Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
BANJARNEGARA, SWARAJOMBANG.COM – Kepala desa Purwasaba, Banjarnegara, Jawa Tengah, Welas Yuni Nugroho alias Hoho Alkaf, menjadi korban pengeroyokan massa LSM Harimau usai mediasi di Polsek Mandiraja pada Rabu (10/3/2026).
Hoho menuding Kapolsek Mandiraja memihak LSM dengan mengusir pendukungnya, sementara ratusan massa LSM dibiarkan tetap berada di lokasi—insiden ini kini viral dan memicu tuntutan keadilan.
Video viral Hoho yang menyebar luas menunjukkan dirinya dengan baju robek dan kacamata hancur.
Ia mengklaim: “Kapolsek Mandiraja mengusir teman-teman saya yang sekitar 10 orang dengan tegas, bilang ‘sikat-sikat-sikat’. Sementara dari LSM Harimau ratusan orang tidak disuruh keluar.”
Pendukungnya bahkan diusir hingga jalan raya, dan mobilnya dipindahkan, memungkinkan pengeroyokan saat ia keluar gedung polsek.
Insiden
Mediasi difasilitasi Polsek Mandiraja menyusul demo LSM Harimau menuntut pengulangan ujian seleksi perangkat desa dan penundaan pelantikan.
Hoho menolak karena regulasi serta nilai pemenang yang sudah memenuhi syarat. LSM menuduh Hoho zalim dalam pengelolaan Dana Desa dan memaksakan calon tak kompeten.
Belum ada respons lisan dari Kapolsek AKP Akbarul Hamzah, tapi pada 11 Maret 2026 ia menyatakan secara tertulis membantah tuduhan memihak.
Dia menyebut pengusiran pendukung Hoho dilakukan untuk cegah bentrokan massa.
Polisi menegaskan pemukulan tidak dibenarkan, dan tiga anggota LSM Harimau telah diamankan sebagai tersangka penganiayaan berdasarkan visum luka Hoho (rilis Polres Banjarnegara).
Kronologi
* Januari-Februari 2026: Ketegangan memanas; LSM Harimau demo di berbagai lokasi seperti Purwonegoro, tuntut transparansi Dana Desa dan tuduh Hoho zalim.
* Pra-9 Maret 2026: Sosialisasi penjaringan perangkat desa Purwasaba; anggota LSM ikut ujian tapi gagal lolos karena nilai rendah, lalu tuntut ujian ulang.
* 9-10 Maret 2026: Puluhan hingga ratusan anggota LSM demo di Balai Desa Purwasaba, dilanjut mediasi di Polsek Mandiraja. Hoho tolak tuntutan karena regulasi.
* Puncak Insiden: Pasca-audiensi, Hoho keluar didampingi 10 pendukung dan dikeroyok massa LSM—baju robek, kacamata hancur. Kapolsek usir pendukung Hoho, tapi biarkan LSM.
* Pasca-Insiden: Video Hoho viral dengan tuduhan polisi memihak; LSM posting seruan copot Hoho. Kasus ramai di medsos, polisi amankan 3 tersangka, proses hukum jalan.
Kasus ini menambah riwayat ketegangan sebelumnya, termasuk klarifikasi langsung Ketua LSM Harimau Jateng ke rumah Hoho soal video provokatifnya di media sosial.**











