Menu

Mode Gelap

Ekonomi

Ujicoba B50 untuk Diesel Lokomotif KAI Lempuyangan – Yogyakarta, Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun/ Tahun

badge-check


					Ujicoba B50 untuk Diesel Lokomotif KAI Lempuyangan – Yogyakarta, Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun/ Tahun Perbesar

Penukis: Sri Muryanto  | Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJONBANG.COM— Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meluncurkan uji coba biodiesel B50 pada kereta api di Pengawas Urusan Kereta (PUK) Lempuyangan, Yogyakarta, Senin, 27 April 2027.

Langkah ini menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di dunia yang menguji campuran biodiesel 50 persen pada sektor perkeretaapian, menjelang implementasi mandatori nasional 1 Juli 2026.

Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Alistiani Dewi, menjelaskan uji coba difokuskan di dua titik utama: genset kereta rute Lempuyangan–Jakarta selama 2.400 jam operasi, dan lokomotif rute Surabaya–Jakarta selama enam bulan hingga Oktober 2026.

“Kami uji di kondisi nyata untuk lihat performa mesin saat beban tinggi,” kata Eniya.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendukung penuh melalui uji coba pada kereta Bogowonto. Direktur Pengelola Sarana Prasarana KAI, Heru Kuswanto, berkolaborasi dengan ESDM dan Lemigas untuk evaluasi lokomotif dan genset. Pengujian ini melanjutkan sukses B40 sejak 2025.

Program B50 diproyeksikan hemat subsidi hingga Rp48 triliun/ tahun, tekan impor BBM 4 juta KL, serta hemat devisa Rp157,28 triliun, kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Sementara itu, uji coba multisektor (otomotif, alat berat, laut, listrik) juga digeber, dengan KAI sebagai penutup pada Oktober meski start serentak Juli.

Eniya menegaskan: “Semua sektor langsung B50, infrastruktur tidak boleh tertinggal.” KAI optimis transisi ini tingkatkan ketahanan energi nasional,”,Kata dia.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemerintah Siapkan Rp3,8 T, untuk Warga Usia 17 Tahun Berupa Rekening Rp50 Ribu

23 September 2026 - 20:11 WIB

Pasokan Gas Terbatas PHK Massal Bayangi Industri Keramik Jatim

22 September 2026 - 20:40 WIB

Beras Fortifikasi Menyumbang Kenaikan Harga

21 September 2026 - 19:06 WIB

Kuwalahan Permintaan, FIlipina Stop Ekspor Ubi Ungu, Peluang Emas Indonesia

20 September 2026 - 18:32 WIB

Harga Emas Jadi Rp2,623 Juta Per Gram, Naik Rp25.000

18 September 2026 - 20:31 WIB

PPn Dipastikan 11 Persen, Tidak Naik

18 September 2026 - 20:11 WIB

Pajak Market Place Mulai 1 November 2026

17 September 2026 - 16:30 WIB

Daftar Harga BBM Terbaru 13 September 2026, Pertamax Turbo hingga Dexlite Naik

13 September 2026 - 19:24 WIB

Seminggu Harga Emas Melemah Rp33 Ribu/Gram

13 September 2026 - 19:13 WIB

Trending di Ekonomi