Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Gerombolan Preman Diduga Serang dan Aniaya Bambang Setyawan Penjual Cermin Pejompongan

badge-check


					Gubenur DKI, Pramono Anung melayat di rumah duka Bambang Setyawan, penjual cermin yang tewas di Pejompongan, Kamis malam, 27 Agustus, saat terjadi kericuhan aksi demo. Foto: ist
Perbesar

Gubenur DKI, Pramono Anung melayat di rumah duka Bambang Setyawan, penjual cermin yang tewas di Pejompongan, Kamis malam, 27 Agustus, saat terjadi kericuhan aksi demo. Foto: ist

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

 JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM— Aksi unjuk rasa dan kericuhan yang terjadi di sekitar Gedung DPR/MPR RI serta kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada 27 – 28 Agustus 2026 memakan satu korban jiwa dan beberapa korban luka-luka.

Korban Jiwa

Korban meninggal dunia dalam konfisi menyedihkan. identitas bernama Bambang Setiawan (59 tahun).

Ia seorang warga yang kesehariannya bekerja sebagai pedagang cermin di Jalan Pejompongan Raya.

Korban tewas akibat diduga dikeroyok oleh orang tak dikenal yang secara tetabg terangan masuk ke gang gang di pemukiman wara Pejompongan

Peristiwa kericuhan ini pecah pasca-demo meluas ke kawasan permukiman warga pada Kamis malam, 27 Agustus 2026.

Jenazah sempat dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati dan dimakamkan di TPU Kemanggisan.

Selain korban jiwa, ada seorang pemuda bernaman Faturrohman (18 tahun). Seorang pelajar warga Pejompongan yang mengalami luka-luka dan babak belur akibat turut menjadi korban pengeroyokan dalam insiden yang sama.

Demonstran dan Warga

Sejumlah peserta aksi dan warga mengalami luka ringan hingga sedang (seperti kepala bocor serta sesak napas akibat paparan gas air mata) saat aparat membubarkan paksa massa yang bertahan hingga malam hari.

Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budhi Herwanto, dalam keterangan kepada publik, menyatakn brla sungkawa tewasnya warga dalam kerusuhsn itu.

Ia belum memberikan keterangan rinci kasus tewasnya Bambang, penjual cermin yang naas itu.

Penangkapan Massa

Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 322 orang yang diduga terlibat dalam kerusuhan di sekitar Gedung DPR, yang terdiri dari kelompok dewasa dan pemuda dan remaja.

Kericuhan yang terjadi selama demo pada 27 Agustus di sekitar Gedung DPR RI dan kawasan Pejompongan menyebabkan satu warga, Bambang Setiyawan, meninggal dunia.**



Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KM Batumandi Terbakar di Selat Sunda, SAR Gabungan Berhasil Evekuasi 460 Penumpang dan Kru

21 Oktober 2026 - 17:07 WIB

2026 PAD Mencapai 77,69 %, Sholahuddin: Mengarah Jombang Mandiri Anggaran

21 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Aparat Polres Mojokerto Ringkus 21 Terduga Pelaku Pengeroyokan Massal di Jl. Umpu Nala

21 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Kadinkes Jombang Dr Hexawan: Kesembuhan TBC Menuju 90 %, Tingkat Fatality DB Berhasil Ditekan 0,003 %

21 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Sekitar 100 Siswa SD Cirebon Diduga Alami Keracunan MBG

21 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Perlu Langkah Konkret, Ancaman Karhutla hingga 2027

20 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Kunjungi Tiga Rumah Manik di Plumbon Gambang, Arumi Bachin Ajak Ibu ibu Jalan Kaki 1,5 Km di Terik Matahari

20 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Hari Purnomo: Jumlah UMK Jombang Naik Jadi 18.850 Unit, Koperasi Aktif 1.020 Unit

20 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Rakyat Kalteng Menyegel Kantor Gubernur, Agustiar Sabran Pamit Pergi dan Tidak Kembali

19 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Trending di Nasional