Menu

Mode Gelap

Headline

Trump Sebut Tarif Dagang Jadi Senjata Penghenti Perang 8 Negara

badge-check


					US President Donald Trump speaks during an executive order signing ceremony in the Oval Office of the White House in Washington, DC, US, on Tuesday, Feb. 4, 2025. Trump signed two executive orders, one to reimpose pressure on Iran, as well as withdraw the US from the United Nations Relief and Workers Agency (UNRWA) and the United Nations Human Rights Council. Photographer: Shawn Thew/EPA/Bloomberg Perbesar

US President Donald Trump speaks during an executive order signing ceremony in the Oval Office of the White House in Washington, DC, US, on Tuesday, Feb. 4, 2025. Trump signed two executive orders, one to reimpose pressure on Iran, as well as withdraw the US from the United Nations Relief and Workers Agency (UNRWA) and the United Nations Human Rights Council. Photographer: Shawn Thew/EPA/Bloomberg

Penulis: Ganjar | Editor: Aditya Prayoga

NEWYORKS, SWARAJOMBANG– Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa kebijakan tarif yang ia terapkan berperan besar dalam meredam sejumlah konflik internasional. Ia menyebut kebijakan itu sebagai instrumen keamanan nasional yang bekerja “cepat dan sangat kuat.”

Kepada wartawan di Kennedy Center, Trump menegaskan: “Saya telah mengakhiri delapan perang, sebagian besar karena perdagangan dan karena tarif.” Pernyataan ini disampaikan saat Mahkamah Agung AS tengah menelaah kewenangannya menggunakan mekanisme darurat nasional untuk menerapkan tarif secara luas.

Trump tidak merinci konflik yang dimaksud, meski pemerintahannya sebelumnya mengklaim keterlibatan dalam mediasi di beberapa kawasan, termasuk Armenia, Azerbaijan, Rwanda, Republik Demokratik Kongo, India, Pakistan, hingga gencatan senjata Israel–Hamas. Beberapa negara, seperti India, membantah klaim tersebut.

Ia kembali membela kebijakan tarif sebagai alat yang menurutnya paling efektif untuk kepentingan keamanan nasional. Trump menegaskan: “Jika kita menggunakan jalur tarif lain, dan ada jalur lain yang bisa ditempuh, itu tidak akan memberikan tingkat keamanan nasional yang sama seperti yang ini. Yang ini cepat dan sangat kuat.”

Menjawab kritik bahwa pendapatan tarif idealnya digunakan untuk mengurangi utang nasional, Trump menyebut bahwa pemasukan tersebut cukup besar untuk mencapai lebih dari satu tujuan. Ia mengatakan: “Kita akan lakukan. Saya setuju dengan mereka soal itu. Tapi saya juga berpikir bahwa kita menghasilkan begitu banyak uang dari tarif sehingga kita juga akan mampu memberikan dividen yang baik kepada masyarakat berpendapatan menengah dan berpendapatan rendah.”

Trump bahkan mengusulkan “dividen tarif sebesar 2.000 dolar” bagi mayoritas warga AS. Namun Menteri Keuangan Scott Bessent mengingatkan bahwa dividen dapat diberikan dalam berbagai bentuk dan tidak selalu berupa pembayaran langsung.

Dalam unggahan di Truth Social, Trump menyebut mekanisme tarif yang diuji di Mahkamah Agung sebagai metode yang “jauh lebih langsung, tidak berbelit, dan jauh lebih cepat.” Ia menambahkan: “Kecepatan, kekuatan, dan kepastian selalu menjadi faktor penting untuk menyelesaikan pekerjaan secara tuntas dan membawa kemenangan.”

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KPK Menggeledah Rumah Ono Surono, Kasus Ijon APBD Bekasi Rp14,2 Miliar

2 April 2026 - 21:35 WIB

Jepang Komitmen Investasi ke Indonesia Rp 380 Triliun, Presiden Prabowo Bertemu Perdana Mentri Sanaei Takaichi

2 April 2026 - 17:59 WIB

Jenazah Dipindah ke Ambulans Saekapraya Jember, Mobil Ario Terlibat Laka Segi Tiga di Probolinggo

2 April 2026 - 17:29 WIB

Perempuan Cirebon Tertipu Love Scam Pria Kamerun Rp 2,1 Miliar, Minta Tolong kepada Dedy Mulyadi

2 April 2026 - 16:42 WIB

Semula Rp 35 Miliar Kini Rumah Mewah Anang-Ashanty akan Dilepas dengan Harga Rp 25 Miliar Saja

2 April 2026 - 15:35 WIB

Gempa M 7,6 Bitung: 3 Orang Tewas, 15 Orang Luka-luka Kerusakan Bangunan Meluas

2 April 2026 - 14:35 WIB

Joko Budi Darmawan Dicopot dari Jabatan Aspidum Kejati Jatim, Dugaan Kasus BSPS Sumenep Rp 26.3 Miliar

2 April 2026 - 14:15 WIB

Nenek Delce Lahia Tewas Tertimpa Gedung KONI Manado, Akibat Gempa Mag 7.6 Bitung

2 April 2026 - 09:10 WIB

KPJ Borong Healthcare Asia Awards 2026

2 April 2026 - 09:09 WIB

Trending di Headline