Penulis: Sanny | Editor: Priyo Suwarno
GRESIK, SWARAJOMBANG.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik mengintensifkan penegakan hukum selama Operasi Zebra Semeru 2025 dengan optimalisasi penggunaan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) tipe Incar yang beroperasi secara mobile.
Penggunaan ETLE Incar mobile sebagai alat deteksi pelanggaran lalu lintas dipusatkan di titik-titik strategis dengan mobilitas tinggi, khususnya di Kecamatan Manyar dan Kecamatan Bungah.
Teknologi ini memanfaatkan kamera beresolusi tinggi yang terpasang pada kendaraan patroli, sehingga mampu memantau dan merekam secara real-time berbagai pelanggaran seperti pengendara tanpa helm Standar Nasional Indonesia (SNI), pelanggaran marka jalan, serta ketidaklengkapan dokumen kendaraan.
Pada operasi kali ini, ETLE Incar berhasil mendeteksi 75 pelanggaran dalam satu hari. Angka ini menunjukkan efektivitas mobilitas ETLE dalam menjangkau area-area luas yang sebelumnya sulit diawasi secara manual.
Selain tilang elektronik, personel Satlantas juga melaksanakan pendekatan edukatif dengan memberikan himbauan simpatik guna meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kepatuhan berlalu lintas demi keselamatan bersama.
Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa “Kombinasi antara penindakan teknologi dan edukasi publik menjadi strategi utama dalam menekan angka kecelakaan dan meningkatkan disiplin berlalu lintas.”
Data kumulatif penindakan sejak Operasi Zebra Semeru dimulai pada 17 November hingga 20 November 2025 menunjukkan dominasi tilang elektronik, baik statis maupun mobile, sebagai metode utama pengawasan pelanggaran:
-
Tilang ETLE Statis: 239 kasus
-
Tilang ETLE Mobile: 539 kasus
-
Tilang Manual: 7 kasus
-
Teguran Simpatik: 665 kasus
-
Total penindakan: 1.450 kasus
Distribusi pelanggaran menurut jenis kendaraan:
-
Sepeda Motor: 1.234 kasus
-
Mobil Sedan: 138 kasus
-
Minibus: 55 kasus
-
Truk: 10 kasus
-
Mobil Jip: 1 kasus
-
Pickup: 1 kasus
Implementasi ETLE mobile memberikan dampak signifikan dalam mengurangi interaksi fisik langsung antara petugas dan pelanggar, sekaligus meningkatkan presisi penegakan hukum berbasis data visual otomatis. Sistem ini diharapkan memperkuat efektivitas Operasi Zebra Semeru 2025 dalam mengurangi pelanggaran dan meningkatkan keselamatan lalu lintas di wilayah hukum Polres Gresik. **











