swarajombang.com
  • Home
  • Tren
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Traveling
  • Figur
  • Kolom
  • Lainnya
    • LIFESTYLE
    • JULA-JULI NJOMBANGAN
    • MIMBAR RAKYAT
    • SENI & BUDAYA
    • HOBIES
    • GALERI
No Result
View All Result
swarajombang.com
  • Home
  • Tren
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Traveling
  • Figur
  • Kolom
  • Lainnya
    • LIFESTYLE
    • JULA-JULI NJOMBANGAN
    • MIMBAR RAKYAT
    • SENI & BUDAYA
    • HOBIES
    • GALERI
No Result
View All Result
swarajombang.com
No Result
View All Result
Home Politik

Anggota Kongres AS, Al Green Upayakan Pemakzulan Presiden Donald Trump dalam Tempo 30 Hari

07-04-2025 11:56:56
in Politik, Uncategorized
Anggota Kongres AS, Al Green Upayakan Pemakzulan Presiden Donald Trump dalam Tempo 30 Hari

Anggota Kongres dari Partai Demokrat, Al Green, merancang usaha pemakzulan terhadap Presiden Amerika, Donald Trump. Tangkap Layar Video Youtube@CNBCTelevition

Share on FacebookShare on Twitter

Penulis: Jacobus E. Lato   |   Editor: Priyo Suwarno

WASHINGTON, SWARAJOMBANG.COM- Setelah Presiden Korea Selatan  jatuh akibat pemakzulan, kini menular ke Amerika Serikat. Seorang anggota Kongres dari Partai Demokrat, Al Green, sedang mengajukan pemakzulan terhadap presiden Amerika Serikat, Donald Trump dalam waktu 30 hari.

Dalam orasinya di Washington, D.C., pada tanggal 5 April 2025, Green menegaskan bahwa Trump tidak layak menjabat sebagai presiden dan menyebutnya sebagai “Goliat” yang mengendalikan berbagai institusi penting, termasuk militer dan Departemen Kehakiman.

Green berencana membawa naskah pemakzulan tersebut dan menyatakan, “Saya ingin Anda tahu, Tuan Presiden, bahwa Daud ini akan mengejar Anda,” merujuk pada kisah Alkitab di mana Daud mengalahkan Goliat.

Ini bukanlah upaya pertama Green untuk memakzulkan Trump; sebelumnya ia telah mengajukan tiga kali upaya serupa selama masa jabatan pertama Trump dari 2016 hingga 2020, namun semua upaya tersebut gagal.

Aksi ini juga terjadi di tengah protes besar-besaran di seluruh Amerika Serikat yang menentang kebijakan Trump dan slogan populisnya “Make America Great Again.”

Ribuan demonstran berkumpul di hampir seribu lokasi, membawa poster dengan berbagai pesan penolakan terhadap kebijakan pemerintah saat ini.

Trump cenderung menganggap upaya pemakzulan sebagai serangan politik yang tidak berdasar.

Dalam pemakzulan sebelumnya, Trump telah menyatakan bahwa ia merasa tidak bersalah dan menganggap proses tersebut sebagai “perburuan penyihir” yang dilakukan oleh Partai Demokrat.

Ia juga sering merespons dengan retorika yang menekankan dukungan dari basisnya di Partai Republik, serta menuduh lawan politiknya berusaha mendiskreditkan dirinya.

Mengacu pada situasi saat ini, jika mengikuti pola perilaku sebelumnya, Trump kemungkinan besar akan mengecam upaya pemakzulan ini dan menyebutnya sebagai bentuk ketidakpuasan politik dari lawan-lawan politiknya.

Presiden Korea Jatuh
Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, resmi dimakzulkan oleh Mahkamah Konstitusi pada tanggal 4 April 2025. Keputusan ini diambil dengan suara bulat 8-0, menandai pemecatan pertama seorang presiden yang sedang menjabat di Korea Selatan dalam delapan tahun terakhir.

Pemakzulan ini berakar dari tindakan Yoon yang mengumumkan darurat militer pada bulan Desember 2024, yang dianggap sebagai pelanggaran konstitusi dan hak-hak rakyat.

