Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Aris Gandes Batal Mancing Malah Temukan Tiga Mortir, Gegana Jatim Dikerahkan ke Tembelang Jombang

badge-check


					Tim Polda Jawa Timur dikerahkan ke Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, digegerkan oleh penemuan tiga buah benda yang diduga mortir pada Selasa, 29 April 2025. Tangkap layar video Instagram@jombanginformasi_ Perbesar

Tim Polda Jawa Timur dikerahkan ke Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, digegerkan oleh penemuan tiga buah benda yang diduga mortir pada Selasa, 29 April 2025. Tangkap layar video Instagram@jombanginformasi_

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM- Warga Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, digegerkan oleh penemuan tiga buah benda yang diduga mortir pada Selasa, 29 April 2025.

Penemuan ini bermula saat Aris Gandes (35), warga setempat, sedang memancing di Sungai Brantas, wilayah Kecamatan Ploso. Saat menunggu umpan, kail pancing Aris tersangkut di dasar sungai. Ketika mencoba mengambilnya, ia menginjak benda keras yang ternyata adalah tiga buah benda mirip mortir.

Awalnya, benda tersebut dikira botol, namun setelah diperhatikan lebih lanjut, ternyata merupakan bahan peledak jenis mortir. Penemuan ini ditemukan oleh Aris warga Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang yang sedang mancing di sungai Brantas. Ia menemukan 3 buah mortir dan karena tidak tahu penanganannya, akhirnya mortir tersebut dibawa pulang ke rumahnya.

Setelah dibersihkan, mortir-mortir itu dibawa pulang oleh Aris dan diletakkan di depan rumahnya di Dusun Bakalan, Desa Tampingmojo, yang masih berada di Kecamatan Tembelang. Penemuan ini segera dilaporkan ke pihak kepolisian oleh warga yang khawatir akan potensi bahaya.

Mendapat laporan, Polsek Tembelang bersama Polres Jombang dan Tim Penjinak Bom (Jibom) dari Pasukan Gegana Polda Jatim langsung bergerak cepat mengamankan lokasi dan barang bukti. Setelah melakukan koordinasi, mortir-mortir tersebut diamankan dan dibawa ke lahan kosong di Desa Kepuhdoko untuk proses disposal atau pemusnahan.

Tim Gegana tiba di lokasi sekitar pukul 16.30 WIB. Proses disposal dilakukan pada pukul 17.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 18.16 WIB.

Proses penjinakan dan pemusnahan mortir berjalan aman dan sesuai dengan standar operasional prosedur penanganan bahan peledak.

Dugaan Peninggan Jepang
Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, menjelaskan bahwa mortir yang ditemukan diduga merupakan peninggalan zaman pendudukan Jepang. Mortir-mortir tersebut kemungkinan telah lama tertimbun di dasar sungai dan baru ditemukan akibat perubahan arus atau aktivitas di sekitar sungai.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak memindahkan atau menyentuh benda mencurigakan yang menyerupai amunisi atau bahan peledak. Jika menemukan benda serupa, warga diminta segera melapor ke aparat atau pihak berwajib untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Penemuan tiga mortir di Desa Kepuhdoko, Tembelang, Jombang, berawal dari aktivitas memancing warga dan telah ditangani secara profesional oleh Tim Gegana Polda Jatim.

Mortir tersebut diduga peninggalan masa pendudukan Jepang dan telah dimusnahkan demi keselamatan warga. Polisi mengingatkan masyarakat untuk tidak bertindak sendiri jika menemukan benda mencurigakan dan segera melapor ke pihak berwajib.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dedi Mulyadi Minta Polisi Tangani secara Hukum Oknum Guru SMPN di Subang Rekam Rok Siswi

29 September 2026 - 13:16 WIB

Hartono Vs Purwanto di RALB Koperasi Sejahtera Jombang: Anggota Tolak Laporan Pertanggungjawaban Ketua

29 September 2026 - 12:21 WIB

Polisi Selidiki Temuan Jasad Pria dalam Jeep Nopol Bengkulu di Area Parkir RS Muhammadiyah Malang

29 September 2026 - 10:58 WIB

Ketua IDAI Dr. Piprim: PM2.5 Efek Kebakaran Hutan, Ancam Darurat Kesehatan bagi Anak Anak!

28 September 2026 - 20:04 WIB

Ombudsman Sidak: Ada 18 Napi Kelas Kakap Diduga Jadi ‘ATM’ Pejabat di LP Cibinong

28 September 2026 - 19:33 WIB

Menelisik Akar Terorisme (62): Ideologi Anarki merupakan Reaksi Kejam Melawan Aturan yang Mapan

28 September 2026 - 17:54 WIB

Anarkis

Dirjen Lapas Mashudi: 13 dari 16 Rumah Klaster Mewah di LP Cibinonng tidak Masuk Milik Negara

28 September 2026 - 17:15 WIB

RDP di DPR RI, Kalapas Cibinong Sengaja Tidak Pasang CCTV dan Bongkar Perabot Mewah Pasca Sidak Ombudsman

28 September 2026 - 15:43 WIB

SPPG di Bawang Batang Langgar SOP: 589 Anak dan Ibu Keracunan, 127 Korban Masih Dirawat

27 September 2026 - 20:22 WIB

Trending di Nasional