Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
SIDOARJO, SWARAJOMBANG.COM– Warga menemukan jasad seorang wanita di bawah flyover Aloha, desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo pada Minggu sore, 24 Mei 2026.
Korban sudah tidak bernyawa dalam keadaan tergeletak di pinggir rel kereta api, tepat berada di bawah struktur jembatan layang atau Flyover Aloha.
Temuan ini pertama kali diketahui oleh warga yang kebetulan melintas di lokasi sekitar pukul 15.30 WIB, yang kemudian langsung melaporkannya ke petugas kepolisian setempat.
Berdasarkan keterangan resmi dari Polresta Sidoarjo, korban yang kemudian diidentifikasi berinisial LS (27 tahun), warga asal Jalan Kusuma Bangsa,
Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya. Saat ditemukan, jenazah korban mengenakan kaos berwarna abu-abu, celana pendek, dan sandal jepit. Berdasarkan pengamatan awal di tempat kejadian perkara (TKP).
Atidak terlihat adanya tanda-tanda kekerasan fisik yang mencolok atau luka terbuka di bagian luar tubuh korban. Namun, pihak kepolisian belum memastikan penyebab pasti kematian dan masih membuka kemungkinan berbagai hal, mulai dari sakit mendadak, kecelakaan, hingga dugaan tindak kriminal.
Kapolsek Gedangan yang didampingi Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Siko Sesaria Putra Suma, segera memimpin tim untuk melakukan pengolahan TKP dan memastikan keamanan lokasi.
Petugas kepolisian melakukan pencarian jejak serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah warga yang tinggal berdekatan atau yang melintas di sekitar Flyover Aloha sebelum jenazah ditemukan.
“Korban ditemukan tergeletak di sisi rel kereta api, di bawah jembatan layang. Secara fisik luar belum terlihat ada luka serius, namun untuk memastikan penyebab kematian dan apakah ada unsur lain, kita harus menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut,” ungkap AKP Siko di lokasi kejadian.
Setelah proses olah TKP selesai dilakukan, jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Pusdik Porong guna menjalani pemeriksaan visum et repertoir atau pemeriksaan medis mendalam.
Hasil dari pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi acuan utama bagi penyidik untuk menarik kesimpulan penyebab kematian dan menentukan arah penyelidikan selanjutnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini, termasuk menelusuri riwayat kesehatan korban serta pergerakan korban sebelum ditemukan meninggal dunia di lokasi tersebut.
Polisi juga meminta bantuan masyarakat yang mengetahui peristiwa atau melihat hal-hal mencurigakan di sekitar lokasi pada waktu kejadian untuk segera melapor guna mempercepat proses pengungkapan kasus ini. **











