Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM– Yenna Yuniana, Direktur Utama PT Yasa Artha Trimanunggal, menjadi sorotan setelah perusahaannya memenangkan tender pengadaan 21.801 unit motor listrik merek Emmo JVX GT senilai Rp1,2 triliun.
Pengadaan ini mendukung operasional distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah Badan Gizi Nasional (BGN).
Kontroversi meledak ketika publik menemukan harga motor serupa di situs Alibaba hanya sekitar Rp10 juta per unit, sementara BGN membelinya Rp42 juta per unit.
Diduga kuat, PT Yasa Artha Trimanunggal belum memiliki fasilitas produksi di Indonesia, meski detail proses tender masih simpang siur.
Latar Belakang Pemenang Tender
Yenna Yuniana digambarkan sebagai figur tertutup oleh sejumlah media. Kantor perusahaannya di Grogol, Petamburan, Jakarta Barat, kini sepi, sementara kediaman pribadinya yang disebut berada di seberang lokasi tersebut jarang berinteraksi dengan warga.
Sejak namanya mencuat, keberadaannya hilang dari pandangan publik, menambah misteri di balik proyek ini.
Awalnya, jumlah unit dipesan 25.000, tapi diklarifikasi menjadi 21.801. Proses pemilihan vendor menuai kritik karena dianggap kurang transparan.
DPR dan KPK mulai mengawasi ketat. Publik menuntut penjelasan terbuka soal harga, spesifikasi, dan kualifikasi pemenang. Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari BGN atau perusahaan terkait dugaan markup harga dan basis produksi.**











