Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, KUDUS – Ratusan siswa, guru, dan staf SMAN 2 Kudus diterpa dugaan keracunan massal dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa soto ayam suwir pada Rabu (28/1/2026).
Hingga Kamis sore (29/1/2026), jumlah korban mencapai 118 orang yang dirawat di tujuh rumah sakit terdekat, dengan gejala mual, pusing, diare, sesak napas, hingga dua siswa sempat pingsan.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kudus, dr. Mustiko Wibowo, aktif memberikan keterangan di lokasi.
“Gejala sudah terasa sejak malam Rabu, setelah siswa makan soto ayam suwir lengkap nasi, tempe goreng, tauge rebus, kuah soto, dan sambal kecap,” ujarnya.
Ia memverifikasi langsung evakuasi bertahap menggunakan puluhan ambulans, dengan sebagian besar korban dirawat jalan dan Dinkes menyediakan obat gratis serta biaya pengobatan.
Korban tersebar di RSUD Loekmono Hadi Kudus, RS Mardi Rahayu, RS Sarkies Aisyiyah, RSI Kudus, RS Kumala Siwi, RS Kartika, serta RS Aisyiyah. Kondisi memburuk saat siswa tiba di sekolah Kamis pagi, memaksa ambulans standby sejak semalam.
Kepala SPPG Purwosari Nasihul Umam, sebagai PIC MBG, mengonfirmasi komposisi menu yang memenuhi standar gizi SMA: energi 680,4 kkal, protein 33,2 gram, lemak 26,8 gram, dan karbohidrat 78,7 gram. “Beberapa siswa menyebut ayam suwir berbau tidak sedap,” katanya.
Sampel makanan sudah dikirim ke laboratorium untuk uji keamanan pangan, dengan hasil awal menunjukkan kemungkinan kontaminasi bakteri—penyebab pasti ditunggu dalam 48 jam ke depan.
Nasihul meminta maaf atas insiden ini, berkomitmen bertanggung jawab penuh, dan sedang merangkum data lengkap untuk investigasi. Kemenkes pusat ikut turun tangan, koordinasi dengan Pemkab Kudus untuk audit MBG nasional guna cegah kejadian serupa. **











