Menu

Mode Gelap

Headline

1.939 Jiwa Warga Solo Terdampak Banjir Luapan Kali Jenes, BMKG Masih Bisa Turun Hujan Lagi

badge-check


					Hampir 2000 jiwa di 11 keluarahan wilayah Solo terlanda banjir luapan sungai Jenes, Selas-Rabu 14-15 April 2026. Foto: dok/warha Perbesar

Hampir 2000 jiwa di 11 keluarahan wilayah Solo terlanda banjir luapan sungai Jenes, Selas-Rabu 14-15 April 2026. Foto: dok/warha

Penulis : Sri Muryanto | Redaktur: Priyo Suwarno

SOLO, SWARAJOMBANG.COM – Banjir akibat hujan lebat sejak Selasa malam-Rau, 14-15 April 2026 merendam 1.939 KK di Solo Raya, terutama Sukoharjo dan Solo barat, dengan Wali Kota Respati Ardi langsung turun membantu warga dini hari ini.

Luapan Kali Jenes dan kiriman udara dari Boyolali genangi organisasi hingga 80-120 cm, terparah di Grogol dan Madegondo, Sukoharjo. Di Kota Solo, 1.081 keluarga atau 715 KK dari 11 kelurahan terdampak, khususnya Kecamatan Laweyan. Sebanyak 109-218 warga mengungsi, meski belum ada korban jiwa. Puluhan rumah terendam hingga dada orang dewasa.

Cuaca Dinamis BMKG
Koordinator Bidang Observasi Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Giyarto, tekankan kesalahpahaman masyarakat soal kemarau.

“Karakter geografis Solo Raya bikin pola cuaca dinamis, hujan masih mungkin meski kalender kemarau,” katanya.

Situasi ini berbeda dengan wilayah Jawa Tengah lain yang sudah kering sejak pertengahan April, berpotensi mengecoh warga.

Respati Ardi tinjau lokasi pukul 00.30 WIB di Laweyan. “Kami terpenuhi kebutuhannya, termasuk makanan untuk evakuasi dan obat-obatan untuk warga berkebutuhan khusus,” ujarnya.

BPBD, Basarnas, Relawan, PUPR, dan BBWS koordinasi serta pompa air, meski debit Bengawan Solo sempat siaga merah.

Dapur umum berdiri di Joyotakan (Pasar Kliwon) dan Tipes (Serengan) oleh Dinas Sosial serta PMI, salurkan beras, sembako, dan makanan siap saji.

Update Pagi Ini
Pagi 16 April 2026, banjir mulai surut di Joyosuran (Pasar Kliwon), Kedung Lumbu, Tipes (Serengan), Jebres, dan Mojosudan (Jebres).

Di Sukoharjo, 258 rumah mulai kering. Pengungsian turun, warga bersihkan rumah. BPBD Solo dan Jateng berjanji memperbarui data hari ini, sambil tetap mengimbau waspada banjir susulan karena debit sungai masih berpotensi naik.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

100 Tahun Pondok Gontor, KH Abdullah Sahal: Bapak Presiden, Kami Tetap Memilih Pendidikan!

20 September 2026 - 23:48 WIB

AI Menghabiskan Miliaran Air dan Listrisk Setara Jepang

20 September 2026 - 17:56 WIB

Rudal Houthi Serang Riyadh, Rudal Sasar Bandara King Khaled dan Meledak di Fasilitas Aramco

20 September 2026 - 09:09 WIB

Penelisik Akar Terorisme (58): Pemberontak Chang Hsien-chung Hingga Jejak Perang Salib di Tiongkok

20 September 2026 - 08:35 WIB

Presiden Prabowo Pekikan 3 Kali: Free Palestine, Mau Heboh Terserah! Di Acara 100 Tahun Pondok Modern Gontor

19 September 2026 - 16:19 WIB

Izin Operasional PT Anissa Ahmada Dibekukan,1.900 Jamaan Tuntut Pengembalian Ongkos Haji Total Rp 56 Miliar

19 September 2026 - 15:29 WIB

Saksi Faisyal Assegap Ancam Datangkan Massa ke PN Tipikor, Sidang Gratifikasi Dirjen Djaka Budi

19 September 2026 - 14:45 WIB

SAR Hentikan Operasi Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru yang Hilang Saat Liputan Erupsi G. Anak Krakatau

19 September 2026 - 12:39 WIB

Heboh, Hellyana Selesai 4 Bulan Jalani Hukuman Langsung Duduk Kembali Jabatan Wagub Babel

19 September 2026 - 11:22 WIB

Trending di Nasional