Menu

Mode Gelap

Headline

KPJ Sabah Specialist Hospital Makin Berkibar, Jadi Pilihan Pasien Indonesia 

badge-check


					KPJ Sabah Specialist Hospital di Kota Kinabalu, Malaysia kini makin berkibar dan banyak menjadi pilihan pasien dari Indonesia (Foto: Dok. KPJ Sabah) Perbesar

KPJ Sabah Specialist Hospital di Kota Kinabalu, Malaysia kini makin berkibar dan banyak menjadi pilihan pasien dari Indonesia (Foto: Dok. KPJ Sabah)

Penulis: Mayang Kresnaya Mahardhika | Editor: Priyo Suwarno

KOTA KINABALU, SWARAJOMBANG.COM KPJ Sabah Specialist Hospital adalah rumah sakit swasta terkemuka yang mulai beroperasi pada tahun 2014 di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia, dan berada di bawah jaringan KPJ Healthcare Berhad, salah satu grup rumah sakit swasta terbesar dan terpercaya di Malaysia.

KPJ Sabah menjadi pilihan banyak pasien Indonesia, khususnya dari Manado, Kalimantan, Jakarta, Surabaya, dan sekitarnya, karena lokasinya strategis dengan akses penerbangan yang mudah dari berbagai kota di Indonesia. Selain Indonesia, sebagian besar pasien datang dari Brunei, China, Philippina, dan Singapore.

Selain itu, rumah sakit ini menyediakan pelayanan yang nyaman melalui tim International Patient Centre yang siap membantu urusan janji temu dokter, penjemputan bandara, pengaturan hotel, bantuan penerjemah, serta percepatan jadwal konsultasi dan perawatan.

KPJ Sabah memiliki lebih 90 dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian seperti jantung & pembuluh darah, kanker / onkologi, bedah saraf, ortopedi & tulang belakang, urologi, fertility & kandungan, kesehatan anak, bedah plastik & estetik, serta Executive Health Screening.

KPJ Sabah sudah menggunakan Teknologi Medis Modern seperti Cath Lab untuk jantung (Full team of Cardiac Care), Interventional Cardiologist & Cardiothoracic Surgeon, MRI / CT Scan canggih (640 slice), Radiotherapy untuk kanker, Minimally Invasive Surgery, Endoscopic Spine Surgery, Robotic Knee Replacement, dan Full Health Screening Centre.

Ada sejumlah spesialis andalan KPJ Sabah yakni Cardiac team (Dr Rowland Chin, Dr. Chong Wei Loong & Dr Terence Chin), Spesialis Kanker (Dr Daren Teoh, Dr Sucharit), Spesialis Saraf dan Otak (Dr. Ananda Arumugam), Spesialis Kecantikan dan Bedah Plastik (Profesor Madya Dr. Sophia Heng), Spesialis Tulang (Dr. Mohd Jazlan bin Dato’ Mohd Adnan), Spesialis Kanker Wanita (Dr Mary J Makanjang), Spesialis Pencernaan dan Hati (Dr Lu Chee Men), Spesialis Buah Pinggang / Ginjal (Dr Kenneth Wu), Spesialis Kanak Kanak (Dr. Jeremy Lee), dan Spesialis Telinga (Dr. Elsie Jane).

Perawatan Holistik

Nor Aidil Ikram Muhamad, CEO KPJ Specialist Hospital Sabah mengatakan komitmennya untuk perawatan yang berpusat pada pasien yang didukung oleh teknologi canggih dan tim spesialis yang kuat.

“Layanan utama kami meliputi kardiologi komprehensif, pusat kanker kami, layanan estetika, dan banyak spesialisasi lainnya. Kami bangga terdaftar di antara Rumah Sakit Terbaik Dunia 2026, dan diakui sebagai rumah sakit wisata medis pilihan oleh MHTC,” tutur Aidil.

Aidil menambahkan, Pusat Kanker KPJ Sabah tetap menjadi kekuatan utama, memberikan perawatan holistik mulai dari deteksi dini hingga perawatan dan tindak lanjut. KPJ Sabah menawarkan keunggulan unik untuk wisata medis, menggabungkan perawatan kesehatan berkualitas dengan lingkungan yang tenang dan keramahan yang hangat.

“Untuk mendukung hal ini, kami menyediakan layanan antar-jemput bandara gratis, tersedia setiap hari dengan pengaturan sebelumnya,” jelas Aidil.

