Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Cerita Santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Selamat: Ada Suara Krek, Bocor Lalu Ambrol

badge-check


					Musala Ponpes Al Khoziny yang ambruk Perbesar

Musala Ponpes Al Khoziny yang ambruk

Peulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya

SIDOARJO, SWARAJOMBANG.COM-

Seorang santri yang selamat dari peristiwa robohnya bangunan musala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khonizy, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, mengatakan bahwa peristiwa nahas tersebut terjadi saat proses pengecoran sedang dilakukan.

Hal tersebut diungkapkan salah seorang santri, Muhammad Rijalul Qoib (13) asal Kabupaten Sampang, Madura. Proses pengecoran itu disebutnya terjadi pada lantai empat bangunan tersebut.

“Awalnya ada yang ‘krek’, bocor, mau ngecor paling atas. Nah, terus itu langsung full tidak diisi setengah, jadi bahan-bahan di bawahnya tidak kuat,” ungkapnya kepada awak media, Senin (29/9/2025).

Rijalul mengungkapkan bahwa bangunan musala tersebut masih dalam proses pembangunan. Dia menjelaskan gedung tersebut rencananya akan terdiri atas tiga lantai.

Dirinya juga mengatakan bangunan tersebut telah dipergunakan oleh para santri untuk berkegiatan, seperti mengaji dan salat berjemaah.

“Dengar suara seperti material jatuh, retak, retak tambah lama tambah keras. Akhirnya [material] jatuh di atas, lantai lain juga jatuh. Lantai dua dan tiga sudah dicor,” paparnya.

Rijalul pun menyebut bahwa dirinya telah berada di dalam area musala untuk menunaikan ibadah salat Ashar. Namun, dia mengaku berhasil melarikan diri lebih dahulu saat mendengar suara retakan. “Saya mau lari setor wuduan, belum sampai material puing atap kena muka saya,” ucapnya.

Dirinya pun mengaku sempat terkena puing-puing dari atap bangunan yang ambruk tersebut hingga terjebak di bawah reruntuhan. Beruntung, dia berhasil selamat melalui celah puing-puing bangunan tersebut.

“Masih di musala, mau lari ke tempat wudu, mau larikan diri sempat kena, tapi berhasil selamat lewat celah-celah [puing bangunan yang roboh],” pungkasnya.

Sebagai informasi, musala yang berdiri di area Pondok Pesantren Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo ambruk, Senin (29/9/2025) pada sekitar pukul 15.00 WIB. Peristiwa memilukan itu terjadi ketika puluhan hingga ratusan santri menunaikan ibadah salat berjamaah.

Bangunan musala tersebut diketahui masih dalam proses pembangunan. Fasad gedung tersebut rencananya terdiri atas tiga lantai. Meski masih dalam proses pembangunan, musala tersebut ternyata telah digunakan sebagai tempat kegiatan para santri, seperti salat berjamaah dan mengaji.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Jules Abraham Abast menjelaskan berdasarkan data yang dihimpun pihaknya, setidaknya sebanyak 79 korban telah berhasil dievakuasi. Namun, satu di antaranya dilaporkan telah meninggal dunia.

“Sejauh ini kami melakukan pendataan. Dari data yang ada, kami temukan kurang lebih 79 korban. 79 korban itu terbagi di dua rumah sakit, RS Siti Hajar ada 45 korban, kemudian RSUD Sidoarjo ada 34 [korban],” ucap Jules.

Jules menjelaskan korban meninggal dunia akibat insiden tersebut masih diproses untuk pemulangan jenazah kepada pihak keluarga di RS Siti Hajar, Sidoarjo.

“Kami dapat informasi di RS Siti Hajar, yang 45 [korban], satu orang korban itu meninggal dunia, dan saat ini dilakukan proses administrasi dan pemulangan [jenazah],” sebut Jules.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Peringati Hari Jadi ke 116, Bupati Warsubi Ziarah di Makam Pendiri Jombang

22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Prajurit TMMD 130 Jombang Melalui Komsos Membangun Desa Klitih Plandaan

22 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Pasar Cukir Jombang Terbakar, Sebanyak 54 Kios Pakaian Ludes

22 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Kasus Keracunan Pindah ke Bogor setelah Cirebon, 103 Siswa Cisarua Dirawat ke Rumah Sakit

21 Oktober 2026 - 22:39 WIB

Hanya 5 Jam Polisi Perak Ringkus Pelaku Pencuri Motor di Musala Glagahan

21 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Daging Ayam Rp50.000, Cabai Rawit Melambung Rp150.000 per Kg

21 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Destry Damayanti: DP 0% untuk Semua Jenis Rumah

21 Oktober 2026 - 19:21 WIB

KM Batumandi Terbakar di Selat Sunda, SAR Gabungan Berhasil Evekuasi 460 Penumpang dan Kru

21 Oktober 2026 - 17:07 WIB

2026 PAD Mencapai 77,69 %, Sholahuddin: Mengarah Jombang Mandiri Anggaran

21 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Trending di Nasional