Menu ✖

Mode Gelap

Headline

Aksi Massa APM Kepung Gedung DPRD Kaltim, Paksa Dewan Ajukan Hak Angket terhadap Gubernur Rudi Mas’ud

badge-check


					Sekitar 4.075 orang tergabung dalam Aliansi Pejuang Masyrakat Katim, melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kaltim, Selasa 21 April 2026. Foto: Instagram@selasar.co Perbesar

Sekitar 4.075 orang tergabung dalam Aliansi Pejuang Masyrakat Katim, melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kaltim, Selasa 21 April 2026. Foto: Instagram@selasar.co

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

SAMARINDA, SWARAJOMBAN.COM – Ribuan massa mengepung Gedung DPRD Kaltim di Karang Paci, Samarinda, Selasa (21/4/2026), untuk memaksa wakil rakyat menyikapi 11 tuntutan yang mereka bawa.

Termasuk desakan penggunaan hak angket dan penolakan kebijakan anggaran yang dinilai tak pro-rakyat.

Aksi dipusatkan di depan gedung dewan itu disebut melibatkan sekitar 4.075 peserta dan berpotensi bertambah hingga lebih dari 5.000 orang.

Massa aiansi Perjuangan Masyarakat Kaltim menggelar aksi besar di Gedung DPRD Kaltim, Karang Paci, Samarinda, Selasa (21/4/2026).

Sejak pagi, massa mulai memadati kawasan gedung dewan untuk menyuarakan protes terhadap berbagai kebijakan Pemprov Kaltim yang dianggap tidak berpihak kepada kepentingan rakyat.

Aksi ini merupakan puncak dari rangkaian konsolidasi yang sebelumnya telah diumumkan oleh aliansi.

Massa datang dengan membawa 11 tuntutan, sementara aparat keamanan telah lebih dulu disiagakan untuk mengawal jalannya unjuk rasa agar tetap tertib.

Di lapangan, jenderal lapangan aksi, Kamarul Azwan, menyampaikan bahwa massa ingin DPRD Kaltim mengambil sikap tegas.

Ia menegaskan bahwa para demonstran menuntut adanya kesepakatan nyata dari anggota dewan sebelum massa bergeser ke titik aksi berikutnya.

“Kami meminta kesepakatan para anggota dewan agar mengeluarkan hak istimewa mereka. Setelah target di DPRD tercapai, baru kami bergeser ke Kantor Gubernur,” ujar Kamarul Azwan.

Sejumlah anggota DPRD Kaltim kemudian disebut menemui massa aksi. Dari laporan yang beredar, salah satu pimpinan dewan yang tampak hadir adalah Ekti Imanuel, sementara pimpinan DPRD juga menyatakan siap menerima aspirasi masyarakat.

Belasan anggota dewan dari tujuh fraksi muncul dan duduk di jalanan, tidak tampak Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, kakak kandung guberbur Kaltim, Rudi Mas’ud.

Massa aksi menyoroti isu-isu besar di daerah, mulai dari dugaan praktik KKN, kebijakan anggaran, hingga penggunaan hak pengawasan DPRD terhadap Pemprov Kaltim.

Dalam berbagai laporan, peserta aksi diperkirakan mencapai ribuan orang dan tersebar dari sejumlah elemen masyarakat serta organisasi.

11 Tuntutan
1. Audit kebijakan anggaran Pemprov Kaltim.
2. Tolak pengadaan mobil dinas Rp8,5 miliar.
3. Tolak rencana renovasi rumah jabatan senilai Rp25 miliar.
4. Evaluasi menyeluruh kebijakan anggaran daerah.
5. Hentikan praktik KKN.
6. Desak DPRD Kaltim menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal.
7. Tolak kebijakan yang dinilai tidak mendesak dan tidak pro-rakyat.
8. Hentikan praktik nepotisme di pemerintahan daerah.
9. Desak DPRD mengawasi kebijakan gubernur dan wakil gubernur.
10. Wujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
11. Respons nyata terhadap aspirasi rakyat Kaltim. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

2026 PAD Mencapai 77,69 %, Sholahuddin: Mengarah Jombang Mandiri Anggaran

21 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Aparat Polres Mojokerto Ringkus 21 Terduga Pelaku Pengeroyokan Massal di Jl. Umpu Nala

21 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Kadinkes Jombang Dr Hexawan: Kesembuhan TBC Menuju 90 %, Tingkat Fatality DB Berhasil Ditekan 0,003 %

21 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Sekitar 100 Siswa SD Cirebon Diduga Alami Keracunan MBG

21 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Perlu Langkah Konkret, Ancaman Karhutla hingga 2027

20 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Kunjungi Tiga Rumah Manik di Plumbon Gambang, Arumi Bachin Ajak Ibu ibu Jalan Kaki 1,5 Km di Terik Matahari

20 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Hari Purnomo: Jumlah UMK Jombang Naik Jadi 18.850 Unit, Koperasi Aktif 1.020 Unit

20 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Rakyat Kalteng Menyegel Kantor Gubernur, Agustiar Sabran Pamit Pergi dan Tidak Kembali

19 Oktober 2026 - 21:45 WIB

20 Hari Sebelumnya Karhutla Gambut Bisa Diprediksi

19 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Trending di Nasional