkan di Tanahnya Sendiri

5 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Vicky Prasetyo Pukul KO Dede Sunandar Hingga Pingsa, Ajang

5 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Persembahan Musikulasi Pancasila 1 Oktober dari Olivia Zalianti, Isyana Sarasvati dan Ndaru Kusumo

5 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Perempuan 21 Tahun Telepon ke 110 Polres Gresik, Mengaku Bacok Pacarnya Hingga Tewas

3 Oktober 2026 - 21:55 WIB

174 Jiwa Selamat dari Pembajakan FlyDubai, PM Modi Video Call dengan Pilot Smit Machchhar

3 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Setelah Kabinet Jumbo, Presiden Prabowo Melantik Watimpres Gajah dari 9 Orang Jadi 26 Orang

3 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kopilot Tikam Pilot FlyDubai saat Penerbangan ke Israel, Pesawat Anjlok 3000 M hingga Landing di Saudi Arabia

3 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Trending di Nasional