Menu

Mode Gelap

Headline

Keracunan Menu MBG Timpa 197 Siswa SD-SMP Tembok Dukuh Surabaya, Baru Pertama Dapat Sajian Daging

badge-check


					Bocah bocah ini adalah korvan menu MBG dari 12 sekolah siswa SD- SMP Tembok Dukuh, Surabaya yang mendapat perawatan. Foto: ist Perbesar

Bocah bocah ini adalah korvan menu MBG dari 12 sekolah siswa SD- SMP Tembok Dukuh, Surabaya yang mendapat perawatan. Foto: ist

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

SURABAYA, SWARAJOMBANG.COM— Masih terus terjadi secara merata kasus kasus keracunan menu MBG. Senin, 11 Mei 2016, di kawasan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Surabaya.

Ratusan siswa dari 12 sekolah di wilayah itu jatuh sakit serentak setelah mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kejadian ini jadi sorotan karena untuk pertama kalinya lauk yang disajikan berupa daging sapi, padahal sebelumnya hanya sayur, telur, atau tempe.

Tak lama setelah makan, siswa mulai mengeluh mual, muntah, pusing, lemas, hingga perut melilit, dan langsung dilarikan ke Puskesmas Tembok Dukuh serta RSIA IBI Dupak.

Berdasarkan data resmi dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan Puskesmas setempat, total korban tercatat 197 orang, dengan rincian jelas per jenjang pendidikan:

  • TK: 27 orang (TK Aletheia, TK Ubaid)
  •  SD: 124 orang (SDN Tembok Dukuh 1, 3, 4;
  • SD Aletheia; SD Pancasila; SD Ubaid 1; SD Demak Jaya; SD Muhammadiyah) — jumlah terbanyak, SDN Tembok Dukuh 3 tercatat 29 siswa
  • SMP: 49 orang (SMP Aletheia, SMP Islam Tembok Dukuh, SMP Ubaid)

Kepala Puskesmas drg. Tyas Pranadani menjelaskan, gejala yang muncul seragam dan kuat dugaan ada masalah pada bahan daging yang baru pertama kali dipakai itu.

“Biasanya menunya sederhana, hari ini baru pertama ada daging. Guru dan siswa bilang rasanya agak berbeda. Hampir semua yang makan daging itu yang sakit. Kami curiga daging kurang segar atau proses pengolahan kurang higienis,” ujarnya.

Kondisi korban mayoritas ringan dan sudah diperbolehkan pulang setelah penanganan awal. Hanya 3 siswa yang harus dirawat inap dan 5 lainnya masih dalam observasi medis, kondisi kian membaik dan tak ada ancaman nyawa.

Tim laboratorium Dinas Kesehatan sudah mengambil sampel sisa makanan, potongan daging, dan bahan baku lainnya untuk uji laboratorium guna memastikan penyebab pasti.

Kepala Dinkes Surabaya menyampaikan permohonan maaf mendalam ke seluruh orang tua, dan menegaskan akan telusuri siapa yang bertanggung jawab.

Penyedia jasa pengolahan makanan juga sudah meminta maaf, mengaku baru pertama kali menangani menu daging dan berjanji perbaiki prosedur.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi  langsung memerintahkan penghentian sementara pasokan dari dapur tersebut.

“Program ini tujuannya baik untuk gizi anak, tapi malah bikin sakit. Kami pastikan ini jadi pelajaran, aturan diperketat, dan kejadian serupa tak terulang lagi,” tegasnya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polresta Sidoarjo Diancam Didemo Lantara Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur

9 Juni 2026 - 19:16 WIB

Polisi Bogor Ringkus Tersangka Pembuang Jasad Anggi Auliya di Tol Simpang Yasmin

24 Mei 2026 - 14:53 WIB

Kapolresta Bogir, Kombes Rio Wahyu Anggoro, Kapolresta Bogor, memberi keterangan kepada pers atas penangkapan seoran tersangka pembuang jasad perempuan Anggi Auliya Arsyad, Minggu, 24 Mei 2026. Foto: instgaram@polresta_bogor

Dua Staf Meninggal Dunia, Mobil Anggota DPR RI Seruduk Dump Truck di Tol Paspro

24 Mei 2026 - 13:19 WIB

Tercatat 12 Aksi Teror Pocong di Jawa: Berisi Iseng Konten Kreator dan Hoaks

24 Mei 2026 - 12:36 WIB

Polisi Bekasi Melepas Pelaku Teror Pocong, Dua Pelaku Dibebaskan karena Cuma Iseng

23 Mei 2026 - 16:54 WIB

Skandal Mempelai Wanita Hilang di Pati, Polisi Temukan Nayla Bersama Davin Pacarnya di Penginapan

23 Mei 2026 - 12:20 WIB

Polisi Pati telah menemukan Nayla dan Davin Febriansyah (18 th), warga Desa Purwosari, Tlogowungu. Mereka dijemput untuk dipertemukan dengan keluarga, Sabtu 23 Mei 2026. Foto: instagram@fakta_harini

Terobosan Baru Presiden Prabowo: BUMN Kendalikan Harga Ekspor Sawit, Mineral dan Batubara

23 Mei 2026 - 10:11 WIB

Diduga UFO Melayang Layang di Atas Kawasan Jembatan Suramadu

23 Mei 2026 - 09:38 WIB

Modus Setoran Fiktif, Suami Istri di Nganjuk Bobol Bank BPD Jatim Hingga Rp1,9 Miliar

22 Mei 2026 - 18:53 WIB

Trending di Headline