Menu

Mode Gelap

Nasional

Tanggapan Kemenkes atas Dugaan Korupsi Proyek 31 RSUD

badge-check


					Tanggapan Kemenkes atas Dugaan Korupsi Proyek 31 RSUD Perbesar

Penulis: Ganjar | Editor: Aditya Prayoga

KOLTIM, SWARAJOMBANG- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan bersikap kooperatif dalam proses penyelidikan yang dilakukan terkait dugaan korupsi pembangunan RSUD Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.

Ia menekankan komitmen Kemenkes untuk mendukung penuh upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memerangi korupsi.

Menkes Budi menyampaikan, “Proses itu kami ikuti,” setelah menghadiri kegiatan Sinergi dalam Menjaga Mutu dan Konferensi Tenaga Media dan Tenaga Kesehatan di Jakarta Pusat.

Saat ini, KPK sedang memperdalam dugaan tindak pidana korupsi yang menyangkut 31 proyek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang termasuk dalam program Kemenkes.

Penyelidikan ini muncul setelah terungkapnya kasus dugaan korupsi di proyek RSUD Kolaka Timur, dan ada kekhawatiran bahwa praktik korupsi serupa juga terjadi di proyek-proyek RSUD lainnya.

Proyek pembangunan RSUD ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk tahun 2025, dengan total anggaran yang besar, yaitu sekitar Rp 4,5 triliun.

KPK menjadikan investigasi terhadap 31 proyek RSUD lainnya sebagai fokus utama karena proyek ini adalah agenda nasional penting yang dilaksanakan oleh Kemenkes.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa penyelidikan terus dikembangkan dari kasus Kolaka Timur ke 31 RSUD lainnya.

Tujuannya adalah untuk menemukan kemungkinan adanya kejadian korupsi serupa di berbagai lokasi tersebut. “31 RSUD lain, kami juga sedang mendalami ini khususnya. Ini kan proyek dari Kementerian Kesehatan,” ujarnya, seperti yang dikutip dari Antara.

Kasus ini menarik perhatian publik karena melibatkan proyek besar untuk layanan kesehatan di daerah. Jika korupsi terbukti, hal ini dapat memengaruhi kualitas dan ketersediaan layanan kesehatan yang seharusnya diterima masyarakat Indonesia.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Libur Sekolah MBG Sementara Berhenti

17 Juni 2026 - 20:11 WIB

Menelisik Akar Teroris (20): Para Penjahat dan Gerilyawan

17 Juni 2026 - 19:06 WIB

Anggaran 2027 Rp184 Triliun, Polri Ajukan Tambahan Rp61 Triliun

17 Juni 2026 - 17:26 WIB

Peringatan Tahun Baru Hijriah 1448, Ketua DPRD Hadi Atmaji Hadiri Acara Doa Bersama di Pendopo Pemkab Jombang

17 Juni 2026 - 14:00 WIB

Rencana PHK 1.000 Karyawan PT SGS Masuk dalam RDP Komisi D DPRD Jombang

17 Juni 2026 - 12:46 WIB

Pesawat Pembom Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh, Amerika Alami Kerugian Rp1,340 Triliun

17 Juni 2026 - 08:53 WIB

Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap, Kendati BBM Nonsubsidi Naik

16 Juni 2026 - 20:56 WIB

Gaji Selama Enam Bulan untuk Korban PHK

16 Juni 2026 - 20:41 WIB

Pencuri Datangi Rumah Korban Minta Maaf dan Berdamai di Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 18:13 WIB

Pelaki dan korban sebelumnya sudah sepakat damai, lalu mencabut perkara di Polsek Pungging, Mojokerto
Trending di Nasional