Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

33 Rumah Warga Rusak Berat dan Ringan, Pasca Puting Beliung Landa Dau Malang

badge-check


					Hasil rekaman seorang pengendara mobil, saat di depan terjadi angin puting  beliung yang sedang melanda di dusun Krajan, Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, dengan 23 rumah di RT 1/RW 2 dan 10 rumah di RT 2/RW 2. Foto: tangkap layar video Instagram@kumpatan Perbesar

Hasil rekaman seorang pengendara mobil, saat di depan terjadi angin puting beliung yang sedang melanda di dusun Krajan, Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, dengan 23 rumah di RT 1/RW 2 dan 10 rumah di RT 2/RW 2. Foto: tangkap layar video Instagram@kumpatan

Berikut adalah versi editing ulang yang lebih tajam dari nasakh tersebut:


Penulis: Sapteng Mukti Nunggal | Editor: Priyo Suwarno

MALANG, SWARAJOMBANG.COM – Hujan deras disertai angin puting beliung melanda Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, pada Minggu, 2 Oktober 2025, sekitar pukul 15.00 WIB.

Peristiwa ini merusak 33 rumah warga, terbukti dari laporan resmi serta video amatir yang merekam pusaran angin merobohkan atap dan menumbangkan pohon di sekitar permukiman. Kerusakan terpusat di Dusun Krajan, Desa Sumbersekar, dengan 23 rumah di RT 1/RW 2 dan 10 rumah di RT 2/RW 2 terdampak.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. BPBD Kabupaten Malang bersama Polri, TNI, dan warga setempat segera melakukan pendataan, membersihkan puing, dan memotong pohon tumbang untuk memastikan akses jalan tetap terbuka. Banyak genteng rumah yang terjatuh, dan listrik sempat padam sementara waktu.

BPBD saat ini masih melakukan asesmen atas dampak kerusakan. Area terdampak cukup luas dan menyebar di berbagai titik permukiman, sehingga Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pos Lapangan Singosari terlibat aktif dalam pendataan dan penanganan.

Meski tanpa korban jiwa, puluhan warga harus mengungsi sementara karena kerusakan properti yang signifikan. BMKG juga mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem untuk wilayah ini setelah kejadian tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Malang, Sadono Irawan, menegaskan proses asesmen masih berjalan dan koordinasi terus dilakukan untuk penanganan bencana yang cepat dan tepat. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rakyat Kalteng Menyegel Kantor Gubernur, Agustiar Sabran Pamit Pergi dan Tidak Kembali

19 Oktober 2026 - 21:45 WIB

20 Hari Sebelumnya Karhutla Gambut Bisa Diprediksi

19 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Jatim Siapkan Peluncuran Trans Jatim Koridor-2 Akhir Oktober 2026

19 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Perpres Baru Jamin Ojol Kerja di Banyak Aplikator

19 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Ketua Bapemperda Jombang, Kartiyono: Siapkan Roadmap Wisata, Jangan Disimpan di Rak Buku Saja!

19 Oktober 2026 - 18:03 WIB

Warga Banjaragung Ringkus Seorang Pengamen Diduga Bakar Lahan, Kobaran Api Hingga 800 M2

19 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Menelisik Akar Terorisme (70): KKK Punya 4 Juta Anggota

19 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Peringati Hari Santri, Pemkab Jombang Imbau Kenakan Sarung dan Busana Muslim Empat Hari

19 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Minibus Angkut 14 Suporter PSS Sleman Laka di Tol Saradan, 4 Orang Tewas

19 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Trending di Nasional