Menu

Mode Gelap

Nasional

200 Banser Ikuti Pelatihan Instruktur di Bantul, Penasihat PWKI Putut Prabantoro: Gunakan Landasan BMW

badge-check


					Pembekalan komunikasi publik berfoto bersama Hermawanto (Moderator/kiri) serta para pembicara tamu yakni AKP Yulianto (tengah) dan AM Putut Prabantoro (kanan). Pembekalan diadakan di SPN Polda DIY. Imogiri, Bantul, Yogyakarta,  Sabtu (14/02/2026). Foto: Ist Perbesar

Pembekalan komunikasi publik berfoto bersama Hermawanto (Moderator/kiri) serta para pembicara tamu yakni AKP Yulianto (tengah) dan AM Putut Prabantoro (kanan). Pembekalan diadakan di SPN Polda DIY. Imogiri, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (14/02/2026). Foto: Ist

Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno

BANTUL, SWARAJOMBANG.COM – Komunikasi publik Banser (Barisan Ansor Serbaguna) tak boleh sekadar kata-kata manis, tapi harus melahirkan semangat cinta NKRI, pegangan teguh Pancasila, harmoni antarwarga, penghargaan pada keragaman, serta kiprah nyata dalam atasi persoalan sosial hingga bencana alam.

Itulah inti pembekalan komunikasi publik bertema “Bijak, Mawas, dan Wajib” untuk seluruh kader Banser. Acara ini digelar dalam Latihan Instruktur & Kursus Pelatih II Gerakan Pemuda Ansor di SPN Polda DIY, Imogiri, Bantul, Yogyakarta.

Pelatihan dibuka secara khidmat oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam upacara dihadiri 6.000 anggota Banser pada Sabtu (14/2/2026).

Pembekalan ini diikuti 200 instruktur dan pelatih Banser dari seluruh Indonesia, dengan dua narasumber utama:

  • Konsultan Komunikasi Publik AM Putut Prabantoro, Pendiri sekaligus Penasihat Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI);
  • Peraih GP Ansor “Riyanto Award” AKP Yulianto, SH, MH, Kapolsek Gedong Tengen, Yogyakarta.
  • Moderator Hermawanto, tokoh GP Ansor asal Wilayah Malang.

AKP Yulianto adalah menerima penghargaan tersebut pada 23 Desember 2025 saat masih menjabat Kapolsek Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.

Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin memuji Yulianto sebagai teladan sukses komunikasi tingkat desa. Ia berhasil menyatukan warga lintas agama dan kelompok dalam sinergi kuat.

Riyanto Award merupakan penghargaan kemanusiaan dari GP Ansor untuk individu atau kelompok berprestasi menjaga toleransi, keragaman, dan keamanan antarumat beragama.

Penghargaan ini memperingati Riyanto, anggota Banser yang tewas malam Natal 24 Desember 2000. Ia mengorbankan diri dengan memeluk bom saat amankan Misa Natal di Gereja Eben Haezer, Mojokerto, Jawa Timur, demi lindungi ratusan jemaat.

BMW: Kunci Komunikasi Bijak
AM Putut Prabantoro menekankan, komunikasi publik era kini penuh tantangan. Ia ajak peserta terapkan BMW: Bijak, Mawas, Wajib.

“Bijak” artinya hati-hati pilih kata saat bicara atau unggah di medsos. “Mawas” berarti waspada terhadap risiko, baik dari ucapan lisan maupun jari di dunia digital. Sementara “Wajib” adalah patuhi norma tertulis maupun tak tertulis.

Putut peringatkan, salah komunikasi bisa picu konflik hukum, dipicu oleh komunikator, saluran, lingkungan buruk, atau isi pesan. Ukuran sukses: kader Banser paham instruksi, patuh pada pemimpin, dan loyal organisasi.

Sementara AKP Yulianto bagikan pengalaman bangun harmoni di kecamatan kerjanya. Sinergi warga jadi pondasi utama komunikasi akar rumput, didasari cinta tanah air, hormat keragaman agama-suku, hidupkan budaya lokal, dan gotong royong. “Semakin sering bertemu dan dialog, semakin pudar kecurigaan,” ujarnya.

Proses ini butuh energi, waktu, dan ketulusan. Ngaglik, dengan warga beragam suku, ekonomi, dan rumah ibadah, jadi contoh Indonesia mini berbasis Pancasila. Sinergi dimulai dari pemuda lintas latar, termasuk kolaborasi polisi-Banser untuk cipta wilayah aman dan damai. “Ngaglik harus jadi rumah bersama,” tegas Yulianto.  **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Semburan Lumpur Pekat 20 Meter Disertai Bunyi Gemuruh di Oro-oro Kesongo Blora

7 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Senjata yang Ditemukan di Sekolah 995 Senapan Angin

7 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Ulah Manusia Sebabkan 120 Hektare Hutan Bromo Hangus

7 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Menelisik Akar Terorisme (46): Desalines Dirangsek Hingga Mati, Christhope Bunuh Diri

7 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Pulbaket Tim Gabungan: Muncul AngkaTransaksi Rp248 Miliar KPRI Sejahtera Jombang

7 Agustus 2026 - 18:02 WIB

Konsumsi Makanan MBG, 103 Siswa di Rejotangan Tulungagung Keracunan

1 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Wamen Dahnil Ansar Prihatin Ada Ustad dan Pemuka Agama Masuk Kartel dan Mafia Haji

1 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Sopir dan 30 Penumpang Selamat Saat Kebakaran Bus Gunung Harta di Tol Nganjuk

1 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Revolusi Jensen Huang 500 Kali Lebih Efisien: Komputasi SaaS Menjadi GaaS

1 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Trending di Nasional