Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Bukti Video Bertebaran, Diduga Pelaku Pengeroyokan Bambang Setyawan adalah Kelompok GRIB

badge-check


					Berdasarkan video yang bertebaran di medsos, diduga kuat pelaku penganiayaan di Pejompongan, Jakarta adalah kelompok GRIB pimpinan Herkules. Foto: ist Perbesar

Berdasarkan video yang bertebaran di medsos, diduga kuat pelaku penganiayaan di Pejompongan, Jakarta adalah kelompok GRIB pimpinan Herkules. Foto: ist

Penulis: Yusran Hakim  |   Editor: Priyo Suwarno
 JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM ––  Pihak Polda Metro Jaya saat ini sedang menyelidiki kasus pengeroyokan yang menewaskan Bambang Setyawan (59 tahun), seorang penjual cermin warga Pejompongan, Jakarta Pusat.
Peristiwa tragis ini terjadi di tengah kericuhan yang melibatkan organisasi kemasyarakatan (ormas) pada Kamis malam, 27 Agustus 2026.
Narasi dan tuduhan netizen di media sosial mengenai keterlibatan oknum ormas tertentu berkembang karena beberapa hal berikut:
  • Tuduhan Keterlibatan Ormas: Di berbagai platform media sosial, netizen ramai menuding oknum anggota ormas tertentu—salah satunya dikaitkan dengan atribut GRIB—sebagai pelaku kekerasan fisik pembawa bambu yang menyebabkan korban tewas. 
  • Kritik Terhadap Penghapusan Video: Situasi semakin memanas setelah netizen melayangkan kritik terbuka kepada Menkomdigi karena adan dugaan penarikan atau penurunan (take down) video rekaman kekerasan oras tersebut dari platform media sosial. 
  • Penyidikan Kepolisian: Polisi menegaskan kasus pengeroyokan ini tetap diusut secara hukum guna mencari aktor di balik tewasnya korban. Jenazah korban pun telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk divisum demi kepentingan penyelidikan. 
Pernyataan Herkules
Dalam kasus menghadapi aksi demo 27 Agustus 2026. Praaksi unjuk rasa, Ketua Umum GRIB, Herkules mengeluarkan pernyataan dirinya dan GRIB siap membantu aparat TNI dan Polri, bila terjadi kericuhan dalam aksi unjuk rasa anarkis.
Lalu muncul pernyayaan dari pengacara Herkules bahwa kliennya tidak terlibat dalam kasus kerusuhan di Pejompongan.
Disusul pernyaan tambahan dari Herkules sendiri bahwa dirinya tidak pernah mengeluarkan perintah ikut aksi unjuk rasa.
Di dunia medsos telah bermunculan video saat Herkules bersama anak buahnya berhenti di kawasan berhenti dan turun dari mobil, lalu menyerang menggunakan pentungan terhadap warga yang bergerombol di lokasi.
Bahkan sejumlah pria kekar membawa pentungan mengejar massa hinggan masuk ke gang gang rumah warga Pejompongan.
Setidaknya ada enak truk dibakat, truk itu ditumpangi massa dikawal oleh pasukan Brimob.
Data Korban
Kepala Bagian Penerangan Hukum (Kabid Penkum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi, memberikan rincian komposisi kelompok yang diamankan.
Dari keseluruhan orang yang diperiksa, 162 orang masuk kelompok usia dewasa berusia 18 hingga 40 tahun. Sementara itu, 160 orang lainnya berada pada rentang usia 12 hingga 19 tahun.
Angka ini menunjukkan tingginya keterlibatan kelompok usia muda dalam peristiwa tersebut.

Hingga saat ini, keseluruhan orang yang diamankan masih dalam tahap pemeriksaan dan belum ada satu pun yang dipulangkan.

Polisi menegaskan penahanan belum dicabut karena tim penyidik masih mendalami keterlibatan serta peran masing-masing individu berdasarkan fakta di lapangan dan alat bukti yang berhasil ditemukan.

“Hingga saat ini masih proses pemeriksaan dan belum ada yang dipulangkan. Untuk mengetahui keterlibatan dan peran masing-masing berdasarkan fakta dan alat bukti,” tegas Kombes Pol. Budhi.

Pemeriksaan berjalan berkelanjutan guna memilah siapa saja yang sekadar hadir, siapa yang terlibat aktif, hingga siapa yang memimpin dan menggerakkan massa.

Polisi belum merinci dugaan pelanggaran apa yang dikenakan maupun status hukum tiap-tiap orang saat ini — apakah saksi, tersangka, atau sekadar dibawa untuk keterangan.**
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KM Batumandi Terbakar di Selat Sunda, SAR Gabungan Berhasil Evekuasi 460 Penumpang dan Kru

21 Oktober 2026 - 17:07 WIB

2026 PAD Mencapai 77,69 %, Sholahuddin: Mengarah Jombang Mandiri Anggaran

21 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Aparat Polres Mojokerto Ringkus 21 Terduga Pelaku Pengeroyokan Massal di Jl. Umpu Nala

21 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Kadinkes Jombang Dr Hexawan: Kesembuhan TBC Menuju 90 %, Tingkat Fatality DB Berhasil Ditekan 0,003 %

21 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Sekitar 100 Siswa SD Cirebon Diduga Alami Keracunan MBG

21 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Perlu Langkah Konkret, Ancaman Karhutla hingga 2027

20 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Kunjungi Tiga Rumah Manik di Plumbon Gambang, Arumi Bachin Ajak Ibu ibu Jalan Kaki 1,5 Km di Terik Matahari

20 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Hari Purnomo: Jumlah UMK Jombang Naik Jadi 18.850 Unit, Koperasi Aktif 1.020 Unit

20 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Rakyat Kalteng Menyegel Kantor Gubernur, Agustiar Sabran Pamit Pergi dan Tidak Kembali

19 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Trending di Nasional