Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Bupati Albarraa: Kepala Dusun harus Membangun Integritas dan Keteladanan

badge-check


					Kegiatan dibuka oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa. Dok.Diskominfo Perbesar

Kegiatan dibuka oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa. Dok.Diskominfo

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

MOJOKERTO, SWARAJOMBANG.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Kepala Dusun dalam Rangka Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman Kepala Dusun terkait regulasi, administrasi pemerintahan, pelayanan publik, pengelolaan data kependudukan, dan pembinaan kemasyarakatan, sekaligus memperkuat kapasitas komunikasi, koordinasi, serta kemampuan penyelesaian masalah sosial di tingkat dusun.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 24-26 November 2025, dipusatkan di Hotel Grand Whiz Trawas.

Kegiatan ini diikuti oleh 344 Kepala Dusun dari enam kecamatan, yaitu Gedeg, Jetis, Kemlagi, Dawarblandong, Trawas, dan Mojoanyar, serta didampingi enam Kasi Pemerintahan Kecamatan.

Narasumber yang hadir mengisi materi berasal dari Bapenda dan Polresta Mojokerto.

Kegiatan dibuka oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa.

“Kepala Dusun merupakan garda terdepan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Panjenengan semua berhadapan langsung dengan masyarakat, menjadi ujung tombak pelayanan, penyampai informasi, dan penggerak pembangunan di tingkat dusun.

Karena itu, kapasitas, integritas, dan kompetensi Kepala Dusun menjadi sangat menentukan kualitas tata kelola pemerintahan desa,” ujar Bupati Albarraa.

Kepala Dusun harus membangun integritas dan keteladanan dengan menjadi figur yang terpercaya serta contoh dalam kedisiplinan, kejujuran, dan pelayanan.

Kepala Dusun juga diharapkan menjadi figur yang menciptakan keamanan dan ketertiban, mampu menangani potensi konflik sosial, gangguan keamanan, maupun persoalan sehari-hari melalui pendekatan partisipatif.

“Besar harapan saya, setelah mengikuti pembinaan ini, semua dapat kembali ke desa masing-masing dengan pemahaman baru, semangat baru, serta komitmen yang lebih kuat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Gus Bupati.**

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Baru Saja Masuk Penjara 2,5 Tahun, Kini Hellyana Wagub Babel Jadi Tersangka Kasus Pidana Ijazah Palsu

29 September 2026 - 17:03 WIB

Sumobito Dua Kali Kebakaran Lahan dalam Seminggu, Wiku Birawa: Kebakaran Lahan 157 Kali Luas 148 Ha

29 September 2026 - 15:03 WIB

Bukan Hanya MBG Saja, Ternyata Ada 172 Dokter PPDS di RSUD Dr Soetomo Alami Keracunan Massal

29 September 2026 - 13:57 WIB

Dedi Mulyadi Minta Polisi Tangani secara Hukum Oknum Guru SMPN di Subang Rekam Rok Siswi

29 September 2026 - 13:16 WIB

Hartono Vs Purwanto di RALB Koperasi Sejahtera Jombang: Anggota Tolak Laporan Pertanggungjawaban Ketua

29 September 2026 - 12:21 WIB

Polisi Selidiki Temuan Jasad Pria dalam Jeep Nopol Bengkulu di Area Parkir RS Muhammadiyah Malang

29 September 2026 - 10:58 WIB

Ketua IDAI Dr. Piprim: PM2.5 Efek Kebakaran Hutan, Ancam Darurat Kesehatan bagi Anak Anak!

28 September 2026 - 20:04 WIB

Ombudsman Sidak: Ada 18 Napi Kelas Kakap Diduga Jadi ‘ATM’ Pejabat di LP Cibinong

28 September 2026 - 19:33 WIB

Menelisik Akar Terorisme (62): Ideologi Anarki merupakan Reaksi Kejam Melawan Aturan yang Mapan

28 September 2026 - 17:54 WIB

Anarkis
Trending di Nasional