Setelah pemakzulan, Yoon menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukungnya, mengungkapkan penyesalan karena tidak dapat memenuhi harapan mereka.

Ia menyatakan bahwa melayani negara adalah kehormatan terbesar dalam hidupnya. Keputusan pemakzulan ini juga memicu protes dari pendukung Yoon, sementara lawan-lawan politiknya merayakan keputusan tersebut sebagai langkah penting menuju pemulihan demokrasi di Korea Selatan.

Dengan pemecatan ini, Korea Selatan diharuskan untuk mengadakan pemilihan presiden baru dalam waktu 60 hari, dengan batas waktu jatuh pada 3 Juni 2025. Penjabat presiden saat ini, Han Duck-soo, diharapkan akan mengumumkan tanggal pemilihan dalam waktu dekat. **

Presiden Korea Jatuh
Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, resmi dimakzulkan oleh Mahkamah Konstitusi pada tanggal 4 April 2025. Keputusan ini diambil dengan suara bulat 8-0, menandai pemecatan pertama seorang presiden yang sedang menjabat di Korea Selatan dalam delapan tahun terakhir. Pemakzulan ini berakar dari tindakan Yoon yang mengumumkan darurat militer pada bulan Desember 2024, yang dianggap sebagai pelanggaran konstitusi dan hak-hak rakyat.

Setelah pemakzulan, Yoon menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukungnya, mengungkapkan penyesalan karena tidak dapat memenuhi harapan mereka. Ia menyatakan bahwa melayani negara adalah kehormatan terbesar dalam hidupnya.

Keputusan pemakzulan ini juga memicu protes dari pendukung Yoon, sementara lawan-lawan politiknya merayakan keputusan tersebut sebagai langkah penting menuju pemulihan demokrasi di Korea Selatan.

Dengan pemecatan ini, Korea Selatan diharuskan untuk mengadakan pemilihan presiden baru dalam waktu 60 hari, dengan batas waktu jatuh pada 3 Juni 2025. Penjabat presiden saat ini, Han Duck-soo, diharapkan akan mengumumkan tanggal pemilihan dalam waktu dekat. **

Tags: 30 hariAl GreeDonald TrumpGoliatKongres
Previous Post

Siapkan Energi Listrik tak Terbatas, Cina Rancang Bangun PLTS di Ruang Angkasa

Next Post

Pengacara Minta Tes DNA Sperma Tersangka Pelaku Pembunuh Juwita Jurnalis Newsway.co.id

Next Post
Pengacara Minta Tes DNA Sperma Tersangka Pelaku Pembunuh Juwita Jurnalis Newsway.co.id

Pengacara Minta Tes DNA Sperma Tersangka Pelaku Pembunuh Juwita Jurnalis Newsway.co.id

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

  • Lulusan PT Harus Jadi Agen Perubahan dan Memiliki Intelektualitas

    Lulusan PT Harus Jadi Agen Perubahan dan Memiliki Intelektualitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Polisi Aniaya Sopir Truk di Jombang Berdamai di Mapolres, Propam Tetap Lanjutkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polemik Hukum Ijazah Jokowi, Prof Sofian Efendi: Tak Ada Bukti Kuat Ijazah Itu Ada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Jombang Serahkan Bantuan Rp. 700 Juta untuk Korban Erupsi Semeru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jika Penghuni Tak Bayar, Pemkab Jombang Akan Tutup Ruko Simpang Tiga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Logo Simple swarajombang

Redaksi
Pedoman Pemberitaan Media Siber
Kode Etik Jurnalistik

Kontak Kami

PT. Kredo Media Grup
Jl. Gubernur Suryo VII/ L-9, Jombang - 61418
Jawa Timur, Indonesia

Telp. 62-321-3086261
Fax. 62-321-3086261

[email protected]
[email protected]

No Result
View All Result
  • Home
  • Tren
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Kuliner
  • Kesehatan
  • Traveling
  • Figur
  • Kolom
  • Lainnya
    • LIFESTYLE
    • JULA-JULI NJOMBANGAN
    • MIMBAR RAKYAT
    • SENI & BUDAYA
    • HOBIES
    • GALERI

© 2021 SwaraJombang.com - Design by SwaraJombang StudioSJ.