Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga
SURABAYA, SWARAJOMBANG.COM– Berita terkini menunjukkan bahwa Polsek Tegal Sari Surabaya mengalami insiden pembakaran dan pengrusakan yang sangat parah pada 30 Agustus 2025.
Kebakaran melahap hampir 90 persen bangunan Polsek, meninggalkan puing pung, bahkan atap gentengpun amblas dilalap api, yang masih tersisa hanya bangunan Masjid.
Saat kejadian, sebagian besar anggota polisi yang bertugas berhasil selamat, termasuk tahanan, namun kerusakan fisik bangunan sangat signifikan dan menimbulkan keprihatinan di masyarakat

Setelah kejadian pembakaran, awak media yang mengunjungi Polsek Tegal Sari, 31 Agustus, mendapati suasana yang cukup unik dan mengejutkan.
Polsek yang terbakar tersebut justru menjadi objek tontonan warga yang melintas, banyak yang berhenti sejenak untuk melihat kondisi bangunan, mengambil foto, selfie, dan merekam video.
Bahkan lalu lintas di sekitar Polsek sempat tersendat karena banyaknya warga yang berhenti. Suasana ini menggambarkan bagaimana lokasi bencana menjadi pusat perhatian dan hiburan dadakan bagi masyarakat sekitar.
Pakar Cyber Bagikan Cara Agar Live TikTok Tidak ke Banned, Gunakan VPN Ini
Tampak Polisi yang berjaga di sekitar wilayah Polsek pada saat itu tidak mengenakan seragam, hal ini menambah kesan situasi yang tidak biasa di tengah kondisi pasca pembakaran tersebut .
Berikut ini ringkasan utama terkait kondisi Polsek Tegal Sari Surabaya saat ini:
– Kondisi Polsek Pasca Kebakaran
Bangunan Polsek Tegal Sari habis dilalap api sekitar 90 persen. Hanya bangunan masjid Polsek yang tersisa utuh.
– Puing-puing dan sisa genteng, kayu, serta reruntuhan tampak berserakan di lokasi.
– Kerusakan ini merupakan kehilangan besar karena Polsek Tegal Sari termasuk cagar budaya di Surabaya.
– Reaksi dan Suasana di Lokasi
Banyak warga yang lewat berhenti untuk melihat kondisi bangunan dan mengambil foto serta melakukan selfie.
– Lalu lintas di sekitar Polsek sempat tersendat karena banyaknya orang yang berhenti.
– Awak media juga melaporkan polisi yang berjaga di sekitar lokasi tidak mengenakan seragam, menambah suasana unik dan sedikit membingungkan.****











