Menu

Mode Gelap

Headline

Damkar Ngoro Beri Pelatihan Pemadam Kebakaran Karyawan Pabrik Kayu Lapis PT WDM

badge-check


					Damkar Ngoro memberikan brifing ringkat tentang teori memadamkan kebakaran, dalam pelatihan memamdsamkan kebakaan di perusahaan kayu lapis PT WDU, Ngoro, Jombang, Sabtu 30 Agustus 2025. Foto: Damkar_Pemkab, Jombang Perbesar

Damkar Ngoro memberikan brifing ringkat tentang teori memadamkan kebakaran, dalam pelatihan memamdsamkan kebakaan di perusahaan kayu lapis PT WDU, Ngoro, Jombang, Sabtu 30 Agustus 2025. Foto: Damkar_Pemkab, Jombang

Penulis: Arief Hendro Soesatyo   |    Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM– Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Ngoro menggelar pelatihan serta simulasi pemadam kebakaran pada hari Sabtu, 31 Agustus 2025. Kegiatan ini melibatkan puluhan karyawan dari pabrik pengolahan kayu PT. Wahyu Daya Mulia yang berlokasi di Dusun Bakalan, Desa Pulorejo, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang.

Untuk mendukung pelatihan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Jombang menurunkan tim yang dipimpin oleh Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, M. Syamsul, bersama Koordinator Pos Damkar Ngoro, Samidi, serta anggota tim: Dini, Muklis, Riski D., dan Riski B. A.

Acara dimulai dengan sambutan dari pihak manajemen PT. Wahyu Daya Mulia, dilanjutkan oleh koordinator Pos Damkar Ngoro yang memberikan materi mengenai bahaya kebakaran dan teknik pemadaman api menggunakan peralatan tradisional maupun modern.

Setelah sesi teori, peserta melaksanakan praktik langsung pemadaman api untuk meningkatkan kesiapan dan keterampilan mereka.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, menjelaskan kepada Kredonews.com di kantornya bahwa pelatihan pemadaman kebakaran di pabrik-pabrik merupakan bagian penting dari tugas Dinas Pemadam Kebakaran.

“Pelatihan ini adalah bagian dari strategi pencegahan bahaya kebakaran. Mencegah jauh lebih baik daripada memadamkan api setelah kebakaran terjadi, apalagi di lingkungan pabrik yang memiliki risiko kebakaran tinggi,” ujarnya.

Ia juga menyambut baik setiap permintaan pelatihan terkait pencegahan kebakaran, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta penanganan pertolongan pertama pada kecelakaan.

PT. Wahyu Daya Mulia merupakan perusahaan pengolahan hasil hutan kayu yang memiliki izin usaha sah dan berkapasitas produksi sekitar 48.000 m³ plywood (triplek) dan 12.000 m³ veneer per tahun.

Selain itu, perusahaan menerapkan sistem manajemen K3 dan lingkungan serta mengutamakan penggunaan bahan baku yang berkelanjutan dan legal. Perusahaan ini mempekerjakan sekitar 720 karyawan, menjadikannya salah satu industri kayu terbesar di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

DPRD Jombang Bahas Ranperda Miras dan Larangan Oplosan, Negara Harus Lindungi

5 Juni 2026 - 20:22 WIB

Penataan PK5: Pemkab Jombang tidak Belajar Pengalaman Masa Lalu

5 Juni 2026 - 17:04 WIB

Perkara Dr Yudi Utomo Imaryoko Dihentikan, telah Dilakukan Perdamaian dengan Pelapor

5 Juni 2026 - 16:20 WIB

Pangdam Rudi Saladin Tinjau Lahan 86 Ha di Grobogan Mojowarno Calon Markas Batalyon TP

5 Juni 2026 - 09:00 WIB

Kebakaran Hebat Kandang Ayam di Peterongan Jombang, Kerugian Rp 2 Miliar

4 Juni 2026 - 22:15 WIB

Pertamax Green 95 Jadi Awal Mandatori Bioetanol Nasional

4 Juni 2026 - 20:40 WIB

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Pemerintah Klaim Fundamental Masih Kuat

4 Juni 2026 - 20:31 WIB

Rahasia 06-06-26: Komunitas Titik Nol Mulai Kenalkan Nasi Ploso dan Jenang Pelok Kesukaan Bung Karno

4 Juni 2026 - 17:41 WIB

Pancasila Merupakan Pengejawantahan Bumi Nurani Manusia

4 Juni 2026 - 13:34 WIB

Trending di Nasional