Penulis: Ganjar | Editor: Aditya Prayoga
JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-Pada unggahan Instagram @irenethejournal tanggal 27 November 2025, Irene Irawan memberikan gambaran sederhana namun mendalam tentang bagaimana kita bisa tetap bertahan di tengah masalah hidup. Ia menggunakan analogi kapal yang berlayar di laut untuk menjelaskan kondisi batin manusia.
Kapal dan Pikiran
Irene menekankan: “Kapal gak tenggelam karena air di luar. Kapal tenggelam karena air yang masuk ke dalam.” Begitu juga dengan kita. “Bukan omongan orang, masalah hidup, atau tekanan dari luar yang bikin kita hancur. Tapi isi pikiran yang kita biarin penuh dengan takut, marah, dan rasa gak cukup.”
Pesan ini mengingatkan bahwa yang melemahkan kita bukanlah ombak dari luar, melainkan isi pikiran yang kita biarkan menguasai diri.
Belajar Menjaga Isi Kapal
Irene menegaskan: “Kamu gak bisa kendaliin lautnya. Tapi kamu bisa belajar menjaga isi kapalmu.” Ada tiga langkah yang ia bagikan untuk menjaga “kapal” agar tetap kuat:
– Sadari saat air mulai masuk.
“Begitu kamu mulai overthinking atau kebawa emosi, coba pause sebentar, tarik nafas panjang, lalu buang.” Tubuh kita selalu tahu cara menenangkan diri.
– Lepaskan yang bukan milikmu.
“Gak semua masalah harus kamu bawa ke hati. Belajar bilang dalam hati, ini bukan punya aku.” Dengan begitu, kita tidak menanggung beban yang bukan bagian dari diri kita.
– Isi kapal dengan hal-hal baik.
“Syukuri hal kecil. Tulis satu hal yang bikin kamu tenang hari ini.” Semakin banyak kedamaian yang kita masukkan ke dalam diri, semakin kuat kita menghadapi ombak kehidupan.
Tenang di Tengah Ombak
Pesan utama Irene adalah: “Selama kamu bisa jaga isi kapalmu untuk tetap tenang, kamu gak akan tenggelam seberat apapun ombaknya.”
Ia bahkan mengajak pengikutnya untuk menuliskan kata “tenang” sebagai tanda bahwa mereka sedang belajar agar tidak mudah terbawa ombak.











