Penulis: Yusran Hakim | Editing: Priyo Suwarno
JAKARTA , SWARAJOMBANG.COM– Data terbaru korban bencana banjir bandang di Sumatera per 2 Desember 2025 mencatat 631 orang meninggal dunia, 472 orang masih hilang, dan 2.600 orang luka-luka. Sekitar 3,2 juta jiwa terdampak, dengan sekitar 1 juta orang mengungsi.
Data ini berasal dari laporan resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan mencakup wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Rinciannya per provinsi:
-
Aceh: 156 meninggal, 181 hilang, 1.800 luka
-
Sumatera Barat: 165 meninggal, 114 hilang, 112 luka
-
Sumatera Utara: 310 meninggal (angka bervariasi menurut sumber), 169 hilang, 613 luka
Jumlah korban terus berubah seiring proses evakuasi dan pencarian yang masih berjalan.
Jumlah relawan SAR gabungan dari ketiga provinsi ini juga terus diperbarui oleh BNPB melalui Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatin BNPB). Berikut jumlah personel SAR yang terlibat:
-
Aceh: sekitar 389 personel SAR (165 Basarnas dan 224 relawan/sumber daya lain)
-
Sumatera Utara: sekitar 5.500 personel SAR (121 Basarnas dan 5.378 potensi SAR)
-
Sumatera Barat: lebih dari 150 personel SAR (128 Basarnas kantor SAR Padang plus relawan tambahan)
Total personel SAR gabungan di tiga wilayah ini mencapai lebih dari 6.000 orang, dengan dukungan peralatan seperti helikopter, drone thermal, kapal laut, perahu karet, truk, dan motor trail dalam operasi pencarian dan evakuasi sejak 25 November 2025. **











