Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Terima Bantuan dari Negara Lain, Gubernur Aceh: Mereka Tolong Kita, Masa Dipersulit

badge-check


					Gubernur Aceh Muzakir Manaf pastikan Aceh terima bantuan internasional. (Instagram/muzakirmanaf1964)
Perbesar

Gubernur Aceh Muzakir Manaf pastikan Aceh terima bantuan internasional. (Instagram/muzakirmanaf1964)

Penulis: Agung Sedayu|Editor: Gandung Kardiyono

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menegaskan tak keberatan untuk menerima bantuan dari negara lain.

Menurutnya, menolak bantuan di masa sekarang adalah tindakan yang salah.

“Yang jelas, bantuan dari luar disalurkan dengan tepat, contohnya dari Kuala Lumpur, Malaysia juga dengan dokter dan obat-obatan,” kata Gubernur Mualem usai rapat dengan Presiden Prabowo di Aceh, Minggu (7/12/2025).

“Mereka dalam beberapa hari ini, mungkin Rabu akan datang dan membawa obat sebanyak 3 ton lagi, bersama banyak dokter datang ke Aceh,” tambahnya.

“Tidak ada larangan dan kemarin saya dengar orang mencari mayat-mayat tapi semuanya sudah saya kroscek tidak ada, semuanya lancar. Mereka tolong kita, masa kita persulit, kan bodoh,” tegasnya.

Sebelumnya, ramai di pemberitaan bahwa Mualem mendatangkan tim dari China untuk mendeteksi mayat yang tertimbun lumpur maupun longsoran tanah.

Kata Mualem, tim tersebut tengah menyisir di lokasi terdampak banjir yang parah untuk menemukan mayat yang belum berhasil dievakuasi.

“Itu kepakaran mereka, itu tugas mereka yang datang ke sini,” lanjutnya.

Tim tersebut, menurut penjelasan Mualem bukan berasal dari pemerintah China, melainkan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

“Itu saya rasa dari LSM juga berkaitan dengan pemerintah,” imbuhnya.

Mualem menegaskan bahwa pemerintah akan menindak pihak-pihak yang sengaja mengambil bantuan untuk kepentingan sendiri hingga tak disalurkan.

“Itu perlu kita garis bawahi karena kita betul-betul menyayangi masyarakat kita, menyayangi yang di pedalaman karena mereka saya rasa belum 100 persen mendapatkan bantuan,” paparnya.

“Mana yang tidak nyambung, disambungkan. Mana yang kurang, kita usahakan. Banyak fasilitas yang kurang, kita bereskan dalam pembicaraan bersama Bapak Presiden tadi. Secepat mungkin kita pulihkan,” terangnya.**

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bukan Hanya MBG Saja, Ternyata Ada 172 Dokter PPDS di RSUD Dr Soetomo Alami Keracunan Massal

29 September 2026 - 13:57 WIB

Dedi Mulyadi Minta Polisi Tangani secara Hukum Oknum Guru SMPN di Subang Rekam Rok Siswi

29 September 2026 - 13:16 WIB

Hartono Vs Purwanto di RALB Koperasi Sejahtera Jombang: Anggota Tolak Laporan Pertanggungjawaban Ketua

29 September 2026 - 12:21 WIB

Polisi Selidiki Temuan Jasad Pria dalam Jeep Nopol Bengkulu di Area Parkir RS Muhammadiyah Malang

29 September 2026 - 10:58 WIB

Ketua IDAI Dr. Piprim: PM2.5 Efek Kebakaran Hutan, Ancam Darurat Kesehatan bagi Anak Anak!

28 September 2026 - 20:04 WIB

Ombudsman Sidak: Ada 18 Napi Kelas Kakap Diduga Jadi ‘ATM’ Pejabat di LP Cibinong

28 September 2026 - 19:33 WIB

Menelisik Akar Terorisme (62): Ideologi Anarki merupakan Reaksi Kejam Melawan Aturan yang Mapan

28 September 2026 - 17:54 WIB

Anarkis

Dirjen Lapas Mashudi: 13 dari 16 Rumah Klaster Mewah di LP Cibinonng tidak Masuk Milik Negara

28 September 2026 - 17:15 WIB

RDP di DPR RI, Kalapas Cibinong Sengaja Tidak Pasang CCTV dan Bongkar Perabot Mewah Pasca Sidak Ombudsman

28 September 2026 - 15:43 WIB

Trending di Nasional