“Gempa dirasakan Magnitudo: 3,8 pada Kamis, 23 April 2026 04:34:44 WIB”, tulis BMKG pada keterangan rilisnya.

Gempa terjadi pada koordinat pada 8.21 LS (Lintang Selatan) dan 115.02 BT (Bujur Timur).

Untuk wilayah Timor pada hari yang sama, BMKG juga mencatat gempa M 3,8 di laut 24 km timur Larantuka pada pukul 11:48:21 WITA, sementara gempa besar terdekat sebelumnya adalah M 6,0 di kawasan Timor pada 21 April 2026

Gempa dirasakan dengan skala MMI pada wilayah Kabupaten Buleleng dan Kabupateb Tabanan dengan skala III dan III.

Salah satu skala MMI yang dirasakan adalah III yang artinya gempa dirasakan oleh beberapa orang, tetapi tidak menyebabkan kerusakan atau kecelakaan. Benda-benda ringan yang digantung bergoyang dan jendela kaca bergetar

Belum ada laporan ada korban dan keruksan akibat gempa tersebut.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat dalam sepekan terakhir di wilayah Indonesia terjadi aktivitas gempa signifikan dan dirasakan masyarakat sebanyak 20 kali dalam berbagai variasi magnitudo dan kedalaman.**