Menu

Mode Gelap

Collection

Dampak Kerusakan Melampaui Tsunami, Dirut PLN Kerahkan 69.000 Personel Pulihkan Listrik di Aceh dan Sumatera

badge-check


					Dirut PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan paparan hasil pemulihan jaringan listrik di lokasi bencana Sumatera dan Aceh. Ia tak mampu membendung air mata, saat berkisah 69.000 personel PLN dikerahkan untuk secepatnya menyelesaikan jaringan itu, dia sebut sebagai melampaui kemampuan yang ada. Foto: kumparan Perbesar

Dirut PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan paparan hasil pemulihan jaringan listrik di lokasi bencana Sumatera dan Aceh. Ia tak mampu membendung air mata, saat berkisah 69.000 personel PLN dikerahkan untuk secepatnya menyelesaikan jaringan itu, dia sebut sebagai melampaui kemampuan yang ada. Foto: kumparan

Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM – Air mata Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo tak terbendung saat ia memaparkan perjuangan timnya memulihkan pasokan listrik di wilayah bencana Sumatera yang porak-poranda akibat banjir bandang dan longsor.

Emosi mendalam itu terpancar dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI pada 21 Januari 2026, di mana ia juga meminta maaf atas data yang keliru sebelumnya kepada Menteri ESDM.

Bencana dahsyat ini menerpa Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak akhir 2025, menghancurkan ratusan tower listrik serta jaringan distribusi.

Skala kerusakannya jauh melebihi Tsunami Aceh 2004—hanya 8 titik rusak saat itu, kini Aceh saja catatkan 442 titik, ditambah ratusan lagi di Sumut dan Sumbar.

Akses jalan yang ambruk dan infrastruktur hancur jadi hambatan utama selama berminggu-minggu hingga awal Januari 2026.

PLN tak tinggal diam. Hingga 18 Januari 2026, pemulihan di Aceh sudah tembus 98,9%, sementara sistem utama Sumatera Barat pulih 100% sejak 23 Desember 2025. Fokus kini ke desa-desa terpencil dengan genset darurat dari Kementerian ESDM.

Ribuan personel ekstra dikerahkan, didukung peralatan khusus seperti truk crane, genset, dan inovasi modifikasi crane jadi menara darurat setinggi 54 meter.

Koordinasi rapat dengan TNI-Polri membuka jalur, bahkan bantuan helikopter Hercules dari TNI AU. Sebagai bentuk empati, PLN gratiskan listrik huntara selama enam bulan.

Darmawan menegaskan, timnya telah berjuang di luar batas kemampuan normal. Untuk antisipasi badai atau cuaca ekstrem baru, PLN bentuk tim khusus siaga nasional—latihannya fokus wilayah rentan seperti Aceh dan Sumut yang masih recovery.

Mereka mampu pasang hingga 16 tiang Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) secara kilat di zona bencana, didukung 69.000 personel nasional.

Upaya ini jadi bagian strategi preventif PLN pasca-bencana Sumatera akhir 2025-awal 2026, memastikan ketahanan listrik nasional di tengah ancaman iklim ekstrem. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Beri Proyeksi Ekonomi Buruk, Bank Dunia Minta Maaf

21 April 2026 - 21:19 WIB

Harga Minyak Goreng Kemasan Naik, Mendag Ungkap Penyebab 

21 April 2026 - 21:09 WIB

Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400 di Jakarta

21 April 2026 - 21:03 WIB

Kontribusi 2025 Hanya 25,6 %, Dewan Rekomendasi Bupati agar Naikkan PAD Jombang

21 April 2026 - 20:53 WIB

Polres Jombang Ungkap Temuan Jasad di Megaluh, Korban Pembunuhan di Purwoasri Kediri

21 April 2026 - 17:01 WIB

Kebakaran Timpa Gedung Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Penyebabnya Masih Misterius

21 April 2026 - 14:35 WIB

Aksi Massa APM Kepung Gedung DPRD Kaltim, Paksa Dewan Ajukan Hak Angket terhadap Gubernur Rudi Mas’ud

21 April 2026 - 13:27 WIB

Jepang Tenang Hadapi Tsunami 3 Meter, Efek Gempat Magnetudo 7.4

21 April 2026 - 12:26 WIB

PKB Mobil Listrik: Wuling AirEV Rp3,78 Juta, BYD Atto 1 Rp4,95 Juta

20 April 2026 - 21:04 WIB

Trending di Ekonomi