Menu

Mode Gelap

Headline

Wiko Diaz: Sepanjang 2025, BPBD Jombang Catat 61 Kejadian Banjir Cuaca Ekstrem

badge-check


					Cuaca ekstrem tahun 2025 berulang pada tahun 2025. Kepala BPD Pemkab Jombang , agar warga tetap waspada menghadapi musim oenghujan saat ini. Tahun 2025, tercatata 61 kali banjir di Jombang. Foto: swarajombang.com/ elok apriyanto Perbesar

Cuaca ekstrem tahun 2025 berulang pada tahun 2025. Kepala BPD Pemkab Jombang , agar warga tetap waspada menghadapi musim oenghujan saat ini. Tahun 2025, tercatata 61 kali banjir di Jombang. Foto: swarajombang.com/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto | Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM – Indonesia memliki musim kemarau dan penghujan, keduanya memliki konsekuensi alam berbeda. Biasanya, kemarau banyak kebakaran. Sedangkan musim penghujan,  banyak banjir dan kejadian kebakaran.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, mengatakan banjir masih menjadi bencana paling dominan yang melanda wilayah Jombang, terutama pada awal tahun saat curah hujan berada pada intensitas tinggi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang mencatat sebanyak 61 kejadian bencana banjir terjadi sepanjang tahun 2025. Tingginya angka bencana tersebut didominasi faktor cuaca ekstrem serta dipengaruhi aktivitas masyarakat.

“Banjir masih menjadi bencana yang paling sering terjadi, khususnya di awal tahun akibat tingginya intensitas hujan,” ujar Wiku, Jumat 2 Januari 2026.

Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem yang berlangsung cukup panjang turut meningkatkan risiko terjadinya genangan hingga banjir di sejumlah wilayah rawan.

Selain faktor alam, perubahan tata guna lahan dan aktivitas manusia juga memperbesar potensi bencana.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, BPBD Jombang terus meningkatkan kesiapsiagaan bencana dengan memperkuat koordinasi lintas sektor, memastikan kesiapan personel, serta menggencarkan edukasi kebencanaan kepada masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, mengenali potensi bencana di lingkungan masing-masing, dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat agar dapat ditangani dengan cepat,” tegasnya.

BPBD Jombang menegaskan komitmennya untuk memberikan respons cepat dan pelayanan optimal, guna meminimalkan dampak bencana serta melindungi keselamatan masyarakat di Kabupaten Jombang. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Terekam CCTV, Rumah Kades Hoho Alkaf Dilempar Bom Molotov Mobilnya Hangus

24 April 2026 - 16:52 WIB

Setelah mengalami pengeroyokan di mapolsek sebulan lalu, Jumat dinihari 24 April 2026, rumah kades Hoho Alkad disatroni teroris. Pelaku melempar bom molotov di garasi mobilbya. Mobil Honda Turbonya terbakar. Foto: Instagram@ hoho_alkaf

Basalamah Mengaku tak Tahu Uang Rp8,4 Miliar yang Diserahkan ke KPK

24 April 2026 - 15:24 WIB

Dandy Pratama Wahyu Pemuda Asal Candipuro Lumajang, Korban Tewas Terjun dari Jembatan Cangar Batu

24 April 2026 - 14:30 WIB

Di Balik Perang Teluk, China Kuasai Cadangan Minyak 1,4 Miliar Barel

24 April 2026 - 09:22 WIB

Peringatan Hati Bumi, Tanam Pohon dan Bunga di Lingkungan Kantor Pemkab Jombang

24 April 2026 - 08:29 WIB

Ibu ibu PKK dan ASN di kantor pemkab Jomban, menanan pohon dan bunga peringati Hari Bumi, Rabu 23l2 April 2026. Foto: jombangksb.go.id

Pelatihan Wirausaha Baru Budidaya Ayam Ulu di Bandarkedungmulyo Jombang

24 April 2026 - 07:58 WIB

Ketua DPRD Magetan Suratno Ditahan Kejari, Tangis Pecah Saat Digiring ke Mobil Tahanan

23 April 2026 - 21:28 WIB

Belum Sembulan Terjadi Lagi, Pria Misterius Tewas Loncat dari Jembatan Kembar Cangar

23 April 2026 - 16:31 WIB

Gempa 3.8 Magnetudo Guncang Buleleng Bali dan Timor

23 April 2026 - 15:37 WIB

Trending di Headline