Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Priyo Suwarno
JEMBER, SWARAJOMBANG.COM – Pesta maut arak oplosan terjadi lagi, kali ini menimpa delapan warga yang mengonsumsi minuman oplosan jenis arak di sebuah warung di Jalan Bungur, Kecamatan Patrang, Jember.
Akibat mnimum minuman keras itu, sebanyak empat orang meninggal dua dan empat lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit.
Pesta miras itu berlangsung di gazebo milik Dony Agus Prihatno sejak Sabtu (27/12/2025) sore pukul 16.00 WIB hingga dini hari, melibatkan tujuh laki-laki dan satu perempuan dari Kelurahan Gebang (Patrang) serta Kecamatan Kaliwates.
Empat korban meninggal secara bertahap akibat racun oplosan tersebut. Kronologi kematian:
Identitas korban:
-
Mery Novitasari (30 tahun), warga Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang.
-
Susanto (40 tahun), warga Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang.
-
Pria berinisial P (PM atau PT), warga Gebang Patrang, meninggal pada Minggu malam (28/12/2025).
-
Pria berinisial AM, warga Kecamatan Kaliwates (Pattimura), meninggal pada Senin dini hari (29/12/2025).
Salah satu korban diduga anggota TNI, meski identitasnya masih dalam konfirmasi. Polisi menemukan puluhan botol bekas arak di lokasi sebagai barang bukti.
Laporan masuk ke Polsek Patrang pada Minggu malam pukul 23.00 WIB. Kapolsek Patrang AKP Suparman langsung memimpin olah tempat kejadian perkara (TKP), penyitaan 25 botol bekas arak, serta pemeriksaan saksi.
Kasat Reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma melibatkan tim Inafis dan Unit Pidana Umum untuk analisis mendalam, termasuk kandungan oplosan dan sumbernya.
Penyelidikan fokus pada motif pesta di warung tersebut serta asal-usul arak berbahaya. Identitas korban terus didalami melalui data medis dan keterangan saksi.
Jelang Tahun Baru 2026, Polres Jember merencanakan razia residu narkoba (resnoba) intensif di area rawan pesta miras. Operasi ini melibatkan Satresnarkoba dan Sabhara untuk mencegah tragedi serupa.**











