Menu

Mode Gelap

Headline

Korban Meninggal Ponpes Al Khoziny 67 Orang, Anggota DPR Dukung Polda Jatim Usut Tuntas

badge-check


					Sari Yuliati, dukung Polda usut tuntas rubuhnya bangunan ponpes Al Khoziny Perbesar

Sari Yuliati, dukung Polda usut tuntas rubuhnya bangunan ponpes Al Khoziny

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

SIDOARJO, SWARAJOMBANG– Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Sari Yuliati, menyampaikan keprihatinannya atas tragedi ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur.

Ia mendukung langkah cepat Polda Jawa Timur dalam mengusut tuntas insiden yang menelan banyak korban jiwa tersebut.

Menurutnya, peristiwa ini harus menjadi pelajaran penting bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan kelayakan bangunan, terutama di lingkungan pendidikan.

“Kami mendukung langkah cepat Polda Jawa Timur yang telah turun tangan untuk mengusut tuntas penyebab ambruknya musala di Pondok Pesantren Al Khoziny ini,” ujar Sari dalam keterangan pers, Rabu (7/10).

Ia menegaskan, proses hukum harus dijalankan dengan transparansi dan profesionalisme agar keadilan bagi para korban dapat ditegakkan.

Alasan Alat Berat Tidak Dipakai dalam Evakuasi Ponpes Al Khoziny yang Ambruk

Sari juga menyoroti pentingnya penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap apakah terdapat kelalaian konstruksi atau pelanggaran prosedur dalam pembangunan.

“Penyelidikan harus menyentuh semua aspek agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa depan,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa pondok pesantren merupakan tempat pembinaan generasi muda yang harus dijamin keamanannya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Jules Abraham Abast mengatakan, penyelidikan akan dilakukan setelah proses evakuasi dan pembersihan material selesai.

“Proses penegakan hukum tentu akan kami lakukan setelah pembongkaran material benar-benar selesai dan lokasi bersih,” ujarnya.

Polda juga memastikan seluruh korban, baik yang selamat maupun meninggal dunia, termasuk potongan tubuh (body part), telah diidentifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara.

Basarnas sebelumnya mengumumkan berakhirnya operasi pencarian korban. Total 104 orang berhasil diselamatkan, sementara 67 orang meninggal dunia, termasuk delapan potongan tubuh yang ditemukan di lokasi kejadian.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dr. Wong Chung Chek, The Most Wanted Doctor, Ahli Bedah Tulang Belakang Terkemuka di Asia-Pasifik

2 Juli 2026 - 10:51 WIB

Tangan Dewa Dr. Lee Woo Guan, Ahli Bedah Ortopedi dari Malaysia Sembuhkan Ribuan Pasien

2 Juli 2026 - 09:12 WIB

Dua Pakar Ortopedi Malaysia Nyatakan Robot Hanya Membantu, Peran Dokter Ahli Tetap Penentu

28 Juni 2026 - 13:01 WIB

Polresta Sidoarjo Diancam Didemo Lantara Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur

9 Juni 2026 - 19:16 WIB

Polisi Bogor Ringkus Tersangka Pembuang Jasad Anggi Auliya di Tol Simpang Yasmin

24 Mei 2026 - 14:53 WIB

Kapolresta Bogir, Kombes Rio Wahyu Anggoro, Kapolresta Bogor, memberi keterangan kepada pers atas penangkapan seoran tersangka pembuang jasad perempuan Anggi Auliya Arsyad, Minggu, 24 Mei 2026. Foto: instgaram@polresta_bogor

Dua Staf Meninggal Dunia, Mobil Anggota DPR RI Seruduk Dump Truck di Tol Paspro

24 Mei 2026 - 13:19 WIB

Tercatat 12 Aksi Teror Pocong di Jawa: Berisi Iseng Konten Kreator dan Hoaks

24 Mei 2026 - 12:36 WIB

Polisi Bekasi Melepas Pelaku Teror Pocong, Dua Pelaku Dibebaskan karena Cuma Iseng

23 Mei 2026 - 16:54 WIB

Skandal Mempelai Wanita Hilang di Pati, Polisi Temukan Nayla Bersama Davin Pacarnya di Penginapan

23 Mei 2026 - 12:20 WIB

Polisi Pati telah menemukan Nayla dan Davin Febriansyah (18 th), warga Desa Purwosari, Tlogowungu. Mereka dijemput untuk dipertemukan dengan keluarga, Sabtu 23 Mei 2026. Foto: instagram@fakta_harini
Trending di Headline