Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Gaduh! Siswa SMAN 11 Semarang jadi Korban Konten Asusila Editan

badge-check


					Chiko Radityatama Agung Putra, Mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP). Instagram@sman11semarang.official Perbesar

Chiko Radityatama Agung Putra, Mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP). Instagram@sman11semarang.official

Penulis: Inten Prawesti | Editor: Gandung Kardiyono

SEMARANG, SWARAJOMBANG.com – Di lingkungan SMAN 11 Semarang beberapa waktu lalu gaduh, usai muncul video permintaan maaf dari Chiko Radityatama Agung Putra, Mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP).

Chiko mengaku mengedit foto siswa menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Sebelumnya, unggahan video asusila bertajuk “Skandal Smanse” menyebar luas di media sosial dan menimbulkan keresahan di kalangan siswa, guru, dan orang tua.

Situasi semakin memanas ketika diketahui pelaku adalah alumnus sekolah tersebut yang orang tuanya seorang anggota kepolisian.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto memastikan penanganan kasus ini dilakukan secara profesional tanpa intervensi.

“Penyidik punya pertimbangan tertentu dalam proses ini karena berkaitan dengan masalah anak dan kontennya,” ujar Artanto di Semarang, Kamis, (23/10/2025)

Artanto memastikan status ayah pelaku yang merupakan anggota Polres Semarang tidak akan mempengaruhi jalannya penyelidikan.

“Iya benar anggota polisi, tugasnya di Polres Semarang. Kasus ini akan kami tangani secara transparan dan profesional. Percayakan kepada Polri,” imbuh Artanto.

Polda Jateng juga telah mengundang berbagai pihak terkait untuk klarifikasi, termasuk pihak sekolah, korban, dan pelaku.

“Kasus ini masih berproses di Direktorat Reserse Siber. Kami pastikan penyidik bekerja hati-hati dan mengedepankan perlindungan anak,” tambah Artanto.

Kasus ini muncul ke publik setelah video permintaan maaf Chiko diunggah melalui akun Instagram resmi sekolah, @sman11semarang, pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Dalam video itu, Chiko mengakui bahwa foto dan video yang beredar adalah hasil editan berbasis AI, bukan kejadian nyata.

“Pembuatan video dengan judul ‘Skandal Smanse’, baik foto maupun video, itu tidak benar-benar ada. Namun, hanya editan belaka dengan aplikasi AI,” ujar Chiko.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada kepala sekolah, guru, serta seluruh siswa SMAN 11 Semarang atas perbuatannya.

“Saya ingin meminta permohonan maaf atas perbuatan saya, di mana saya telah mengedit dan mengunggah foto maupun video teman-teman tanpa izin,” tukas Chiko.

Ratusan siswa sempat menggelar aksi damai di halaman sekolah. Mereka membawa spanduk bertuliskan Kami Butuh Keadilan dan Korban Butuh Perlindungan.

“Keadilan! Keadilan!” teriak para siswa dalam aksi di halaman sekolah SMAN 11 Semarang, pada Senin, 20 Oktober 2025.

Aksi ini bahkan dihadiri oleh Kepala DP3AP2KB Jawa Tengah, Emma Rachmawati, yang sebelumnya menjadi pembina upacara.

“Kami meminta mediasi di ruangan terbuka maupun tertutup dengan kepala sekolah dan kami sebagai saksi. Kami tidak akan anarkis,” ujar salah satu orator.**

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Komisi C DPRD Jombang Soroti Proyek Revitalisasi 120 PAUD- SMP Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:58 WIB

KPK Geledah Tiga Lokasi Sekalihus, Terkait Kasus OTT Lampri di ATR/BTN Bogor

25 September 2026 - 11:35 WIB

Yetty Krystianti Kakantah ATR/ BTN Mojokerto Menghilang sejak Kantornya Digeledah KPK

25 September 2026 - 00:09 WIB

Oknum Diknas Bangkalan Dilaporkan Palak 10% dari Rp38 Juta Anggaran Revitalisasi 180 SD/SMP

24 September 2026 - 21:15 WIB

GAPASDAP Siap Angkut Mobil Listrik, Waspadai Ion-Lithium

24 September 2026 - 19:54 WIB

Sempat Diadang Petugas, Sidak Tim Ombudsman Temukan ‘Hotel Mewah’ di LP Cibinong

24 September 2026 - 15:41 WIB

Bupati Sidoarjo Melarang Sekolah Adakan ODL, Walikota Surabaya Melarang Sekolah Jualan Seragam

24 September 2026 - 09:35 WIB

Gus Ipul: Fitnah Itu Ada Aliran Dana Rp480 M ke Muktamar NU Jombang, Siapkan Somasi Hukum ke Gus Lilur Cs

23 September 2026 - 22:36 WIB

Trending di Nasional