Menu

Mode Gelap

Nasional

Semeru Semburkan Abu Vulkanik hingga 1.100 Meter

badge-check


					Gunung Semeru yang aktif Perbesar

Gunung Semeru yang aktif

Penulis: Yoli Andi Purnono | Editor:Yobie Hadiwijaya

LUMAJANG.SWARAJOMBANG.COM-Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas erupsi sejak Rabu (3/12/2025) dini hari. Dalam rentang waktu sekitar delapan jam, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tercatat sudah meletus sebanyak 16 kali.

Laporan Pos Pengamatan Gunung Semeru menyebut erupsi pertama terjadi pukul 00.31 WIB. Kolom abu tercatat mencapai sekitar 500 meter di atas puncak atau 4.176 meter di atas permukaan laut (mdpl) dengan warna putih hingga kelabu dan intensitas sedang ke arah selatan. Saat laporan diterima, aktivitas erupsi masih berlanjut.

Letusan berikutnya kembali terpantau pada pukul 00.45 WIB dan 00.49 WIB. Dalam dua erupsi tersebut, kolom abu menjulang hingga 400 meter di atas puncak dengan arah sebaran ke barat daya. Visual abu terus muncul dengan intensitas yang relatif sama pada erupsi pukul 01.07 WIB, 01.13 WIB, dan 01.28 WIB.

Memasuki pukul 01.40 WIB, letusan semakin kuat. Kolom abu teramati naik hingga 700 meter di atas puncak. Aktivitas ini kembali terulang pada pukul 01.52 WIB serta sejumlah erupsi lain yang mengikuti.

Pada rentang pukul 02.01–02.20 WIB, beberapa kali letusan mengarah ke barat daya. Salah satunya, pada pukul 02.20 WIB, kolom abu terpantau mencapai sekitar 800 meter di atas puncak.

Aktivitas erupsi terus berlangsung menjelang pagi. Pukul 05.35 WIB, kolom abu meningkat lebih tinggi, yakni sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 mdpl dengan arah sebaran ke utara.

Kemudian, pada pukul 05.55 WIB, Semeru memuntahkan abu lebih besar lagi, naik hingga 1.100 meter di atas puncak (4.776 mdpl) dengan arah ke barat daya.

Erupsi masih terus terjadi hingga pukul 08.42 WIB. Pada momen ini, visual abu tidak teramati, namun kejadian tersebut tercatat di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 145 detik.

Adapun status Gunung Semeru masih berada di Level 3 atau Siaga. Petugas kembali meminta warga meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di kawasan rawan terdampak abu vulkanik, awan panas, dan potensi lahar.

“Kami menghimbau kepada warga agar tidka beraktifitas sejauh 13 kilometer dari puncak, serta mewaspadai potensi awan panas serta banjir lahar,” jelas petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Liswanto.

Selain itu, masyarakat yang beraktivitas di aliran sungai yang berhulu di Semeru juga diminta waspada terutama saat hujan turun di area puncak. ***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polisi Yogya Gerebek Daycare Little Aresha Tangkap 30 Orang, Diduga Siksa Bocah Titipan

26 April 2026 - 01:37 WIB

Pintu DPRD Jombang Telah Dibuka: Bahas Kelahiran Bung Karno di Ploso Bersama TACB dan Pemerhati Sejarah

25 April 2026 - 11:51 WIB

Keracunan MBG di SDN 7 Rumbia Jeneponto, 23 Siswa Dirawat

25 April 2026 - 10:53 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme(2): Krypteia adalah Polisi Pembunuh Rahasia di Sparta

24 April 2026 - 22:00 WIB

Dibatasi Maksimal 5 Pak Pembelian Beras SPHP 

24 April 2026 - 19:06 WIB

Basalamah Mengaku tak Tahu Uang Rp8,4 Miliar yang Diserahkan ke KPK

24 April 2026 - 15:24 WIB

Ketua DPRD Magetan Suratno Ditahan Kejari, Tangis Pecah Saat Digiring ke Mobil Tahanan

23 April 2026 - 21:28 WIB

Belum Sembulan Terjadi Lagi, Pria Misterius Tewas Loncat dari Jembatan Kembar Cangar

23 April 2026 - 16:31 WIB

Gempa 3.8 Magnetudo Guncang Buleleng Bali dan Timor

23 April 2026 - 15:37 WIB

Trending di Headline