Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Priyo Suwarno
PASURUAN, SWARAJOMBANG.COM — Suasana pembagian MBG di SDN 1 Kalipang, Grati, Pasuruan berubah menjadi riuh anak anak buyar, Senin pagi sekitar pujul 7.45 wib, 11 Mei 2026.
Karena perhatian mereka beralih pada peristiwa seorang Babinsa sedang menangkap maling motor milik walimurid.
Pelaku berhasil ditangkap, berkat kesigapan Serda Johan Prayitno, Babinsa Koramil 05 Grati.
Ia melihat ada tiga orang komplotan nekat beroperasi persis di depan sekolah itu.
Berkat kesiapsiagaanya, Babin berhasil meringkus satu pelaku lengkap dengan barang bukti berbahaya: bondet (bom ikan) dan celurit, saat suasana padat orang tua murid mengantar anak dan pembagian program MBG berlangsung.
Identitas Tersangka
Setelah diperiksa, ternyata pelaku bernama Hamim bin Miskan,
53 tahun, dikonfirmasi polisi masuk golongan lansia, penampilan fisik terlihat lebih tua dari usia sebenarnya.
Hamim warga dusun Krajan RT 02 RW 04, Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Ia mengaku tidak memiliki pekerjaan tetap, meskipun sebelumnya buruh tani.
Ciri khusus: Memakai sarung cokelat, baju koko lusuh, berambut putih memutih, berjalan agak bungkuk — persis kesaksian saksi & petugas
Saat dilakukan penggeledahan, ia membawa barang bukti sebilah celurit tajam, 2 butir bondet (bom ikan) aktif lengkap sumbu, 3 kunci pencuri, dan sejumlah uang tunai.
Serda Johan: “Saya kaget, yang berani begal bawa bom ternyata lansia. Kalau meledak, korban bisa puluhan anak. Untung cepat saya kendalikan.”
“Ngeri sekali, dia bawa bom ikan aktif. Kalau meledak, nyawa anak-anak dan warga bisa melayang. Syukur cepat diredam,” kata dia menambahkan.
Kapolsek Grati AKP Supriyanto menambahkan, “Hamim akui ikut komplotan sejak 2 bulan lalu, jadi ‘pengalih perhatian’ karena warga tak curiga pada orang tua. Kami buru dua rekannya, selidiki asal-usul bondetnya”
Kronologi
- Pukul 07.15–07.45 WIB → Komplotan 3 pria datang, mengincar motor milik wali murid yang terparkir di halaman sekolah
- 07.50 WIB → Pelaku merusak kunci kontak, ketahuan pemilik dan warga, langsung teriak minta tolong
- 07.52 WIB → Serda Johan yang sedang bertugas pengamanan & kawal MBG segera lari ke lokasi, melihat guru sedang bergumul lawan pelaku
- 07.55 WIB → Pelaku melawan keras, cabut celurit; Johan berhasil melumpuhkan lengannya, sarung pelaku tersangkut bikin tak bisa kabur kejar dua temannya yang lari ke utara
- 08.00 WIB → Di tas pelaku ditemukan 1 buah celurit tajam, 2 butir bondet aktif lengkap sumbu, dan kunci pencuri
- 08.10 WIB → Pelaku berinisial K (53), warga Desa Plososari, Grati diamankan ke Polsek Grati, massa ditenangkan agar tak main hakim sendiri
Data Begal
Sepanjang April–awal Mei 2026: Tercatat 47 kasus begal/curanmor bersenjata, naik 32% dibanding bulan sebelumnya; 60% pakai celurit, 15% mulai bawa bondet.
– 2 Mei: Begal bacok 2 mahasiswi di Bukit Premium Tutur, motor dirampas; 2 pelaku ditangkap, 1 ditembak kaki
– 9 Mei: Pelajar di Kraton dibacok celurit lengan kanan, HP dirampas dini hari
– Minggu-minggu lalu: Aksi serupa terjadi di Prigen, Pandaan, Rejoso — pelaku makin nekat beraksi siang hari, sasaran padat orang/sekolah. **