Banyak pasien kanker dari Indonesia yang memilih KPJ Sabah untuk berobat. Tampak radiotherapy cancer centre yang menjadi andalan KPJ Sabah. (Foto: Dok. KPJ Sabah)

Dr. Kenny Yeap Kim Pey, CEO KPJ Malaysia Timur mengatakan, Sabah memiliki potensi yang sangat besar sebagai pusat wisata kesehatan. Di luar keindahan alam dan kekayaan budayanya, Sabah menawarkan sesuatu yang lebih bermakna: layanan kesehatan yang terpercaya, mudah diakses, dan berkualitas.

“Di KPJ Sabah Specialist Hospital, kami terus meningkatkan kemampuan kami, berinvestasi dalam keahlian medis, dan meningkatkan pengalaman pasien untuk memastikan setiap perjalanan pasien berjalan lancar, aman, dan meyakinkan” kara dr. Kenny.

Di depan sejumlah agen dan mitra bisnis pada pertemuan pekan lalu, dr. Kenny menyampaikan apresiasi yang tulus kepada Dewan Pariwisata Sabah dan Grandis Hotel atas dukungan dan kolaborasi mereka yang berkelanjutan.

“Kemitraan ini merupakan bukti dari apa yang dapat kita capai ketika pariwisata dan perawatan kesehatan bersatu dengan tujuan Bersama,” tuturnya.

Wisata Kesehatan

CEO Dewan Pariwisata Sabah, Bapak Julinus Jeffery Jimit mengatakan, Sabah Tourism Board semakin fokus pada pemosisian Sabah sebagai destinasi yang tidak hanya melayani wisatawan rekreasi, tetapi juga mereka yang mencari pengalaman kesehatan dan medis.

“Kami percaya Sabah menghadirkan kombinasi unik, di mana lingkungan alam mendukung istirahat dan pemulihan, dilengkapi dengan fasilitas medis yang mapan seperti Rumah Sakit Spesialis KPJ Sabah,” tutur Julinus.

Menurutnya, dari pengamatan dan keterlibatan dengan pemangku kepentingan terkait, Julinus memahami bahwa bidang-bidang seperti kardiologi, ortopedi, oftalmologi, perawatan kesuburan, dan pemeriksaan kesehatan termasuk di antara bidang-bidang yang permintaannya terus meningkat. Karenanya, ia menyadari bahwa perjalanan medis seringkali melibatkan masa tinggal yang lebih lama dan anggota keluarga yang menyertainya, dan lingkungan Sabah yang santai memungkinkan perawatan dan rekreasi berlangsung secara seimbang.

“Di Dewan Pariwisata Sabah, kami sangat mendukung inisiatif yang selaras dengan misi kami untuk mendiversifikasi produk pariwisata dan meningkatkan posisi global Sabah. Pariwisata kesehatan adalah salah satu bidang strategis dengan potensi pertumbuhan yang kuat, dan kemitraan seperti ini sangat penting dalam mendorong momentum tersebut,” tutur Julinus.

Mitra bisnis KPJ Sabah di Jakarta, Khristina Kencana mengatakan, KPJ Sabah memang merupakan tempat yang tepat untuk perawatan kesehatan sekaligus berwisata.

“KPJ Sabah memiliki pusat kanker dan estetika bedah plastik yang hebat dan tak kalah dengan Thailand atau Korea,” kata Khristina.

Ditambahkan, untuk informasi dan konsultasi gratis bagi pasien Indonesia, bisa kontak di saluran WhatsApp: +62 812 8962 2999. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rudy Mas’ud tak Punya Nyali Temui Massa Aksi Unjuk Rasa AMP Kaltim

22 April 2026 - 09:02 WIB

Kontribusi 2025 Hanya 25,6 %, Dewan Rekomendasi Bupati agar Naikkan PAD Jombang

21 April 2026 - 20:53 WIB

Polres Jombang Ungkap Temuan Jasad di Megaluh, Korban Pembunuhan di Purwoasri Kediri

21 April 2026 - 17:01 WIB

Kebakaran Timpa Gedung Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Penyebabnya Masih Misterius

21 April 2026 - 14:35 WIB

Aksi Massa APM Kepung Gedung DPRD Kaltim, Paksa Dewan Ajukan Hak Angket terhadap Gubernur Rudi Mas’ud

21 April 2026 - 13:27 WIB

Jepang Tenang Hadapi Tsunami 3 Meter, Efek Gempat Magnetudo 7.4

21 April 2026 - 12:26 WIB

Nyeri dan Mata Kanan Kabur Setelah Ditato

20 April 2026 - 21:16 WIB

Kejati Jabar Menahan Oknum Jaksa Kejati Banten, Ivan Rinaldi Terlibat Penjualan Bukti Aset KSP Pandawa

20 April 2026 - 14:38 WIB

Kasus Hukum Jalan Terus, Inge Marita Duduk Simpuh Mohon Maaf kepada Lutviana

20 April 2026 - 12:57 WIB

Trending di Headline